Dalam kebingungan, sekelebat bayangan menyeruak di pikiran Linggar."Mas, kamu pulang?"Ilalang berdiri begitu dekat. Tatapannya tidak lagi sedingin biasanya. Tangannya merengkuh tubuh Linggar dengan hati-hati, seolah takut membuatnya terluka.Lalu sebuah kecupan singkat menyentuh bibirnya.Linggar memejamkan mata. Merasakan gemetar di seluruh tubuhnya.Ingatan itu terasa begitu nyata.Ada kehangatan yang membuat tubuhnya kehilangan tenaga. Ia masih mengingat bagaimana Ilalang mendekapnya lebih erat, bagaimana napas mereka saling beradu, lalu malam seolah membawa keduanya menuju kedekatan yang selama ini selalu Linggar takuti.Mereka seperti sepasang suami istri yang akhirnya berhenti menjaga jarak. Tidak ada pertengkaran, apalagi penolakan. Hanya keheningan, pelukan, dan perasaan asing yang perlahan membuat Linggar terlena."Mas, pelan... Aku takut.""Aku tidak akan menyakitimu. Aku justru ingin membuatmu bahagia."Linggar membuka mata. Ia menatap kamar yang masih sama. Merasakan sel
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-08-12 อ่านเพิ่มเติม