"Tambahkan dua takar akar teratai kering lagi, lalu pastikan apinya tetap kecil!" perintah Zi Han tegas, berdiri anggun di dapur istana obat dengan kedua tangan terlipat di depan dada. Beberapa pelayan dan tabib muda tampak berlarian terburu-buru, mematuhi setiap instruksi sang Permaisuri dengan patuh. Suasana di ruang peracikan obat itu begitu tegang, hanya diwarnai oleh aroma herbal yang sangat pekat dan jelaga tipis yang membumbung dari kuali tembaga. Di sudut ruangan, Zhao Jun berdiri bersandar di tiang kayu. Matanya tidak pernah lepas memerhatikan Zi Han yang bergerak lincah dan cekatan memilah-milah bahan obat. "Kau tampak sangat ahli," ujar Zhao Jun pelan, melangkah mendekat. "Aku tidak tahu kau paham betul tentang pencampuran bahan-bahan obat langka ini, Zi Han." Zi Han tidak langsung menoleh. Tangan cantiknya dengan teliti memetik daun akar penawar, lalu menimbangnya di atas timbangan tembaga kecil. "Mempelajari hal-hal seperti ini bukan hal yang sulit. Lagipula, jika aku
Last Updated : 2026-10-04 Read more