Angin malam langsung menyapa bahu Joana yang tidak tertutup pakaian. Joana memejamkan mata, menghirup dalam-dalam udara malam, menikmati keheningan yang begitu ia dambakan. Namun, rasa damai itu hanya bertahan beberapa menit. Mendadak ia menangkap pergerakan di sisi kanannya. Joana menoleh ke arah balkon unit sebelah yang posisinya sangat dekat dan hanya terpisah jarak sekitar satu meter.Napas Joana tertahan di tenggorokan. Di seberang sana, Baskara sedang berdiri tegak, menyandarkan kedua lengannya pada pagar besi balkon. Pria itu bertelanjang dada, memamerkan lekuk tubuh atletis dengan otot-otot dada dan perut yang terpahat sempurna menambah kesan maskulin yang begitu kuat."Anjir, si Bos," gumam Joana. Suasana di sekitar Joana terasa semakin panas. Wajahnya memerah, setelah ia sadar sudah memperhatikan pria di sebelah tanpa berkedip. Apalagi ia mendadak mengingat kejadian memalukan kemarin. Joana menggelengkan kepalanya, berusaha menikmati pemandangan lampu jalanan. "Joana."Tib
Last Updated : 2026-08-13 Read more