“Senja, kamu sedang apa di dalam?”Mata senja bergerak resah, tangannya menyambar selimut untuk menutupi tubuhnya yang masih terbalut pakaian seksi. “Sebentar, Om!” teriaknya.Senja mencoba bangkit meski kesulitan karena lututnya terasa nyeri.Baru saja pintu terbuka, ia disuguhkan oleh wajah panik Arsen.“Kamu ngapain?” tanya Arsen cepat. Matanya menyapu isi kamar Senja yang berantakan. Masih ada kabel dan tripod serta ring light yang masih menyala. “Kamu–”“A-aku tadi ada acara zoom, Om. Aku baru mau beresin semuanya, mau ganti baju dulu, eh Om Arsen manggil. Karena buru-buru jadi aku kesandung kabel.” Senja memotong. Ia takut, kalau rahasianya selama ini akan terbongkar karena keadaan kamarnya itu.Tidak, Arsen tidak boleh tahu soal itu.Tatapan Arsen langsung turun ke lutut Senja yang memar. Ia berdeham kecil karena gadis itu masih terbungkus selimut sampai batas paha. “Ya sudah, pakai baju dulu. Setelah itu, kamu keluar. Kita obati lutut kamu dulu.”Arsen memutar tumit, bergegas
最終更新日 : 2026-07-23 続きを読む