Sentuhan dingin namun kuat di pinggang Maya memberikan kehangatan yang instan. Dekapan Julian merengkuh tubuhnya yang sempat gemetar, memisahkan Maya secara tegas dari kejamnya tatapan orang-orang di lorong rumah sakit.Julian berdiri tegap, matanya yang tajam menyapu seisi lorong dengan aura intimidasi yang pekat. Ketegangan merayap di udara, membuat seluruh pengunjung dan staf rumah sakit tertunduk, tak berani menatap langsung sepasang iris kelam milik sang miliarder."Kalian tahu siapa wanita yang baru saja kalian hina ini?" suara Julian bergaung berat, rendah, tetapi sanggup menembus setiap sudut lorong yang mendadak sunyi senyap.Julian merapatkan tubuh Maya ke sisinya, menegaskan kepemilikan mutlak di hadapan publik. "Dia adalah calon istriku. Calon istri Julian Vane."Kalimat singkat itu menghantam seisi lorong bagaikan ledakan bom.Kanya terbelalak, napasnya tertahan di tenggorokan. Ibu mertua Maya seketika mundur setengah langkah dengan wajah pucat pasi seperti mayat. Bisik-
Last Updated : 2026-08-08 Read more