Setelah sarapan, Lia mandi dan bersiap. Kemudian pergi bersama orangtuanya. Pertama, mereka mengunjungi salah satu toko oleh-oleh milik orangtua Lia.“Pilih beberapa jajanan untuk dibawa ke rumah Fahmi,” kata Mama saat Lia melihat-lihat rak jajanan.Lia mengambil beberapa bungkus jajanan untuk Fahmi, lalu mengambil satu keranjang lagi dan mengisinya sampai penuh. Lia berniat membawa jajanan untuk oleh-oleh rekan kerjanya.“Kok bayar, Kak Lia? Kan anak yang punya toko,” ujar Rani, kasir di toko.“Tetap harus bayar dong, ntar tokonya rugi kalo anak yang punya ngambil mulu tanpa bayar,” sahut Lia dengan nada bercanda. “Yang di keranjang ini, nanti dipacking terus dikirim ke alamat ini.” Lia menulis alamat di kertas dan menyerahkannya pada Rani.“Siap, Kak Lia.”Mama menghampiri Lia dan berkata, “Kita beli hadiah buat Fahmi berdua aja, soalnya Papa mau ngecek pembukuan dulu.”Lia penasaran dan bertanya pada Papa.“Ada masalah ya?” “Nggak, cuma pengecekan rutin,” jawab Papa tanpa penjelasa
Last Updated : 2026-08-04 Read more