Usai berpamitan dengan kepala desa, Demian segera meninggalkan lokasi. Tujuannya saat ini adalah bandara. Pria itu kembali menggendong Ruby sampai naik ke atas pesawat, tentu hal ini menjadi bisik-bisik beberapa orang yang mengantarkan kepulangan sang pemimpin negara.“Apa ada minyak urut disini?” tanya Demian kepada salah satu pramugari yang hendak melayaninya.“Ada Pak, saya ambilkan dulu,” jawab si pramugari yang langsung bergegas menuju tempat penyimpanan obat-obatan. Pramugari itu mengambil minyak urut dan langsung menyerahkannya kepada Demian.“Ini Pak,” kata si pramugari menyerahkan minyak urut kepada Demian.“Terima kasih,” balas Demian.Demian menarik kaki Ruby, pelan. Pria nomor satu itu, menyingkap sedikit celana bahan Ruby hingga menampakkan pergelangan kakinya.“Pak, saya bisa sendiri,” ucap Ruby tak enak hati.“Diam dan jangan membantah!” seru Demian. Pria itu kembali menarik kaki Ruby saat wanita itu berusaha menghindar.Demian mengoleskan minyak urut lalu memijat pelan
Last Updated : 2026-08-22 Read more