Telinga Rania berdenging keras.Di dalam situ ada dua miliar, uang yang mereka tabung bersama-sama.Dia ingat betul hari saat mereka membuka buku tabungan itu, Arga menggenggam erat tangannya."Rania, ini buat masa depan rumah tangga kita. Mulai sekarang, semuanya aku serahin ke kamu ya."Kini, tanpa permisi sedikit pun, dia langsung kasih ke Clara.Ya memang. Mereka sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi. Buku tabungan ini juga sudah tidak ada artinya. Namun, di dalamnya masih ada uang milik Rania."Arga, kamu mau kasih uangmu ke siapa, aku nggak peduli. Tapi, kembalikan 800 juta yang jadi hakku."Arga berjalan ke dispenser, menuang segelas air, lalu meminumnya perlahan."Aku udah minjamin semua uang dua miliar di buku tabungan itu ke dia."Rania langsung menerjang, merampas gelas dari tangan Arga.Gelas itu jatuh dan pecah berkeping-keping di lantai. Matanya memerah, suaranya melengking penuh keputusasaan."Itu uangku! Uang buat nyelamatin nyawa ibuku! Telepon dia sekarang, suruh d
Magbasa pa