Setelah kembali ke paviliun tempat tinggalnya, Suci baru saja hendak menyuruh para pelayan mengemasi barang-barang. Namun, pintu paviliun tiba-tiba didorong terbuka.Puspa masuk dengan membawa sekelompok pelayan. Langkahnya penuh amarah.Dia mengenakan busana istana berwarna merah terang sebagai seorang putri mahkota. Riasannya begitu sempurna, dengan alis dan mata yang indah bak lukisan. Namun, tatapan sinis dan sombong itu merusak kecantikannya.Puspa berjalan lurus ke depan ranjang, lalu memandang Suci dari atas ke bawah. Dia berkata, "Dalam lima tahun ini, kamu melahirkan lima anak. Suci, apa kamu tahu kesalahanmu?"Suci menunduk dan menjawab dengan patuh, "Saya tahu kesalahan saya.""Di mana letak kesalahanmu?" Suara Puspa terdengar menusuk telinga.Suci memahami maksudnya. Wanita ini ingin dirinya mengakui semua rumor buruk yang beredar tentangnya.Dengan hati yang sudah mati rasa, dia menjawab, "Saya menggunakan segala cara untuk menggoda Putra Mahkota. Saya nggak punya rasa mal
続きを読む