I love you, Calon Ipar

I love you, Calon Ipar

By:  Azeela Danastri  Completed
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
9.8
Not enough ratings
25Chapters
55.0Kviews
Read
Add to library
Report
Overview
Catalog
Leave your review on App

Bunga Edelweis Atmaja , 25 tahun“Aku jatuh cinta padanya saat pandangan pertama tetapi apa daya di matanya hanya ada kakakku tercinta.”Bunga berusaha mati-matikan mengikis rasa cintanya yang semakin tumbuh subur terhadap pria yang sering menjemput dan mengantar kakaknya kuliah dan bekerja. Kemudian pada suatu hari, dirinya beranikan diri untuk menyatakan cinta terhadap sang pemuda yang ternyata ditolak, karena beralasan sang pemuda sangat mencintai sang kakak. Akhirnya ia memutuskan untuk pergi dari rumah saat mengetahui kakaknya akan segera bertunangan dengan sang pemuda. Pergi ke belahan bumi lainnya guna menuntut ilmu dan menghapus rasa cinta itu. Suatu ketika ia harus kembali ke rumah dan menghadapi kenyataan yang ada di depannya.Sanggupkah, Bunga menolak pesona Arya Mahendra?

View More
I love you, Calon Ipar Novels Online Free PDF Download

Latest chapter

Interesting books of the same period

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Comments
No Comments
25 chapters
Chapter 1
Bunga sedang menutup tirai pintu kaca pada balkon kamarnya saat dilihatnya sebuah mobil sedan hitam memasuki pekarangan rumah orangtuanya. Dari pintu kemudi turunlah seorang pria gagah dengan setelan kemeja berwarna merah maron bercelana panjang kain berjalan dengan langkah lebar membukakan pintu penumpang. Terlihat sang saudara kembarnya Sekar turun dengan senyuman lebar dan ucapan terima kasih yang terihat jelas dari tempat Bunga berdiri.Read more
Chapter 2
Bunga menggelengkan kepalanya polos sembari menatap kakak sulungnya itu. Mereka masih penasaran dengan pernyataan yang keluar dari bibir ranum Bunga. Lagi-lagi mereka dikejutkan oleh dering ponsel Bunga yang dibawakan oleh Juminah kehadapannya. “Maaf mengganggu, hp-nya bunyi terus,” Juminah mengulurkan ponsel ke arah Bunga.Read more
Chapter 3
“Kalian seru-seruan kok nggak ajak Mama sih?” protes Lucy.“Nanti Ma kalau rumah Bunga udah selesai. Lagi satu minggu ya Ma? Bunga baru cari perabotan untuk isi jadi Mama sama Papa bisa menginap di rumah Bunga nantinya.”Read more
Chapter 4
Yora menatap sang nona sedih, ia ingin agar pria pujaan nonanya mengetahui. Entah mengapa saat menatap Arya dirinya tahu jika lelaki itu juga memendam rasa dengan majikannya. Kenapa dirinya bisa tahu? Karena Bunga menyimpan banyak foto Arya yang tak sengaja pernah dilihatnya.Seluruh keluarganya sudah duduk semua di sofa. Yanuar juga ada di sana. Bunga melihat Yanuar memberi kode agar dia dud
Read more
Chapter 5
“Jangan menghindariku,” desis Arya, terlihat jakunnya naik turun. Saat ini Bunga sungguh merasa terintimidasi.“Itu hakku, terserah apa yang ak
Read more
Chapter 6
Keesokan harinya, setelah membersihkan diri dan bersiap-siap. Bunga membuka pintu kamar dan terperanjat saat mendapati Arya sudah berdiri bersandar di daun pintu kamarnya dengan melipat kedua tangannya di depan dadanya.Bunga mengerutkan dahinya, “Kenapa kamu belum turun?” tanya bunga.

Read more

Chapter 7
Ponsel Bunga berdering, Yora mengulurkan ponsel pribadi milik Bunga. Bunga memeriksa id penelepon, senyum tersungging disudut bibirnya. Hatinya tergelitik menggoda Arya, apakah Arya akan merasa cemburu ataukah tidak? Padahal yang meneleponnya adalah Adyatama putra Almira dan Davka Alsaki.“Ya Sayang?” saya Bunga dengan halus.Diliriknya Arya melalui kaca tengah mobil. Raut wajah Ar
Read more
Chapter 8
Bunga sedang disibukkan dengan pekerjaan di kantor barunya, saat sang bunda masuk dan membawakan bekal makan siangnya.“Sayang sepertinya kamu lebih berisi sekarang. Mama senang Nak, apalagi minggu depan ada pesta pertunangan Sekar. Bagaimana jika kamu juga segera menyusul?” ujar Lucy.

Read more

Chapter 9
Arya semakin mengetatkan pelukannya, ia tak suka jika Bunga merasa Arya adalah milik Sekar. Sebelah tangannya yang lain sudah naik merengkuh tengkuk Bunga sembari mendongakkan wajah sang gadis kemudian melumat bibirnya, dengan ciuman dalam dan memabukkan.Bunga bisa merasakan sisa wine di lidah Arya yang masuk membelit lidahnya dan mengusap dengan lembut langit-langit mulutnya.

Read more

Chapter 10
Bunga akan segera pergi, ia harus mengorbankan banyak hal untuk kebahagiaan Sekar. Menjauh dari orangtuanya, keluarga besarnya. Mungkin sang bunda sudah memiliki firasat tidak enak maka tadi menelepon, tetapi Bunga bisa apa. Ia juga punya andil dalam kesalahan karena terlibat dengan Arya.Bunga dan bayinya akan pergi jauh, ya Bunga hamil. Dirinya menyadari jika ia sudah terlambat haid saat bundanya datang beberapa waktu yang lalu ke ka
Read more
DMCA.com Protection Status