Mengutak-atik lagu 'Wait' dari Maroon 5 selalu bikin nostalgia! Liriknya yang sederhana tapi dalam cocok banget diiringi progresi chord dasar. Versi originalnya pakai capo di fret 2, dengan pola utama Em-C-G-D. Tapi kalau mau lebih gampang, bisa main tanpa capo pakai F#m-D-A-E (transpose +2).
Yang keren dari lagu ini adalah repetisi chord yang bikin mudah diingat, cocok buat pemula. Bridge-nya pake variasi Bm-A-G-D yang memberi sentuhan emosional. Jangan lupa strumming pattern-nya yang dominan downstroke dengan tempo mid-tempo buat nangkep vibe sedih-sedih galau ala Adam Levine!
Sebagai lagu yang sering dimainin live, Maroon 5 suka kasih improvisasi di 'Wait'. Mereka sering extend chord terakhir di tiap bagian sebelum transition. Harmoni dasarnya emang simpel, tapi magic-nya ada di voicing Adam yang tinggi. Kalau mau nyoba versi akustik, bisa pakai fingerstyle pattern: thumb buat bass note lalu tiga jari buat arpeggio. Jangan lupa kasih vibrato di akhir frase biar lebih soulful!
Fun fact: chord 'Wait' ternyata mirip banget dengan 'She Will Be Loved' versi minor. Main di key Em bikin lagu terasa lebih melancholic. Buat yang suka eksperimen, coba ganti D di akhir progression jadi D7 atau Dsus4 buat variasi. Intro-nya yang iconic bisa diimitasi dengan hammer-on dari B ke E di senar tinggi sambil main chord Em.
Pernah coba mainin 'Wait' pakai ukulele? Chord progression-nya sama persis (Em-C-G-D dengan capo 2), tapi bunyinya lebih ceria! Uniknya, lagu ini memakai circular progression yang bikin nagih. Di chorus ada little walkdown dari G ke F#m sebelum balik ke Em yang bikin melodi terasa lebih 'bergerak'. Pro tip: tekan fret 2 di senar A saat main chord C buat tambah flavor!
2026-03-04 13:42:58
3
모든 답변 보기
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
관련 작품
WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)
SZ. Soed
10
6.8K
Kalea Pradipta adalah seorang gadis yang selalu ceria dan memiliki banyak hobby. Sesuai dengan hobbynya yaitu menyanyi, sedari kecil Kalea selalu mengikuti berbagai ajang pencarian bakat dan sudah meraih berbagai prestasi dalam bidang menyanyi. Kalah dalam pencarian bakat? Sudah biasa, tapi ia tidak mau berputus asa dan menyerah. Kalea yang biasa akrab disapa Lea ini, tetap gigih mencapai cita-citanya menjadi penyanyi muda berbakat. Hingga ia akhirnya di kontrak oleh label musik Indonesia yang bertaraf internasional. Ia juga seorang anak tunggal dari pemilik sebuah wedding organizer yang terkenal di Indonesia. Mamih dan papihnya selalu memanjakannya juga sangat menyayanginya.
Damas Evans adalah seorang CEO. Tampan, muda, pintar dan berbakat. Ia adalah anak bungsu dari pemilik Nada Indonesia Corp. Perusahaannya bergerak dibidang label musik dan entertaiment bertaraf internasional, perusahan perikanan, dan kuliner. Laki-laki berusia dua puluh lima tahun ini ditunjuk sebagai penerus perusahaan milik ayahnya, sejak ayahnya pensiun. Damas Evans yang biasa disapa dengan Damas ini memiliki dua kakak perempuan yang sangat menyayanginya dan sangat dekat dengannya. Damas juga pintar bermain alat musik. Ia diam-diam menyukai Kalea setelah putus dengan mantan kekasihnya.
-Waiting For Her Love, a story by SZ. Soed-
* * * * * * *
Cover By : Diarra_Design
Alira yang duduk di depan panggung mulai bingung. "Hah? Gila, apalagi nih, Tio?"
Tio menoleh ke Alira dan tersenyum penuh arti. "Lo pikir cuma lo doang yang bisa bikin kejutan, Lan?"
Alira cuma bisa ngangkat bahu, dan Tio pun mulai nge-set musik. Kejutan pertama udah bikin semua orang terharu, tapi kejutan kedua ini bakal bikin semua orang ngakak.
Lagu dangdut mulai terdengar, dengan irama yang cukup kencang.
"Eh, gimana kalau kali ini kita sedikit ganti suasana? Kita, band indie, bakal nyanyi dangdut bareng-bareng!" kata Tio, dan nggak lama, lagu dangdut pun mengalun di speaker besar, Penonton yang awalnya bingung, langsung heboh dan ketawa-ketawa.
Tio mulai nyanyi dengan penuh semangat, dan seisi sekolah mulai ikut terkejut. Alira yang awalnya nggak ngerti, mulai tertawa terbahak-bahak. Tio mulai menunjukkan aksi kocaknya.
Ada kalanya kamu diperjuangkan dan memperjuangkan seseorang...
Adakalanya kamu rindu dan dirindukan seseorang...
Cintailah dia dari kejauhan agar rindu semakin terasa, dan kehormatan tetap terjaga ...
Cintailah dia dengan keikhlasan agar terpupuk rasa sayang
Cintailah dia dalam diam dan pantaskan dirimu untuknya...
Cintailah dia dengan doa, karena mendoakan adalah cara mencintai paling rahasia
Hima, seorang gadis yang kisah cintanya penuh liku, penuh luka namun ia tak lelah menanti, tak lelah mencintai, hingga diujung doanya menanti akhir dari sebuah penantian
Erlangga laki-laki yang tiba-tiba muncul bagai pejabaran sebuah doa-doa yang ia panjatkan.
Erlangga laki-laki yang harus keluar dari rumah karena fitnah keji dari mantan pacarnya yang demi mendapatkan kakak Erlangga yang mempunyai jabatan lebih tinggi di kantor ayahnya.
Dan akhirnya Erlangga bertemu dengan Hima yang berhati lembut dan cerdas, meski mereka harus menemui berbagai rintangan hingga mereka bisa hidup bersama
Bagaimana keteguhan hati Hima dalam menanti kekasih hatinya?
Silahkan baca aja ya genggsa
Aku memohon pada suamiku sampai 99 kali, memintanya menemaniku menonton konser Jay. Pada permohonan ke-100 kali, akhirnya dia membeli dua tiket barisan depan.
Aku yang sudah berdandan rapi justru dicegat satpam di pintu masuk karena tidak bisa mengeluarkan tiket. Sampai konser bubar, aku juga tidak berhasil menghubunginya.
Berita tentang suami dan pacarnya yang memesan lagu "Sunny Day" pada konser Jay masuk ke trending topic.
Di lirik "Sunny Day" tidak ada hujan, karena hanya duniaku yang diguyur hujan deras.
Dingin... Pagi ini dingin menusuk hilang ke relung hati.Menenggelamkan rasa candu yang selama ini melekat dalam diri. Apa yang kau inginkan?Maaf aku belum bisa mengabulkannya.Ada batasan tak kasat mata untuk kita, dan itu karena kau yang memulainya.Jadi mengapa saat ini kau kembali merusak keyakinanku, dengan bersikap kekanakan? Apa kau tahu bagaimana rasanya melawan arus?Tolong jangan seperti ini.Jangan menyulitkan apa yang sudah mulai kuterima.Kau hanya perlu untuk melanjutkan sisa hidup, dan aku pun demikian.°• Julia Malika Kuncoro•°Aku menyesal melewatkanmu,tanpa berjuang lebih dulu.Seharusnya aku tidak membiarkankesempatan itu lewat begitu saja,di saat kuyakini kau memiliki rasa untukku.Saat ini ketika tak ada satu pun petunjuk, aku merasa benar-benar seperti manusia bodoh.Puluhan purnama aku berusaha, tapi puluhan kali pula aku merasasemakin bodoh lagi dan lagi.Apa yang kau inginkan?Haruskah semua ini ku akhiri? °• Saidan Pratama Putra•°
Michael selalu punya kebiasaan membuatku menunggu.
Demi membantu perusahaan suamiku melewati masa sulit, aku yang sedang hamil lima bulan, rela pergi menegosiasikan kerja sama di malam tahun baru.
Saat orang-orang di meja makan menyinggung soal suamiku, aku langsung reflek mencari alasan untuk membelanya.
Aku bertanya padanya kapan dia datang menjemputku dan Michael malah menyuruhku untuk tunggu sebentar lagi.
Nyatanya, dia malah bersembunyi di dalam mobil yang hanya berjarak sepuluh meter dariku, bermesraan dengan gadis yang pernah dia santuni. Sementara aku yang sedang hamil dibiarkan berdiri sendirian di tengah salju.
Dalam perjalanan pulang, kami terjebak kemacetan parah.
Di saat itulah, aku merasakan ada cairan hangat yang mengalir keluar dari tubuhku.
Aku menatapnya untuk meminta tolong, tapi seperti biasa, dia hanya menyuruhku menunggu dan menunggu.
Dari pantulan jendela, aku melihat layar ponselnya. Detik berikutnya, aku menyaksikan dengan jelas suamiku sedang santai membuka aplikasi chat untuk melanjutkan streak dengan gadis yang lebih muda.
Ternyata nyawaku dan anak kami sama sekali tak ada harganya dibandingkan dengan perbincangan itu.
Tepat tengah malam, kembang api tahun baru meledak di langit.
Namun kali ini, aku tak akan pernah lagi berdiri di tempat yang sama untuk menunggunya.
Menggali lirik lagu Maroon 5 selalu seperti membuka kapsul waktu emosional bagi saya. 'Wait' khususnya punya daya pikat tersendiri—ternyata ditulis oleh Adam Levine bersama tim kreatif termasuk Jacob Kasher, Noah Passovoy, dan John Ryan. Kolaborasi mereka menghasilkan lirik yang begitu personal tentang ketidakpastian dalam hubungan, tapi tetap universal.
Yang menarik, proses penulisan lagu ini konon terinspirasi dari pengalaman Adam sendiri. Nuansa 'raw'-nya terasa di setiap baris, terutama di bagian chorus yang mempertanyakan kesetiaan. Sebagai penggemar musik pop, saya selalu kagum bagaimana mereka bisa mengemas kompleksitas emosi manusia ke dalam melodi yang catchy.
Lagu 'Wait' dari Maroon 5 ini bikin aku langsung teringat momen pertama dengerinnya pas lagi scroll playlist di tengah malam. Ternyata lagu ini termasuk di album 'Red Pill Blues' yang rilis tahun 2017. Album ini sendiri punya vibe yang lebih eksperimental dibanding album sebelumnya, dengan sentuhan elektronik dan R&B yang kental. 'Wait' jadi salah satu hidden gem di antara hits seperti 'What Lovers Do'.
Yang menarik, Adam Levine bilang di wawancara kalau lagu ini terinspirasi dari ketakutan akan kehilangan seseorang. Liriknya yang emosional beneran nyambung buat yang pernah ngerasain hubungan rumit. Aku suka cara vokalnya bikin merinding, apalagi pas bagian bridge-nya!
Satu hal yang selalu bikin aku mellow adalah mendengar intro gitar sambil buka chord dari lagu favorit — salah satunya 'Waiting in Vain'.
Kalau kamu mau versi yang banyak kontribusi pengguna dan kadang ada beberapa variasi, aku sering buka Ultimate Guitar (ultimate-guitar.com). Situs itu punya banyak tab dan chord untuk versi Bob Marley maupun banyak cover, lengkap dengan rating dan komentar yang membantu memilih versi paling rapi. Selain itu, E-Chords (e-chords.com) enak dipakai kalau mau lihat transpose dan diagram chord langsung.
Untuk latihan dengan backing track atau ingin lihat notasi dimainkan, aku pakai Chordify (chordify.net) atau Songsterr (songsterr.com). Chordify otomatis mendeteksi akor dari rekaman — cocok kalau mau cepat dapat struktur lagu tanpa ribet. Biasanya aku cross-check di dua situs supaya akor lebih akurat; semua lagu cover punya bedanya, jadi cek juga siapa yang mengunggah versinya. Selamat mencoba dan semoga petikanmu kliatan halus saat nyanyi bareng 'Waiting in Vain'!
Belajar chord 'Penantian' itu sebenarnya cukup menyenangkan kalau udah nemuin polanya. Awalnya aku sempat frustasi karena fingeringnya agak tricky, tapi setelah latihan rutin 15 menit sehari, jari-jariku mulai terbiasa. Kuncinya di chord dasar C, G, Am, dan F—itu backbone lagunya.
Untuk intro, coba mainkan C-G-Am-F dengan strumming pattern down-down-up-up-down. Rasanya kayak ada 'groove' tertentu yang bikin lagu ini jadi nostalgic. Oh iya, jangan lupa mute senar bass pakai ujung jari biar suaranya lebih clean. Aku selalu rekam diri sendiri pas latihan buat evaluasi.
Mencari chord 'I Don't Wanna Wait' itu seperti treasure hunt bagi gitaris pemula! Lagu ini punya progression yang catchy tapi relatif sederhana. Versi original di D minor, dengan chord utama Dm-Bb-F-C yang berulang di verse. Pre-chorus naik ke Gm-Ab-Bb, lalu chorus kembali ke Dm-Bb-F-C. Tips kecil: coba mainkan dengan strumming pattern 'down-down-up-up-down' untuk feel EDM-nya.
Kalau mau lebih mudah, transpose ke Am-G-Em-C (pakai capo fret 5). Dengerin vocal melody-nya biar bisa match dynamics-nya. David Guetta suka pakai synth, tapi gitar akustik bisa kasih vibe unik buat lagu ini!
Kebetulan banget lagi sering mainin 'Tunggu Apa Lagi' di kumpulan aransemen gitarku! Lagu ini pake progression chord yang simpel tapi catchy. Intro sampai verse pakai C - G - Am - F, terus di chorus naik dikit energinya dengan pola C - G - F - C. Buat bridge-nya bisa eksperimen pake Dm - G - C buat build-up. Progressionnya emang klasik banget, tapi cocok sama vibe lagunya yang romantis tapi upbeat.
Kalau mau lebih warna, coba mainkan versi Cadd9 di bagian verse biar lebih bertekstur. F-nya juga bisa diganti Fmaj7 buat nuansa lebih dreamy. Triknya di strumming pattern pakai kombinasi down-up dengan tempo sedang, sekitar 80-85 BPM. Jangan lupa mute senar bass sedikit di akhir chorus buat efek staccato!