Buat penggemar konten masak kayak Ramli, YouTube tuh surganya. Aku selalu nungguin upload terbaru di channelnya. Gaya masaknya yang simpel tapi menggoda itu bikin betah nonton. Selain itu, konten Ramli sering banget dishare di komunitas-komunitas kuliner di Facebook. Aku suka banget liat komentar-komentar netizen yang pada ngiler sambil ngebayangin rasanya. Kalo lagi males buka YouTube, aku biasanya cek aja IG Storynya, kadang ada sneak peek resep baru.
Platform favoritku buat nonton Ramli masak ya YouTube, tapi aku juga nemuin konten-konten pendeknya di TikTok. Videonya pendek-pendek tapi bikin nagih, apalagi gaya ceplas-ceplosnya itu loh. Kadang aku suka scroll hashtag #MasakRamli di Twitter atau Instagram buat nemuin cuplikan yang dishare sama fans lain.
Kalau lagi pengen nonton lengkap, aku biasanya langsung ke channel YouTube-nya. Ada playlist khusus resep-resep praktis yang bisa ditiru di rumah. Ramli itu total banget sih, dari suara sampe ekspresinya bener-bener menghibur. Nggak cuma ngajarin masak, tapi juga ngasih vibe positif!
Ada beberapa tempat seru buat nonton konten 'Ach enak banget mas' Ramli, dan aku paling suka eksplorasi platform yang jarang orang tahu. YouTube tuh jadi tempat utama karena Ramli sering upload konten masak-masak santai di sana. Tapi, jangan cuma berhenti di situ! Coba cek IG Reels atau TikTok-nya, karena kadang dia bikin versi singkat yang lucu banget. Aku pernah nemuin videonya di Facebook juga, terutama di grup-grup kuliner yang suka repost konten viral.
Kalau mau pengalaman lebih lengkap, coba cek layanan streaming seperti Vision+ atau Vidio. Kadang acara masak lokal kayak gitu muncul di situ. Oh iya, jangan lupa subscribe notifikasinya biar nggak ketinggalan upload terbaru. Ramli itu emang jagonya bikin kita ngiler sama masakan sederhana!
2026-07-12 07:52:38
18
모든 답변 보기
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
관련 작품
Ah! Mantap Mas Ramli
Miss Luxy
9.8
4.1M
"Ramli, hamili istriku, aku akan membayarmu dua puluh kali lipat dari gajimu!"
Ramli, duda anak tiga dari desa, terpaksa bekerja untuk CEO kaya. Namun, kedua majikannya terus bertengkar karena lima tahun ini, mereka tidak dikaruniai anak. Ramli yang butuh uang, tepaksa harus melakukan kerjasama. Perlahan, Vina mulai merasa nyaman dan ketagihan dengan sang pelayan. Hingga akhirnya mereka terjebak dalam hubungan yang sangat rumit. Apalagi saat Vina tahu sang suami telah mengkhianati dirinya dengan memiliki selingkuhan.
Yang lebih mengejutkan adalah, Ramli sebenarnya bukan pelayan biasa hingga semua orang terkejut!
Roni, pemuda desa yang merantau ke Jakarta demi mengubah nasib, tak pernah menyangka hidupnya akan berubah begitu cepat. Ketampanan dan sikap polosnya justru membuat banyak wanita terpikat—mulai dari ibu kos cantik yang kesepian, wanita karier yang menggoda, hingga janda-janda muda yang haus perhatian.
Awalnya Roni hanya ingin bekerja dan hidup sederhana. Namun pesona para wanita itu menyeretnya ke dalam hubungan-hubungan terlarang yang penuh godaan dan rahasia.
Menemukan sebuah cincin misterius, Roni memutarbalikkan nasibnya dari pemuda miskin yang diremehkan menjadi pria pujaan, membuat para wanita desa yang dulu membuang muka kini diam-diam bersaing demi merengkuh kehangatan di atas ranjangnya.
"Kau tahu apa artinya, Amira? Mulai detik ini... Jika aku menyuruhmu membuat roti di dapur ini, kau harus membuat roti dengan kualitas terbaik. Dan... jika aku menyuruhmu untuk membuka lebar-lebar kedua kakimu untukku, di atas ranjangku... Kau juga harus melakukannya tanpa ragu. Persis seperti seekor anjing yang jinak, di hadapan tuannya. Kau paham?!"
Sultan Rayyan Al-Fariz—penguasa tiran yang dingin dan angkuh—hidup dalam kegelapan yang hambar. Trauma masa lalu membuatnya membenci wanita dan kehilangan selera makannya akibat penyakit anoreksia yang dideritanya. Baginya, dunia ini hanyalah tempat yang penuh racun. Sampai ia mencicipi roti buatan Amira—dan merasakan gairah liar saat menatap bibir gadis itu...
.
Amira, seorang pembuat roti yang hancur karena terlilit utang dan dikhianati, tidak punya pilihan selain menandatangani kontrak "berdarah".
Sultan Rayyan menawarkan kebebasan finansial, dengan satu syarat mutlak: Amira harus melayani apa pun yang ia minta, kapan pun ia mau!
.
Kesepakatan itu segera berubah menjadi permainan dominasi yang berbahaya!
Di siang hari, Amira adalah koki pribadi yang memberikan kehangatan lewat masakannya. Namun di malam hari, di atas ranjang sutra hitam yang panas, Rayyan terus menuntut "menu tambahan" , untuk memenuhi nafsu dan obsesinya.
.
Saat Amira mulai terjebak dalam pesona pria yang memujanya di atas ranjang, Ibu tiri Sultan malah berusaha menyingkirkannya dengan berbagai cara!
Di tengah intrik istana dengan segala kebusukannya, haruskah Amira pergi dan kembali ke kehidupannya sebagai rakyat biasa, atau menetap di istana megah itu dan melawan musuh-musuh mereka?
"Malam ini Pak Bos nggak bisa lagi jual mahal pada saya, karena malam ini Pak Bos akan menjadi milik saya seutuhnya!"
Demi ambisi besar untuk mengubah nasib dan keluar dari jerat kemiskinan, Mawar tak punya pilihan selain menuruti rencana nekat sang Mama. Dia harus menyamar menjadi pembantu di rumah seorang pria, supaya bisa menjebaknya untuk tidur bersama.
Tampan, berkarisma, dan tajir melintir—Robert adalah target sempurna. Namun, di balik pesonanya, pria itu ternyata dingin, keras, dan sulit didekati.
Misi yang awalnya terlihat mudah, perlahan berubah menjadi permainan berbahaya yang menguji batas perasaan, logika dan mental Mawar.
Akankah Mawar berhasil menaklukkan sang bos dan meraih apa yang dia inginkan?
Atau justru terjebak dalam permainan yang menghancurkan dirinya sendiri?
Temukan jawabannya dalam kisah penuh intrik, hasrat, dan kejutan ini!
Rama, seorang dosen muda yang baik hati bangun dari tidurnya & mengetahui bahwa dirinya telah diberi kesempatan untuk hidup kembali dari kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya. Ia bertekad untuk membahagiakan istrinya, Maria, lebih lagi walaupun rohnya harus hidup di tubuh pria lain, Niko, eksekutif tampan yang dingin dengan segala masalah keluarga, pekerjaan, & perselingkuhan yang kini harus ditanggungnya. Akankah Rama berhasil merajut kembali cinta di rumah yang mereka bangun bersama, Rumah Ramaria, atau menghancurkan segalanya karena isu kepercayaan yang Maria miliki?
Sekarang ini aku lagi ngecek akun YouTube Chef Ramli tiap hari buat ngikutin perkembangan 'Ach enak banget mas'-nya. Rasanya kayak nungguin season baru series favorit! Yang bikin seru dari konten ini adalah cara Ramli bikin masakan rumahan jadi terasa istimewa dengan bumbu-bumbu sederhana. Videonya selalu dibuka dengan sapaan khas itu, terus langsung meluncur ke proses masak yang dicapture dengan angle kamera yang pas banget.
Terakhir aku lihat, ada episode dimana dia bikin ayam goreng mentega ala warung tenda. Proses bumbunya diulek manual itu bikin ngiler aja! Tapi memang belum ada update terbaru minggu ini. Mungkin lagi persiapan konten spesial? Aku sih sambil nunggu suka rewatch episode lama dulu, terutama yang tutorial bikin sambal bajak - itu resep emang juara!
Pernah scroll TikTok atau Instagram terus nemuin konten kuliner yang bikin ngiler? Nah, Ramli ini salah satu kreator yang viral banget dengan catchphrase 'Ach enak banget mas'. Gaya ngomongnya yang khas dan ekspresinya polos bikin kontennya relatable. Dia biasanya nyobain makanan kaki lima atau warung sembari kasih reaksi spontan kayak orang lagi ketemu jodoh di lidah. Kontennya sederhana tapi justru itu daya tariknya—kayak lagi makan bareng temen yang cerewet tapi asik.
Ramli bukan cuma sekadar mukbang biasa. Ada elemen 'blusukan' kuliner yang bikin penonton merasa diajak explorasi tempat-tempat hidden gem. Yang bikin unik, reaksinya nggak dibuat-dibuat. Pas dia bilang 'enak banget', lo langsung percaya karena emang keliatan dari raut mukanya. Kalo lo perhatiin, dia juga sering ngobrol santai sama penjualnya, jadi ada sense of community yang hangat.
Gara-gara video mukbang mie instan yang viral itu, Mas Ramli tiba-tiba jadi superstar dadakan. Awalnya cuma rekaman biasa di warung pinggir jalan, tapi ekspresinya pas nyeruput mie bener-bener natural banget. 'Ach enak banget' itu keluar begitu aja kayak refleks orgasme kuliner, dan netizen langsung jatuh cinta sama keasliannya. Yang bikin gemes itu cara dia nikmatin makanan—kayak lagi makan feast di bintang lima padahal cuma mie rebus 10ribuan. Videonya udah jadi template meme juga, dari yang di-dub ke anime sampe yang disunting jadi parody trailer film.
Lucunya, fenomena ini nunjukin betapa konten makanan di Indonesia bisa viral karena faktor 'rasa' yang gak cuma dari lidah tapi juga ekspresi. Mas Ramli itu kayak antidote dari food vlogger yang terlalu dipoles. Gak ada lighting perfect, angle kamera canggih, atau script—cuma murni kecintaan pada makanan sederhana. Aku sendiri sempet kepo dan nyoba mie merk yang sama, terus... yaudah biasa aja sih. Tapi aura Mas Ramli bikin apa pun jadi terasa lebih enak!
Pernah ngebet banget nonton 'Ahh..Mas Ramli' tapi bingung cari platform legalnya? Awalnya aku juga gitu, sampe akhirnya nemu di Vidio! Platform ini emang jadi rumah buat banyak konten lokal yang seru. Enggak cuma itu, mereka punya gratis trial juga jadi bisa cobain dulu. Kalau udah suka, langganan bulanannya cukup terjangkau kok.
Oh iya, kadang 'Ahh..Mas Ramli' juga muncul di YouTube resmi Indosiar, tapi biasanya bukan full episode. Buat yang pengen marathon, mending langganan Vidio aja. So far pengalamanku nonton di sana lancar banget, apalagi subtitlenya pas banget buat yang suka sambil nyemil.