Ada sesuatu yang magis tentang lokasi syuting 'Memilih Mertuaku' yang bikin aku selalu penasaran. Setelah ngubek-ngubek forum dan baca beberapa wawancara kru, ternyata sebagian besar adegan diambil di daerah Bogor dan sekitarnya. Pemandangan hijau perbukitan yang jadi latar belakang rumah keluarga itu adalah Taman Wisata Matahari di Puncak. Nuansanya adem banget, cocok banget sama vibe keluarga harmonis tapi penuh drama dalam ceritanya. Beberapa adegan pasar tradisional difilmkan di Pasar Sukahaji, Bogor, yang masih menjaga suasana autentik. Aku suka gimana produksinya pilih lokasi yang nggak cuma estetis tapi juga bawa 'jiwa' ke cerita.
Yang bikin lebih seru, ternyata ada juga beberapa scene yang diambil di Jakarta, khususnya di daerah Menteng buat adegan-adegan kantor yang lebih metropolitan. Kontras antara suasana pedesaan dan perkotaan ini bener-bener nangkep konflik budaya dalam cerita. Aku bahkan sempet nyari spot persisnya di Google Street View buat liat langsung—ternyata rumah megah ala kadarnya itu memang dibuat khusus di tengah kebun teh!
Dari angle yang sedikit berbeda, lokasi syuting 'Memilih Mertuaku' sebenarnya jadi karakter tersendiri dalam drama itu. Pernah liat kan scene romantis di kebun bunga yang warna-warni? Itu diambil di Taman Bunga Nusantara, Cipanas. Yang menarik, produksinya pake banyak lokasi Jawa Barat karena budgetnya terbatas tapi pengen dapetin feel semi-pedesaan yang mewah. Rumah utama keluarga kaya itu sebenernya villa sewaan di daerah Megamendung yang biasa dipake buat prewedding.
Beberapa temen yang kerja di industri film bilang kalau pemilihan Bogor sebagai lokasi utama itu strategis—dekat dari Jakarta tapi bisa dapetin banyak variasi setting dalam radius 50 km. Adegan danau pas si男主角 nelpon pacarnya itu di Situ Gunung, Sukabumi. Kerennya, tim produksi bisa maksimalin lokasi yang ada; kolam renang mewah di episode 12 itu cuma kolam villa biasa yang difilter biar keliatan lebih high-class!
Penggemar setia 'Memilih Mertuaku' pasti tau ada momen iconic di warung makan yang jadi tempat putus nyambungnya pasangan utama. Warung tenda biru itu beneran ada di pinggir jalan Ciawi—aku sampe road trip kesana tahun lalu! Uniknya, meskipun setting ceritanya seolah-olah di satu desa, syutingnya tersebar di 7 lokasi berbeda. Kantor production house-nya pinter banget mix-match lokasi biar keliatan seperti satu wilayah. Yang paling sering dipake adalah area Glamping Lembah Bali, Ciwidey buat scene camping lucu itu. Malah ada spot tertentu di Bogor yang dipake sampai 3 kali dengan angle kamera berbeda buat 'menipu' penonton seolah itu tempat berbeda!
2026-07-11 00:21:59
7
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Pengantin Baru di Rumah Mertua
Bun say
10
25.9K
Selama ini kehidupanku dan suami berjalan baik-baik saja. Kami hidup bahagia bahkan sudah memiliki sepasang putra-putri yang lucu saat ini. Hingga sesuatu yang mengusik pikiran membuatku seketika merasa gelisah.
Siapa pengantin baru di rumah mertua?
Sekar, seorang menantu muda yang awalnya tertekan tinggal serumah dengan mertuanya. Sekar tidak pernah membayangkan hidup serumah dengan mertua bisa sekompleks ini. Hari-harinya penuh tekanan, komentar sinis, dan batasan yang membuatnya merasa seperti tamu di rumah suaminya sendiri.menemukan pelarian unik di loteng rumah tua itu: sebuah radio tua yang ternyata masih bisa memancarkan siaran. Dengan suara tersembunyi dan identitas anonim, Sekar mulai menyuarakan curahan hatinya lewat siaran rahasia bertajuk "Menantu On Air".
Tanpa disangka, siaran tersebut justru menjadi fenomena di kalangan ibu-ibu dan menantu se-Indonesia. Curhatan-curhatan jujur tentang hidup bersama mertua, konflik kecil yang berujung besar, hingga kisah cinta diam-diam dalam keluarga, menjadi cermin bagi banyak pendengar.
Namun, sebuah telepon misterius mengungkap bahwa ada rahasia besar yang disembunyikan di balik rumah mertuanya — sesuatu yang mengubah cara Sekar memandang keluarga dan dirinya sendiri. Siaran yang awalnya jadi tempat pelarian, berubah menjadi kunci pengungkapan masa lalu.
Apakah Sekar siap menerima kenyataan yang selama ini tersembunyi rapat di balik tembok rumah itu?
Sekar berfikir “ada sesuatu yang disembunyikan di rumah itu,”
Sekar terjebak dalam dilema antara menjaga keharmonisan keluarga atau mengungkap kebenaran ...
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)
Aksara Ocean
9.6
235.2K
Anna adalah seorang menantu yang selalu dibandingkan, oleh mertuanya yang pilih kasih dengan iparnya yang merupakan seorang PNS.
Akhirnya, Anna mengetahui rahasia keluarga besar suaminya, Abi. Sebab yang membuat mereka selalu disisihkan.
Mampukah Anna menghadapi keluarga suaminya yang toxic ini?
Saksikan di, PILIH KASIH.
Katerina Soesanto menerima untuk dijodohkan agar ia bisa keluar dari rumah sang ayah. Sedangkan Bayu Danuardja hanya ingin agar separuh kekayaan keluarganya jatuh ke tangannya dan berusaha melupakan masa lalunya.
Mereka tidak saling mencintai.
Namun hal-hal yang terjadi dan malam panas yang mereka lalui saat bulan madu di Paris begitu membekas bagi mereka.
Perlahan sikap Bayu mulai berubah menjadi lebih perhatian dan seolah menginginkan Katerina.
Katerina yang awalnya memberikan batas, perlahan jatuh cinta pada Bayu tanpa laki-laki itu ketahui.
Namun belum sempat bunga cinta itu bermekaran, Katerina mengetahui jika Bayu masih menjalin kasih dengan masa lalunya. Dan bukannya meminta maaf, Bayu justru memberikan pilihan kepada Katerina untuk bertahan atau bercerai.
Lalu apa yang akan Katerina pilih? Bertahan demi anak dalam kandungannya yang belum Bayu ketahui atau justru pergi agar suaminya itu tidak tahu tentang anak mereka.
Disclaimer: cerita ini hanya fiktif. Kesamaan nama tokoh dan tempat itu tidak ada unsur kesengajaan.
Kehidupan sarah yang selama ini selalu di sia-siakan oleh keluarganya, kini berubah semenjak ia dijodohkan dengan lelaki pilihan neneknya. Calon mertua yang ternyata kaya raya, sangat menyayangi Sarah seperti anak sendiri.
Di usia 53 tahun, seorang ibu tunggal dihadapkan pada dilema pelik: bagaimana menjalani sisa hidupnya. Anak pertamanya telah menikah dengan wanita kaya raya, menuntut sang ibu untuk menjadi "mertua kalah" agar tak terusir, demi menjaga kesempatan tinggal sementara atau dukungan. Sementara itu, anak keduanya hidup pas-pasan di kontrakan bersama istri dan dua anaknya, dan tidak mampu menampungnya. Ibu ini berjuang untuk tetap menjadi "ibu hebat" bagi kedua anaknya yang sering salah paham, sambil menghadapi kenyataan pahit bahwa ia harus mencari jalan sendiri di tengah konflik internal dan eksternal, berbekal tekad untuk bertahan dan menemukan arti kebahagiaan dan sebuah 'rumah' yang sejati di usia senja.
Pernah penasaran gak sih sama tempat-tempat indah yang jadi latar di 'Ku Iklasan Kau Menikah'? Aku baru aja ngecek beberapa forum dan ternyata banyak scene utama diambil di Bali! Khususnya daerah Ubud dengan suasana pedesaannya yang adem banget. Ada juga beberapa shot di sekitar Canggu yang sekarang lagi hits buat spot foto aesthetic. Pantesan aja pemandangannya bikin meleleh, karena emang Bali tuh juara dalam hal landscape romantic.
Yang bikin lebih greget, beberapa adegan kolam renang ternyata syuting di sebuah villa private di Seminyak. Aku liat dari behind the scene-nya, villa itu punya infinity pool dengan view langsung ke laut. Bayangin deh sambil shooting bisa nikmati sunset every day! Keren banget kan production team-nya bisa dapet lokasi yang pas banget sama vibe ceritanya.
Baru saja aku selesai nonton 'Jodoh Takkan Kemana' dan langsung penasaran dengan latar belakang pemandangannya yang memukau. Setelah googling, ternyata serial ini mengambil lokasi syuting utama di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Beberapa adegan iconic difilmkan di kawasan Tawangmangu dengan udara sejuk dan pemandangan gunungnya yang memikat. Adegan pasar tradisional yang sering muncul itu syutingnya di Pasar Karanganyar asli, lho!
Yang bikin series ini terasa begitu autentik adalah penggunaan lokasi yang benar-benar mencerminkan kehidupan pedesaan Jawa. Rumah-rumah kayu dengan halaman luas, sawah berundak, sampai warung-warung kaki lima—semuanya natural tanpa set artifisial. Kluwih, sebuah desa kecil di Karanganyar, jadi spot utama untuk pengambilan gambar rumah pemeran utama. Pantes aja setiap frame terasa begitu hidup dan 'berbau' tanah Jawa!
Film 'Bukannya Aku Tidak Mau Menikah' punya latar yang sangat Indonesia banget! Aku perhatikan beberapa adegan utama diambil di Jakarta, terutama di kawasan SCBD yang modern dan Menteng yang klasik. Adegan kafe romantis itu syutingnya di salah satu rooftop terkenal di Kuningan, lho. Pas lihat filmnya, langsung kebayang vibes ibu kota yang sibuk tapi tetap aesthetic.
Selain itu, ada juga shooting di Bandung untuk beberapa scene flashback yang lebih santai. Pemandangan pegunungan dan udara sejuknya bikin contrast menarik dengan adegan urban di Jakarta. Yang paling keren, beberapa lokasi di Lembang dipilih buat adegan picnic, terus ada satu scene lucu banget di floating market!
Film 'Tunangan Ku' syutingnya di beberapa lokasi yang cukup iconic di Indonesia, terutama di Jakarta dan sekitarnya. Aku ingat beberapa adegan diambil di daerah Menteng yang nuansanya klasik banget, cocok sama ceritanya yang romantis. Ada juga beberapa scene di mall-mall terkenal kayak Plaza Indonesia, yang bikin suasana urbannya kerasa banget. Yang paling berkesan sih adegan di tepi danau—kayaknya itu di daerah Puncak, deh. Pemandangannya bikin adegan cintanya makin dramatis!
Pas nonton, aku langsung kepikiran buat jalan-jalan ke lokasi syutingnya. Kayaknya seru banget bisa foto-foto di tempat yang sama kayak di film. Apalagi buat yang suka banget sama film ini, pasti pengen merasakan atmosfernya langsung. Lokasinya dipilih bener-bener ngebantu banget buat ngebuat ceritanya lebih hidup.