Menikahi Calon Mertua
Namun, mendengar kata tidak keluar dari mulut Guzel membuatnya ingin meledak.
"Tapi, kenapa tidak orang lain saja? Kenapa harus aku?" tanya Guzel dengan nada mengeluh.
"Kau itu bodoh atau apa? Sudah tidak ada waktu lagi untuk mencari pengganti," sahut Serkan kesal.
Kalau bisa, ia ingin menolak perjodohan itu. Kalau bisa, ia ingin mencari pengganti yang lain. Namun faktanya, ia diburu waktu dan dengan amat sangat terpaksa, ia harus menikahi calon mertuanya.