Kalau ngobrolin pemain besar di dunia hiburan Indonesia, susah nggak sebut nama Chand Parwez Servia. Bos dari Starvision ini udah jadi legenda dengan deretan film hits dari 'Ada Apa dengan Cinta?' sampai 'Ketika Cinta Bertasbih'. Gue suka ngeliat bagaimana dia bisa bertahan puluhan tahun di industri yang super kompetitif ini. Uniknya, dia nggak cuma fokus di film, tapi juga ekspansi ke series dan konten digital.
Membicarakan sosok di balik perusahaan hiburan Indonesia selalu menarik. Di industri kreatif yang dinamis ini, nama seperti Wishnutama kerap muncul sebagai figur kunci. Dia pernah memimpin Trans TV dan kemudian mendirikan perusahaan produksi Visinema yang sukses dengan film-film seperti 'Bebas' dan 'Imperfect'. Kiprahnya menunjukkan bagaimana visi seorang CEO bisa membentuk lanskap hiburan.
Yang membuatnya menarik adalah pendekatannya yang menggabungkan konten tradisional dengan digital, seperti serial 'Twisted' yang viral di YouTube. Bagi penggemar konten lokal, nama-nama seperti ini bukan sekadar profil bisnis, tapi bagian dari cerita hiburan yang kita nikmati setiap hari.
Pernah kepikiran gimana sih orang-orang yang ngatur perusahaan hiburan besar? Di Indonesia, ada Ernest Prakasa yang meskipun lebih dikenal sebagai komika dan aktor, sekarang juga jadi co-founder dari perusahaan produksi Imajinari. Bedanya dari yang lain, dia bawa gaya humor dan pendekatan segar ke bisnis hiburan. Gue suka cara dia ngelola konten yang tetep autentik meskipun skalanya udah gede.
Industri hiburan kita punya banyak tokoh inspiratif, tapi satu nama yang selalu bikin gue penasaran adalah Manoj Punjabi dari MD Entertainment. Perusahaannya dominan banget di sinetron dan drama Asia. Lo pasti familiar sama judul-judul kayak 'Anak Jalanan' atau 'Dunia Terbalik'. Yang gue apresiasi adalah kemampuannya membaca pasar dan ngasih tontonan yang emang dibutuhin penonton, meskipun kritikus sering debat soal kualitas kontennya.
2026-07-13 03:20:45
1
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Jejak Langkah Sang CEO
ENDRA
0
826
Di usia 27 tahun, Aiden Ravindra udah jadi CEO termuda di Zenith Corp, perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara. Dia dikenal banget dengan sikapnya yang dingin, perfeksionis, dan nggak pernah ngijinin perasaan mengganggu logikanya. Tapi, di balik kesuksesannya, Aiden punya trauma mendalam—kehilangan keluarganya dalam kecelakaan tragis yang bikin dia lebih fokus sama kerjaan dan kesuksesan sebagai pelarian.
Sementara itu, ada Alya Mahendra, jurnalis muda yang idealis dan lagi berjuang keras untuk ngebuktiin kemampuannya di dunia media yang super ketat. Ketika dia ditugaskan buat meliput perjalanan bisnis Zenith Corp, Alya nggak sengaja ketemu Aiden. Pertemuan itu malah buka babak baru dalam hidup Alya, karena dia mulai lihat sisi manusiawi Aiden yang selama ini tersembunyi di balik citra CEO suksesnya.
Alya dan Aiden pun terjebak dalam hubungan profesional yang rumit, dimulai dari beda pandangan, tapi lama-lama mereka mulai ngerti satu sama lain, termasuk luka-luka yang mereka bawa masing-masing. Tapi, perjalanan mereka nggak semudah itu. Ada banyak intrik di dunia bisnis, konflik internal, dan rahasia masa lalu Aiden yang bisa jadi penghalang besar buat mereka.
Akankah Aiden bisa menghadapin bayangan masa lalunya dan buka hati buat Alya? Dan bisakah Alya bertahan di tengah badai yang ancam karier dan kehidupannya? Jejak Langkah Sang CEO bakal bawa kamu ke dalam cerita soal ambisi, cinta, dan berani menghadapi kenyataan.
Lima tahun lalu, Arra meninggalkan pria yang paling ia cintai, Revan Alendra: pewaris keluarga konglomerat. Ia pergi diam-diam, membawa rahasia besar yang tak sempat ia katakan bahwa ia mengandung anak Revan.
Arra hidup sederhana bersama putranya, Rafa. Dunianya tenang, sampai takdir mempertemukannya lagi dengan Revan, yang kini menjadi CEO muda paling berpengaruh di negeri ini. Satu tatapan dari Revan menghancurkan dinding yang Arra bangun selama ini. Ketika mata Revan bertemu dengan mata Rafa yang identik dengannya, rahasia lima tahun lalu mulai terkuak.
Dan … cinta yang mereka kubur dalam-dalam, ternyata tak pernah benar-benar mati.
Titania Selin, artis yang namanya sudah tidak asing lagi di dunia hiburan tanah air, dijuluki Dewi Titan karena banyaknya prestasi dan juga kontroversinya. Namun sekarang, karirnya hancur akibat digosipkan menjadi simpanan seorang Produser yang telah memiliki istri. Tidak hanya itu saja, Dewi Titan juga digosipkan menjalin hubungan settingan dengan artis pendatang baru dari manajemennya. Karena frustrasi, Dewi Titan pun mabuk dan berakhir di ranjang dengan seorang pria yang ternyata CEO tampan dan terkenal di industri hiburan! Lantas, bagaimana nasib Titan?
Dirga, seorang CEO sukses dan berkuasa, terjebak dalam sebuah jebakan yang dirancang oleh musuh-musuhnya. Ia diberi obat perangsang dan berakhir menghabiskan malam dengan seorang wanita misterius di sebuah kamar hotel. Wanita itu, Delisa, ternyata adalah korban salah kamar yang baru saja mengalami pengkhianatan dan kehilangan pekerjaan.
Setelah kejadian itu, Dirga terobsesi untuk menemukan Delisa, sementara Delisa bertekad untuk membalas dendam pada mantan kekasihnya yang telah menghancurkan hidupnya. Takdir mempertemukan mereka kembali ketika Delisa melamar pekerjaan di perusahaan Dirga, namun bukan sebagai manajer seperti yang ia harapkan, melainkan sebagai sekretaris CEO.
Di tengah intrik bisnis, dendam masa lalu, dan gairah yang membara, Dirga dan Delisa harus menghadapi berbagai rintangan dan konflik. Mampukah mereka menemukan kebahagiaan dan cinta sejati di tengah kekacauan ini? Atau akankah mereka terjerat dalam jaring-jaring kebohongan dan pengkhianatan yang semakin rumit?
Saat Naya, staf PR junior, tanpa sengaja memicu krisis media, CEO dingin—Arga Mahendra—menawari “solusi gila”: Naya jadi asisten pribadi sekaligus tunangan kontrak demi menyelamatkan reputasi perusahaan dan merger miliaran. Kontrak enam bulan berubah jadi badai perasaan, intrik kantor, dan perang kepemilikan.
Alyn adalah asisten setia Felix Putra Wijaya, CEO dari perusahaan tempatnya bekerja. Namun, sebuah kesalahan yang tidak terduga mengubah hidupnya secara drastis. Dalam pernikahan rahasia mereka, Alyn harus menanggung penghinaan dan perlakuan buruk dari keluarga Felix.
Meskipun selalu direndahkan, Alyn tidak pernah menunjukkan kelemahannya. Di balik senyum dan kesabarannya, ia menyimpan identitas rahasia yang tidak diketahui oleh siapa pun, termasuk Felix, suaminya. Siapa sebenarnya Alyn? Dan bagaimana ia akan menghadapi keluarga Wijaya yang begitu berkuasa?
Di Indonesia, sosok CEO muda yang sering jadi perbincangan adalah William Tanuwijaya, pendiri Tokopedia. Bukan cuma tampangnya yang bikin banyak orang kepincut, tapi juga visinya yang mengubah e-commerce di Indonesia. Aku inget banget dulu pertama kali baca profilnya di majalah, rasanya kayak nemuin karakter protagonis di novel bisnis fiksi—tapi ini nyata! Tokopedia dari startup kecil jadi unicorn itu bikin aku makin respect sama perjuangannya. Kerennya lagi, dia sering bagi-bagi ilmu di berbagai acara, jadi inspirasi buat banyak anak muda.
Nggak cuma William, ada juga Edward Tirtanata dari Kopi Kenangan yang usianya masih muda tapi bisnisnya udah merajalela. Kopi Kenangan itu fenomenal banget—dari gerai kecil sekarang udah ada di mana-mana. Edward ini tipe CEO yang humble tapi karyanya nggak main-main. Aku suka gaya kepemimpinannya yang casual tapi tegas, kayak karakter di drama Korea yang sukses bikin bisnis keluarga bangkit. Seru deh ngeliat perjalanan mereka berdua!
Pernah denger nama Si Cantik dari startup ternama? Di industri teknologi Indonesia, sosok seperti Grace Tahir dari Mayapada Group atau Tessa Wijaya dari Coinvestasi sering jadi sorotan karena kombinasi kepemimpinan kuat dan karisma personal. Grace misalnya, membawa Mayapada Hospital ke level internasional sambil tetap rendah hati. Tessa di fintech pun punya aura kepemimpinan yang menginspirasi banyak perempuan muda.
Yang bikin mereka istimewa bukan cuma penampilan, tapi bagaimana mereka membangun budaya perusahaan inklusif. Di acara-acara startup, cara mereka presentasi bisnis sambil menyelipkan humor ringan selalu bikin audiens terpukau. Mereka buktiin bahwa kecantikan dan intelektualitas bisa berjalan beriringan di dunia yang biasanya didominasi laki-laki.
Ngobrolin gaji CEO startup muda di Indonesia emang selalu bikin penasaran ya. Dari pengamatan aku selama ini, kisaran angka bisa bervariasi banget tergantung fase perusahaan dan track record si CEO. Startup early-stage mungkin bayar 20-50 juta per bulan, tapi kalau udah series B ke atas bisa nyentuh 100-300 juta. Yang unik, gaji sering ditambah paket ekuitas yang nilainya bisa jauh lebih gila lagi kalau perusahaan sukses IPO.
Tapi jangan salah, di balik angka menggiurkan itu tekanan kerja mereka nggak main-main. Banyak temen di industri cerita how these 'tampan' CEOs sering kerja 80 jam seminggu dan tanggung jawabnya ke ratusan karyawan. Jadi ya, mungkin worth it tapi definitely not for everyone.