Dari sudut pandang pecinta konten lokal, 'ah stop mas ramli' adalah contoh sempurna bagaimana sesuatu yang sederhana bisa jadi fenomenal. Ramli, si pembuat konten spontan ini, adalah penjual nasi uduk yang tinggal di Jakarta. Aksi nyelenehnya menolak difoto sambil bilang 'ah stop' itu direkam oleh pelanggan dan langsung jadi bahan heboh di media sosial.
Uniknya, Ramli nggak punya niat buat jadi viral. Dia cuma bersikap natural aja, tapi justru itu yang bikin orang-orang suka. Kontennya jadi bahan meme, remix, bahkan sampai dijadikan stiker WhatsApp. Ini membuktikan bahwa di era digital, ketulusan dan keluguan bisa lebih menarik daripada konten yang disetting habis-habisan.
Pernah nggak sih nemuin konten yang bikin ketawa cuma karena kejujurannya? Itulah yang terjadi dengan 'ah stop mas ramli'. Ramli, seorang pedagang kaki lima biasa, tiba-tiba jadi buah bibir karena reaksinya yang polos saat difoto. Konten ini pertama kali muncul di TikTok dan langsung menyebar seperti virus.
Asal-usulnya sederhana banget: Ramli lagi jualan seperti biasa, ada pelanggan yang mau fotoin dia, dan dengan ekspresi setengah grogi setengah kesal dia bilang 'ah stop'. Gaya bicaranya yang khas dan ekspresi wajahnya yang tanpa polesan itu yang bikin orang jatuh cinta. Dalam sekejap, video itu jadi trending dan Ramli pun jadi semacam selebriti dadakan.
Kalau kita bicara tentang viralnya konten 'ah stop mas ramli', ini adalah fenomena yang menarik karena muncul begitu alami dari kehidupan sehari-hari. Konten ini dibuat oleh seorang pria bernama Ramli, yang aslinya adalah pedagang makanan di pinggir jalan. Dia jadi terkenal karena ekspresinya yang kocak dan kalimat khasnya saat menolak difoto oleh pelanggan. Ramli itu asli dari Indonesia, dan gayanya yang polos tapi bikin ngakak itu bener-bener nyentuh hati banyak orang.
Yang bikin konten ini makin populer adalah bagaimana netizen dengan cepat memviralkannya di berbagai platform, terutama TikTok dan Twitter. Ramli sendiri awalnya nggak nyangka bakal se-tenar ini. Justru keluguan dan ketidaksengajaannya itu yang bikin kontennya terasa autentik. Ini kasus di mana internet bisa mengangkat seseorang jadi viral dalam semalam, tanpa skenario atau rekayasa.
2026-07-18 21:00:31
8
すべての回答を見る
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
関連書籍
Ah! Mantap Mas Ramli
Miss Luxy
9.8
4.1M
"Ramli, hamili istriku, aku akan membayarmu dua puluh kali lipat dari gajimu!"
Ramli, duda anak tiga dari desa, terpaksa bekerja untuk CEO kaya. Namun, kedua majikannya terus bertengkar karena lima tahun ini, mereka tidak dikaruniai anak. Ramli yang butuh uang, tepaksa harus melakukan kerjasama. Perlahan, Vina mulai merasa nyaman dan ketagihan dengan sang pelayan. Hingga akhirnya mereka terjebak dalam hubungan yang sangat rumit. Apalagi saat Vina tahu sang suami telah mengkhianati dirinya dengan memiliki selingkuhan.
Yang lebih mengejutkan adalah, Ramli sebenarnya bukan pelayan biasa hingga semua orang terkejut!
Ibu mertuaku tega menyuruh Mas Amar – Suamiku, untuk menikah lagi. Hanya karena aku belum bisa memberi keturunan. Sebagai anak yang berbakti, Mas Amar tidak bisa menolak. Dia tak ingin menyakiti hati ibunya.
Bertubi hinaan dan cacian aku dapatkan. Berusaha tegar demi cinta, namun terlalu menyakitkan.
"Hiduplah bahagia dengan dia, Mas. Aku tidak bisa bertahan dalam rumah tangga ini. Aku pikir kamu bisa membangun syurga untukku, di rumah ini. Ternyata tidak! ... Maaf, aku menyerah!" ujarku sambil menatap bola mata indah milik Mas Amar.
"Aku tidak akan melepaskan mu, Arumi. Aku sangat mencintaimu!" Mas Amar berusaha memegang tanganku. Tetapi aku langsung menghempaskan.
"Cinta seperti apa yang Mas aksud? Tidak ada cinta yang di dalamnya mengandung luka!" Aku berkata dengan raut wajah penuh amarah.
Blurb
Kenapa, sih, wanita kalau sudah di atas 30 tahun dan belum menikah, disebut perawan tua? Tidak laku? Dan berbagai titel lainnya.
Tidak itu di kota atau pun desa. Selalu saja hal itu menjadi gunjingan para kawan, sanak saudara, juga para tetangga. Seakan status jomlo adalah aib besar yang sangat memalukan.
Ada apa sebenarnya dengan sugesti orang-orang tentang status jomlo? Padahal jomlo itu kan tidak merugikan siapa pun. Mereka bukan virus, bukan pula kutukan. Jadi tidak perlu dipermasalahkan.
Seperti halnya aku. Aku Hasmi Azzahra. Seorang perawat di sebuah rumah sakit, yang kini berusia 32 tahun dan aku seorang jomlo!
Sebenarnya, bukan mauku masih menjomlo seperti ini di usiaku yang sudah tidak muda lagi. Pengalaman buruk tentang lelaki berengsek di masa lalulah yang membuat aku seperti ini.
Bukan aku trauma. Aku hanya ingin lebih seleksi lagi dalam memilih pasangan, karena aku tidak ingin kecewa kembali.
Untuk memilih pasangan, aku tidak mungkin asal tunjuk, dan asal pilih mumpung ada yang mau, iya, kan? Karena menikah itu perkara panjang yang punya banyak poin untuk dipikirkan dan dipertimbangkan.
Pokoknya aku tidak mau sampai salah pilih lagi!
Jadi … tolong dimengerti, ya? Jomlo itu bukan aib, kok. Meski aku tidak tahu sampai kapan harus menjomlo seperti ini?
Aku hanya bisa menunggu jodohku datang saja.
Sekalipun, sebenarnya ada seorang pria yang sering membuatku galau tingkat dewa. Tapi, sikap datarnya membuatku kesulitan menebak isi hatinya.
Hatiku semriwing saat dia melirikku. Namun, tensi darahku pun selalu naik tiap kali berinteraksi dengannya.
Dia sangat menyebalkan! Namun, juga selalu aku rindukan.
Jadi, haruskah aku mengejarnya? Atau cari pria yang lain saja, yang bisa memberiku kepastian.
Yang mana, yang harus aku pilih untuk mengakhiri kejomloan ini?
Elsa, 28 tahun seorang gadis muda yang berprofesi sebagai arsitek, dia bekerja pada perusahaan konstruksi dan konsultan bangunan.
Pemilik perusahaan tempat Elsa bekerja adalah milik Rama yang bekerja sama dengan temannya.
Rama, 39 tahun adalah wakil CEO sekaligus sebagai arsitek dan dosen untuk beberapa universitas Nasional.
Elsa tinggal dan dibesarkan bersama Ayah angkatnya Frans, sahabat baik kedua orang tuanya.
Elsa mengenal Rama karena pria itu adalah kakak sepupu dari mantan kekasihnya Ikbal yang mengkhianati nya karena menikah dengan sahabat baiknya.
Rama banyak membantu Elsa dalam menghadapi semua masalah terutama saat-saat gadis itu disakiti oleh Ikbal.
Apalagi kemudian Elsa juga bekerja pada Rama dan menjadi bawahan dari pria itu.
Sebagai pria lajang yang berumur lebih dari cukup Rama di desak untuk segera menikah oleh ibunya, mantan dokter forensik yang pernah bekerja di kepolisian.
Dokter Tri berusaha mencarikan dan mengenalkan banyak wanita pada putranya, tapi Rama selalu menghindar dari semua usaha Ibunya itu.
Tapi dokter Tri tidak putus asa, apalagi saat tak sengaja dia mengenal Elsa yang kemudian menargetkan gadis itu akan jadi jodoh putranya.
Tapi masa lalu Elsa membuat gadis itu tidak hanya dalam masalah juga bahaya yang mengancam jiwa dan keselamatan gadis itu.
Ditambah upaya pembunuh dan juga penculikan terhadap Elsa karena menyangkut masa lalu yang tersembunyi mengenai pembunuhan ibunya.
“Enak saja, mau bikin celaka calon menantu saya!”
“Apa mereka tidak tahu, kalau aku ini selain dokter forensik juga mantan polisi!”
“Elsa bakal menikah dengan Rama, dan itu harus terjadi!”
Siapa yang berani melawan tekad yang nekat dari dokter Tri, tentu saja selain putranya yang pendiam dan selalu bersikap kaku.
Dipaksa masuk ke dalam Pesantren, membuat Rayyana terjebak dalam cinta segitiga antara Dirinya, Gus Akram dan Ning Zahro.
Karena satu kesalahpahaman, membuatnya harus menikah dengan Akram. Pria yang tidak ia cintai sama sekali. Bahkan, Rayyana baru dua hari mengenal dan bertemu pria yang dipanggilnya 'Ustadz' itu.
Tak hanya itu, ternyata Akram sudah dijodohkan dengan Ning Zahro. Seorang putri dari Kyai ternama dan terkenal di kotanya.
Bagaimana kelanjutan kisahnya?
Menikah tapi tak pernah berinteraksi?
Aliyah Wijaya, seorang model terkenal dengan segala skandal miliknya, hanya berharap satu kata dari pernikahannya dengan Bram Atmaja, CERAI!
Bukannya ia tak bersyukur memiliki seorang suami crazy rich dengan kekayaan yang berlimpah. Hanya saja suaminya itu terlalu dingin dan mencekam, meninggalkan Aliyah pada malam pernikahan mereka, menuju Amerika untuk membangun bisnisnya di negara itu. Tak tanggung-tanggung, pria itu menghilang selama tiga tahun!
Segala cara Aliyah lakukan selama tiga tahun itu untuk keberhasilan misinya. Menjadi model nakal dengan penuh scandal, menghisap kekayaan Bram, hingga bahkan menggoda Bram dengan brutal karena mengira pria itu adalah seorang gay.
Tapi ...
Saat pria itu kembali, Aliyah menyadari bahwa dirinya idiot selama ini.
---
Bram : "Aliyah ... Bukannya kamu sudah janji bahwa malam ini kamu akan melay-"
Aliyah : "A-Aku ..."
Ada satu momen di YouTube yang bikin aku ngakak setiap kali muncul, yaitu video-video prank pakai audio 'ah stop mas ramli'. Awalnya audio ini berasal dari konten sketsa komedi, tapi sekarang udah jadi template viral. Beberapa kreator konten memakai audio ini untuk video prank kocak, kayak orang yang dikerjain terus teriak 'ah stop mas ramli' dengan ekspresi exaggerated. Lucunya, audio ini cocok banget dipasang di situasi random kayak orang lagi makan pedes tiba-tiba kepedesan, atau pas lagi diusilin temen. Efeknya selalu bikin ketawa karena emosi di audio itu relatable banget.
Yang paling sering aku temuin itu video-video pendek di TikTok atau Reels. Ada yang ngeprank pacar sampe dia teriak kayak di audio, ada juga yang dipake buat edit lucu pas orang kaget lihat sesuatu. Intinya, audio ini jadi semacam punchline instan buat konten humor. Kreativitas netizen emang gak ada matinya deh, selalu bisa bikin hal sederhana jadi sumber hiburan.
Aku ingat betul pertama kali nemuin konten 'Oh Mantap Mas Ramli' itu di TikTok, terus langsung ketagihan karena gaya delivery-nya yang unik banget. Ternyata kreator di baliknya adalah Mas Ramli sendiri, seorang pedagang nasi goreng asal Depok yang jadi sensasi karena ekspresi kocaknya pas ngomong 'Oh mantap!' dan intonasi khasnya. Kontennya itu pure spontanitas dari interaksi asli dengan pelanggan, bukan skrip. Aku suka banget vibe autentiknya—jarang banget nemuin konten viral yang segaris dengan kehidupan nyata kayak gini.
Yang bikin makin menarik, Mas Ramli nggak cuma sekadar jualan nasi goreng biasa. Dia piawai banget memanfaatkan momentum viral buat membangun personal branding. Sekarang dia udah punya merch sampai kolaborasi dengan brand besar. Ini bukti bahwa konten organik dari orang 'biasa' pun bisa tembus ke mainstream kalau dikemas dengan kepribadian yang kuat.