The Blue Eyes
"Nggak usah, biar gitu aja. Kamu cocok sekali pakai gaun biru itu."
"Duh, mulai lagi merayunya." Viana mendelik ke arahku, tetapi bibirnya melengkungkan senyuman.
"Kita jalan-jalan aja, yuk."
"Loh, katanya mau istirahat?"
"Istirahatnya nanti siang. Sekarang, kita keliling-keliling kota, sambil mencari sesuatu untukmu."
"Buatku?"
"Iya. Sudah, nggak usah banyak tanya. Pokoknya ikut saja."