Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Presiden BEM Itu Kekasihku

Presiden BEM Itu Kekasihku

Ardila dikenal di kampus bukan karena dirinya sendiri, melainkan karena ulah sahabatnya. Laura. Laura sering menjodohkannya dengan mahasiswa dari berbagai fakultas. Sebagai sahabat dekat, Laura ingin Dila memiliki seseorang untuk berbagi cerita, apalagi dia sendiri mulai sibuk dengan pacarnya. Namun, Dila bukan yang mudah dirayu. Ia menolak semua kenalan yang Laura perkenalkan, dia ingin menunggu seseorang yang benar-benar sesuai dengan pilihannya. Hingga suatu hari, takdir mempertemukannya dengan seseorang yang berbeda. Presiden BEM kampusnya—dingin, tegas, dan penuh wibawa. Tatapan pertama cukup untuk membuat Dila jatuh hati. Dan untuk pertama kalinya, ia ingin mengejar seseorang. "Cinta dalam diam sudah nggak zaman. Kalau suka sama orang, setidaknya harus temenan."
Romansa
236 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Istriku, Kekasih Abangku

Istriku, Kekasih Abangku

Setiga
Ravi harus menikah! Namun kekasihnya, Risa, lebih memilih meninggalkannya demi mengejar karier sebagai model internasional. Di tengah kegalauan, Ravi memiliki ide gila untuk menikahi gadis yang selama ini dicintai oleh abang kandungnya sendiri. Masalah besar pun dimulai.
Romansa
4.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Suamiku memiliki gangguan obsesif-kompulsif. Segala sesuatu di rumah harus mengikuti jadwal yang sudah dia susun. Namun pada hari ulang tahun putri kami, dia malah datang terlambat bersama asistennya. Putri kami yang juga memiliki kecenderungan obsesif-kompulsif, bukan hanya tidak marah, dia malah tersenyum dan meminta mereka berdua menemaninya memotong kue ulang tahun. Melihat mereka bertiga tertawa ceria sambil berfoto bersama dengan wajah yang dipenuhi krim kue, hatiku benar-benar hancur. Keesokan harinya, aku melemparkan surat cerai ke hadapan suamiku. Dia mengernyit, tidak memahami apa yang terjadi. "Cuma karena putri kita nggak memotong kue bersamamu?" "Ya."
Baca
Tambahkan
Rencana Licik Kakak Ipar

Rencana Licik Kakak Ipar

Saat aku berbelanja ke supermarket, ada seorang wanita tua tiba-tiba menarik tanganku dengan erat. Tanpa sadar, aku langsung menyentuh perutku yang sudah membesar, sementara dia berkata, "Janin di perutmu ini sudah dikasih parasit pengubah janin. Janin itu akan jadi parasit di tubuhmu." Aku hanya berpikir dia berbohong, tetapi detik berikutnya dia berkata, "Pergi dan muntahkan sekarang juga. Muntahkan sebanyak mungkin ikan yang baru kamu makan."
Baca
Tambahkan
Perempuan Pilihan Istriku

Perempuan Pilihan Istriku

Raisa Maharani diminta mama angkatnya untuk merawat putra-putri dari anaknya. Karena sang anak, dokter Felliana tengah sakit. Andai ada pilihan untuk menolak pasti Rani lakukan karena selama lima tahun ia telah menghindari pria yang sekarang menjadi suami dari kakak angkatnya. Adalah Ryan Edogawa, seorang CEO dari perusahaan AlBanna. Suami dari kakak angkatnya itu adalah pria yang ditolak lamaran oleh Rani, lima tahun yang lalu.
Rumah Tangga
105.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
Cerita Pendek · Romansa
11.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menutup Pintu Masa Lalu

Menutup Pintu Masa Lalu

Di hari ulang tahunku, pacarku yang sudah bersamaku selama enam tahun malah melamar cinta pertamanya. Seketika, semua perasaan sirna. Aku pun tersadar dan memilih pergi untuk menjalani perjodohan keluarga….
Baca
Tambahkan
Pertemuan Adalah Alur Takdir

Pertemuan Adalah Alur Takdir

Pada hari ketika aku dikonfirmasi menderita kanker, suamiku menampar wajahku dan berkata, “Kau begitu keji dalam hatimu, bahkan ingin merebut penyakit adikmu.” Anak kami berteriak, “Mama sangat jahat, aku benci Mama.” Aku tidak menangis dan tidak membuat keributan, hanya diam mengemas lembar pemeriksaan, sambil memilihkan liang kubur untuk diriku sendiri. Lima belas hari lagi, aku akan pergi dari kota ini, menyelip ke dalam sunyi, seperti bayangan yang menghilang. Saat semuanya berakhir, aku ingin bahkan penyesalan mereka pun tak sempat menemukan aku.
Baca
Tambahkan
Cinta yang Tak Mungkin Kembali

Cinta yang Tak Mungkin Kembali

Setelah ayah meninggal, aku memutuskan untuk bercerai dari suamiku yang seorang komandan batalion, dan menetap selamanya di desa pegunungan kecil ini. Hari pertama, aku menipu suamiku agar menandatangani surat permohonan cerai. Hari kelima, aku mengajukan surat pengunduran diri ke unit tempatku bekerja sebelumnya. Hari ketujuh, aku memasak semeja penuh hidangan lezat untuk berpamitan dengan semua teman. Declan mengerutkan kening dan menyalahkanku karena memasak hidangan yang tidak disukai oleh cinta pertamanya sejak kecil. Aku berdiri, mengangkat gelas, dan bersulang dengan cinta pertamanya itu. Mulai sekarang, Declan dan aku tidak lagi memiliki hubungan apa pun. Setengah bulan kemudian, aku bertemu kembali dengan Declan yang baru pulang dari tugas di desa pegunungan kecil ini. Hanya saja kali ini, angin malam pedesaan membuat kedua matanya memerah.
Cerita Pendek · Romansa
31.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Saat Lilin Menyala, Cinta Padam

Saat Lilin Menyala, Cinta Padam

Pada pernikahan tahun keenam, suamiku sudah tidak menyentuhku selama tiga bulan. Dia mengatakan bahwa dirinya sangat kelelahan karena sibuk bekerja. Aku yang merasa kami sudah saling mencintai selama bertahun-tahun pun memercayainya tanpa ragu. Namun, pada hari ulang tahunku, aku malah mendengar teman suamiku bertanya padanya dalam bahasa asing, “Kamu sudah putus hubungan sama selingkuhanmu itu? Sebelumnya, kamu pergi cari dia setiap hari. Entah tubuhmu tahan atau nggak. Apa istrimu nggak keberatan kamu begini?” Suamiku mengembuskan asap rokok, lalu menjawab dengan acuh tak acuh, “Aku sudah nggak sentuh dia selama beberapa bulan. Sallie punya teknik yang bagus. Aku masih belum bosan. Sayangnya, dia hamil. Istriku nggak suka anak. Jadi, aku akan kasih Sallie sejumlah uang dan suruh dia pergi lahirkan anaknya di luar negeri beberapa saat lagi.” Aku mengepalkan tanganku dan diam-diam meneteskan air mata. Suamiku pun bertanya aku kenapa dengan gugup. Namun, aku hanya menggeleng. “Kue buatanmu enak banget. Aku sangat terharu.” Kue itu sangat manis. Namun, aku yang mengerti bahasa asing yang mereka gunakan merasa sangat getir.
Cerita Pendek · Romansa
13.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2223242526
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status