ARINDA
Lalu membuka matanya kembali dengan rasa sesak di dadanya.
Arinda berjalan terlebih dahulu ke arah ruangan ibunya, kembali berdiri di depan pintu rawat--menatap ibunya yang masih belum membuka matanya. "Ma, Arinda pergi dulu ya. Arinda janji akan secepatnya kembali," ujarnya lalu melangkah menjauh dari sana. Sampai di halaman rumah sakit, Arinda dengan segera berjalan ke arah sebuah mobil lexus berwarna putih dimana di sana terlihat sosok lelaki yang tadi mengatakan menjemputnya berdiri di sisi mobil itu, melambai kepadanya.
"Sudah, Non?" Robin hanya berbasa-basi. Saat wanita di hadapannya mengangguk, dia ikut mengangguk dan membukakan pintu penumpang untuk wanita itu.
Hot Chapters