Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehebatan Ayah Mertua ku

Kehebatan Ayah Mertua ku

"Ayah, jangan, aku ini menantumu..." Setelah suamiku lumpuh karena kecelakaan, aku sering menangis di tengah malam. Ayah mertuaku karena kasihan, dia naik ke tempat tidurku di tengah malam, "Menantuku, kamu akan terluka kalau terus pakai mainan seperti itu. Ayah saja yang bantu ya." Dia kemudian mengangkat kakiku dengan kasar......
Cerita Pendek · Gairah
72.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
His Perfect Servant

His Perfect Servant

Prologue Hawak ang maliit na bag, nakatayo si Althea Santos, 20, sa harap ng marangyang tahanan ng pamilya Velasco. Para bang ibang mundo ang kaharap niya—malayo sa simpleng buhay sa probinsya. Kailangan niya ang trabahong ito, at ang pagiging kasambahay ng isang kilalang doktor ang tanging daan upang makatulong sa pamilya. Pagpasok niya sa sala, sinalubong siya ng bango ng mamahaling pabango at kinang ng chandelier. Ang bawat sulok ay parang larawan mula sa magasin, at halos hindi siya makapaniwala na dito siya maninirahan. “Ah, ikaw pala si Althea,” isang malalim na tinig ang umalingawngaw. Lumingon siya at napatigil. Isang matangkad, gwapo, at matipunong lalaki ang naroon—may malamig na tingin ngunit hindi maitatangging kaakit-akit. Si Dr. Adrian Velasco, 25, amo niya at isang respetadong doktor. “Y-yes, Sir,” sagot niya, pilit pinapakalma ang nanginginig na tinig. Ramdam niya ang mabilis na tibok ng puso, hindi lamang dahil sa kaba kundi sa paraan ng pagtitig ni Adrian—parang binabasa ang kanyang buong pagkatao. Lumapit ito, mabagal at tiyak ang bawat hakbang. “Welcome sa Velasco residence. Sana makapag-adjust ka nang mabuti.” Kasabay ng banayad na babala ang isang maliit na ngiti na nag-iwan ng init sa dibdib ni Althea. Sa sandaling iyon, naramdaman niya ang tensyon—isang halong respeto, kaba, at hindi maikakailang kilig. Alam niyang hindi magiging ordinaryo ang mga susunod na araw. Sa ilalim ng bubong na ito, magsisimula ang kwento ng damdamin na susubok sa kanya—mga lihim, selos, kilig, at sakit na magbabago sa kanyang puso magpakailanman. ---
Romance
943 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Mated to my Doom

Mated to my Doom

"Take me back to my family, you monster." I seethed in anger at the person in front of me now. I am not bothered at the sight of him naked before my eyes. Anger and fear had over-powered me since the moment he kidnapped me and brought me in this damn place. He chuckled and as he move closer to me cupping my face with his warm hand. "I am your family... my mate." "Stop calling me that. I am not your mate and I will never be." "Oh I can't do that. You belong here and not with those weak humans." amusement not leaving his eyes. "Humans? Of course I belong there. If there's a place I don't belong to, it's in this godamn place. Just let me go." "Oh really now? How come you don't belong here when you are... " he paused a moment. "What's that term you used again?... ah, a monster....yourself?" I was taken aback at what he said. "Me? A monster? You are making a mistake. I am not like you." Just as I about to speak again, the man changed his form. With the cracking of bones and the appearance of thick black hair in his entire body, he is once again the monster I saw earlier. I am beyond scared now but I can't do anything because both my arms are chained to the wall. His eyes were a mix of amber and black that watched me intently. Then very slowly he came forward. He looked me in the eye and with that came a voice from my head. "Really? Then explain to me why you can hear me talking now? It's one thing we werewolf can do. It's called mind-link." With that he changed into human form again with a smirk in his face. "See you later." Then he walked outside the room leaving me here petrified.
Werewolf
9.56.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cintai Aku, Om!

Cintai Aku, Om!

Raya Talita
Rara tersenyum senang lalu membereskan kotak kosong berisi sandwich tadi. "Semoga Om suka, ya. Itu menu baru dari aku soalnya. Semangat kerjanya buat kita nikah nanti. Dah" Dirga menatap Rara yang sedikit berlari keluar rumah. Matanya melirik kotak bekal di tangannya. Mau bagaimana lagi, Dirga merasa tidak enak jika menolak membawa bekal untuk hari ini. Dan melihat betapa senangnya Rara, ketika dirinya menerima kotak bekal ini. Dirga hanya menghela napas. Menghalau pikiran aneh yang tiba-tiba muncul. Dan Dirga tidak tahu harus mengatakan apa jika gadis itu tahu yang sebenarnya *** Raya, gadis berusia 21 tahun itu, sangat mencintai Dirga, lelaki yang berusia 29 tahun.
Romansa
102.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Akupun Menandatangani Namanya

Akupun Menandatangani Namanya

Perjanjian antar keluarga memaksa tunangan aku, Marvin Kurniawan, untuk menikah dengan aku. Orang tuaku telah meninggal. Sementara dia tergila-gila dengan Irma Fasnitan, putri dari musuh keluarga kami. Pada akhirnya, Marvin menelan seluruh kekaisaran keluargaku dan membuang aku ke dalam bahaya. Ia memamerkan Irma di sisinya, seolah wanita itu adalah trofi atas kemenangan yang berhasil diraihnya. Dua puluh tahun kemudian, aku berada di ambang kematian. Putra kami sendiri, anak aku dan Marvin yang menggenggam racun itu. Dia berkata aku tidak berguna, dan ayahnya butuh kekuatan keluarganya Irma. Lalu saat membuka mata lagi, aku sudah hidup kembali. Kembali ke hari sumpah pernikahan aku. Kali ini, untuk menyelamatkan keluargaku, aku tidak akan menandatangani namaku di perjanjian itu. Aku menandatangani namanya, Irma Fasnitan. Sedangkan aku? Aku membawa lari seluruh harta warisan yang ditinggalkan orang tuaku dan menghilang. Kali ini, aku tidak akan menjadi orang bodoh yang sekarat demi pria yang tak pernah menjadi milikku.
Cerita Pendek · Mafia
5.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pacar Online-ku Adalah Bosku

Pacar Online-ku Adalah Bosku

Pacar online-ku adalah bosku, tetapi dia tidak tahu soal ini. Dia terus minta ketemuan dan aku terus menolak. Pada akhirnya, aku memutuskan hubungan kami dengan tegas. Mood-nya langsung menjadi buruk. Seluruh staf harus menemaninya lembur. Bagaimana ini? Demi kesehatan fisik dan mentalku, sebaiknya aku balikan dengannya.
Baca
Tambahkan
Apa Kamu Kurang Istri?

Apa Kamu Kurang Istri?

Dua minggu sebelum pernikahan, Felix Darmaji tiba-tiba menunda upacara pernikahan kami. Dia berkata, "Shifa bilang kalau hari itu adalah pameran lukisan pertamanya. Dia sendirian saat acara pembukaan nanti. Aku khawatir dia merasa ketakutan kalau nggak sanggup menghadapi situasi itu, jadi aku harus pergi untuk membantunya." "Kita berdua juga nggak memerlukan acara penuh formalitas seperti ini. Apa bedanya kalau kita menikah lebih cepat atau lebih lambat sehari?" lanjut Felix. Namun, ini adalah ketiga kalinya pria ini menunda tanggal pernikahan kami demi Shifa Adnan. Saat pertama kali, Felix mengatakan bahwa Shifa baru saja menjalani operasi. Wanita itu merindukan makanan dari kampung halamannya, jadi Felix tanpa ragu pergi ke luar negeri untuk merawatnya selama dua bulan. Saat kedua kalinya, Felix mengatakan bahwa Shifa ingin pergi ke pegunungan terpencil untuk melukis serta mencari inspirasi. Felix khawatir akan keselamatannya, jadi dia ikut bersama wanita itu. Ini adalah ketiga kalinya. Aku menutup telepon, menatap teman masa kecilku, Callen Harlan, yang sedang duduk di seberang dengan sikap santai. Dia sedang mengetuk lantai marmer dengan tongkat berhias zamrud di tangannya, membentuk irama yang teratur. "Apakah kamu masih mencari seorang istri?" tanyaku. Pada hari pernikahanku, Shifa yang tersenyum manis sedang mengangkat gelasnya, menunggu Felix untuk bersulang bersamanya. Namun, pria itu justru menatap siaran langsung pernikahan putra kesayangan Grup Harlan, pengembang properti terbesar di negara ini, dengan mata memerah.
Baca
Tambahkan
Permainan Mustahil

Permainan Mustahil

Anggur merah mengalir perlahan menyusuri leherku yang jenjang, turun hingga ke tulang selangka, lalu ke bagian dadaku yang putih dan berisi. Cairan merah itu membasahi kedua buah dadaku, sebagian mengalir ke celah yang dalam di antaranya, lalu merembes ke kemeja putih yang kukenakan. Pakaianku pun menempel erat di tubuhku, membuat dua tonjolan lembut di dadaku tampak samar di baliknya. Tubuhku mulai bergetar pelan karena gugup, tetapi di saat yang sama, ada sensasi tegang yang sulit dijelaskan. Ini pertama kalinya aku dengan sadar mencoba menggoda pria lain selain suamiku.
Cerita Pendek · Gairah
4.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sakit Sesaat Demi Kebahagian Masa Depan

Sakit Sesaat Demi Kebahagian Masa Depan

Luna mempertaruhkan nyawanya sampai kehilangan pendengarannya demi menyelamatkan Yosep, tetapi pada akhirnya malah menjadi bahan hinaan teman-teman Yosep. Dia memutuskan untuk menjalani operasi demi memulihkan pendengarannya, meskipun ada risiko kematian otak. Setelah operasinya berhasil dan dia berniat membagikan kabar bahagia ini, calon suaminya, Yosep, malah menyebut nama cinta pertamanya saat bermesraan dengannya. Ternyata, Yosep masih belum melupakan wanita itu sampai sekarang. Luna yang dikecewakan akhirnya sadar dan pergi ke luar negeri. Dia melepaskan semuanya, termasuk Yosep.
Baca
Tambahkan
Godaan Istri Orang

Godaan Istri Orang

Pemain kartu yang cantik dan selalu bersikap angkuh, Sienna, selalu merendahkanku karena pekerjaanku cuma melayani tamu. Sampai suatu hari, aku tanpa sengaja menemukan rahasia kecanduannya, sikap Sienna langsung berubah 180 derajat. "Kak Zayn, apa kamu ... bisa membantuku?" Aku tidak menduga wanita ini akan berinisiatif meminta bantuanku. Sambil melihat tingkah Sienna, aku berusaha menahan hasrat dalam hatiku dan menyetujui permintaannya. Namun, di dalam otakku, aku terus memikirkan cara untuk "menyiksanya". Huh! Selama ini kamu meremehkanku, 'kan? Sekarang kamu malah meminta bantuanku?
Cerita Pendek · Gairah
15.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status