Dewa
"Oh Kakekku tercinta, di manakah kauberada saat ini? Oh Nenekku yang kurindu masihkah kaumengingatku di alam sana? Demi Tuhan yang menciptakan langit dan Bumi aku bersumpah akan selalu mengenang jasa-jasamu dalam mendidikku. Oh Kakekku temuilah aku saat malam menjelma dalam gulita, dekaplah aku dengan mimpi indah bersamamu. Sungguh tak bisa terpungkir satu tetes buliran yang mengalir ini karenamu, seolah semuanya akan menjadi samudra kepedihan yang luasnya menandingi samudra Hindia. Aku amatlah mencintaimu dan menyayangimu. Rinduku melayang bersamamu. Dan teruntukmu nenekku tercinta salam manisku setia, Chika."
Dendi asal ucap. Tak tahu syair yang terungkap masuk akal atau tidak. Sejelasnya
Hot Chapters