DOSEN GANTENG ITU SUAMIKU
Banyak teman yang memintaku untuk mundur saja, tetapi hati ini tetap ingin mendapatkan balasan perasaan darinya.
“Apa, sih, yang kamu harapin, Dar? Ezza itu nggak cinta sama kamu. Untuk apa masih mengejar cintanya? Itu sama aja kamu mengharap sesuatu yang tidak pasti.” Arumi—sahabat terbaikku, memberikan penjelasan kepadaku.
“Aku tetap yakin, Mi, kalau suatu saat nanti akan mendapatkan cinta Ezza.”
Ketika acara perpisahan kelas tiga SMA, aku kembali mengungkapkan apa yang kurasakan untuk Ezza. Dia dengan tega kembali menyakitiku. Dia mengaku kalau dirinya tidak memiliki perasaan sedikit pun terhadapku.
Bab Populer