Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Asmara dalam Prahara

Asmara dalam Prahara

Lebih tepatnya sebuah cemoohan. "Apa kamu tidak bisa mendapatkan pasangan yang sebaya? Anak saya masih terlalu muda. Amara bahkan belum genap 18 tahun. Dia harus menyelesaikan kuliahnya. Saya juga mau dia bekerja setelah lulus. Supaya dia bisa mandiri dan tidak diremehkan orang," ketus perempuan setengah baya itu. Dia menilik Bram dari tempat duduknya dengan tatapan menghakimi. "Kamu yakin akan menunggunya? Saya kok nggak yakin. Kamu akan segera melupakan Amara setelah ini. Bukankah lelaki semua begitu? Menggebu-gebu pada mulanya. Setelah bosan, kalian pergi begitu saja."
1019.5K viewsCompletedAdded to Library 409 Times as baca manga 18+
Read
+Library
TO GET HER

TO GET HER

Chapter 25 Makan Malam di Malibu Barron mengajak Aneesa makan malam, ada sesuatu yang ingin diberikan pada Aneesa dan ada informasi tentang lukisan Terry Agatha. Pastinya Aneesa sangat tertarik hingga tidak akan berpikir dua kali untuk pergi. Informasi tentang lukisan terakhir Terry mana mungkin bisa Aneesa lewatkan? Jika Barron benar-benar mendapatkan iformasi tersebut pastinya Barron mendapatkannya dengan tidak mudah karena informasi tersebut berkaitan dengan sang legenda.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 284 Times as baca manga 18+
Read
+Library
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Kyoko mengangkat bahu. Ayu mendengus, tidak kaget mendengar kejujuran Kyoko. Setelah mengenal lebih jauh, Ayu kini tahu jika Kyoko adalah otaku*. Dia lebih menyukai tokoh manga dan anime daripada manusia sungguhan, karena itu dia ketus saat berhadapan dengan orang sungguhan. Dan seleranya pada pria mengikuti. Kyoko lebih tertarik pada pria dalam bentuk dua dimensi—dalam manga dan anime. Ayu tidak keberatan dengan semua itu, bahkan terkadang ikut menikmati koleksi manga miliknya yang cukup lengkap.
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 502 Times as baca manga 18+
Read
+Library
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

Namira dan aku mah belum paham, lebih tepatnya gak mau paham karena setelah ini pasti akan ada adegan 18+. “Kok kita makan di sini, Bang?” tanya Namira. “Di dalam panas, di sini aja yang semilir. Adek mau satenya lagi? Abang kayak begah banget, mau nggak nih?” tanyaku yang melihat adikku begitu suka sate yang kami makan ini. “Mau, Bang. Semua boleh?” “Boleh, Abang bosan. Buat Namira aja.”
4.1K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as baca manga 18+
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status