Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
IBU SUSU UNTUK ANAK KONGLOMERAT

IBU SUSU UNTUK ANAK KONGLOMERAT

tanya Nabila, ia memegangi perutnya yang terasa melilit. Mbok Min menoleh, kemudian tersenyum sambil mengangguk. “Ibu menyusui memang harus makan tepat waktu. Lagi pula, Sandi pasti menyusunya sangat kuat, kan? Ya sudah, kamu makan saja duluan,” jawab mbok Min. Nabila tersenyum, lantas ia segera menyendok makanan ke dalam piring dan menyantapnya begitu lahap.
9.826.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 740 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Dan terlihat di depan mata ternyata Ibu yang memanggil. "Ada apa, Bu?" tanyaku pelan. "Kamu udah mau berangkat kerja ya, Sal?" tanya Ibu dengan melihat penampilanku dari atas sampai bawah. "Sarapan dulu, yuk! Ibu udah masak khusus buat kamu," ujarnya dengan tersenyum sangat manis. Dan aku tahu persis manisnya itu mengandung racun. Apakah ini juga bagian dari rencananya hari ini? ******************
1033.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 975 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Aku pun bergegas ke kamar mandi setelah menyeruput kopi susu buatan Ibu. Selesai mandi dan ganti baju, aku segera menghampiri Ibu yang sudah berada di meja makan. Aku sengaja memesan nasi uduk melalui ojek online untuk sarapan pagi ini. Kami hanya sarapan berdua, karena Arjuna harus berangkat lebih pagi untuk mengikuti ujian di sekolah. Di saat kami menikmati nasi uduk, Tiba-tiba ada suara mobil berhenti di halaman rumah. Aku begitu hafal dengan deru mesinnya.
9.4462.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.5K kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
Sutry Dickinson
Akhirnya TAMAT juga...... Thanks ottor, ceritanya bagus. Endingnya keren. Puas baca bab Ending yang full dan panjang banget ceritanya. Walaupun koin mahal di bab ending tapi puas bacanya. Setimpal, harga koin dan isi cerita
Husna Hidarani
EMOSI BANGET SAMA NISA YA ALLAH. UDAHLAH JALANG, PENGKHIANAT, PELAKOR, KENA AZAB EH MASIH AJA NYUSAHIN ANTON. ANTONNYA JUGA ANTARA NAIF DAN BODOH, BEDA NEDA TIPIS......... Sebel banget, tapi tetep baca terus, wkwkwk
Baca Semua Ulasan
Aku Milikmu, Tuan Arsya!

Aku Milikmu, Tuan Arsya!

Ia menerka-nerka dalam benaknya. Amira bangkit dari tidurnya. Namun, langkahnya terhenti ketika melihat sebuah boks sarapan dan termos kecil berisi susu di atas meja. Ia meraih secarik kertas yang ditempelkan di atas boks tersebut. "Selamat pagi, Nona. Maaf saya tidak bisa menemani Anda sarapan. Jangan lupa dihabiskan, ya. Ibu hamil harus mendapatkan nutrisi yang cukup, bukan?"
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Prajurit Tangguh

Prajurit Tangguh

Begitu juga Bayu putra kami sudah rapih dan wangi setelah kami mandikan. Aku dan Bayu menunggu Tiara yang sedang membuat sarapan pagi. Tumben sekali istriku membuat menu sarapan hamburger, pancake dan cleaker. Biasanya pasti lauk pauk dan nasi. Debora baru datang, dan duduk di meja makan. Menunggu Tiara. Setelah sarapan pagi matang, Tiara membawanya ke meja makan. "Good morning dear, good morning my beautiful child. Mama has made a simple breakfast menu for you dear ones," ucap Tiara dengan mengecup keningku dan Debora.
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 477 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Sukses Setelah Dihina

Sukses Setelah Dihina

tanya Ibu Saida kepada mereka semua yang sedang melakukan sarapan pagi di dalam kamar tempat beliau di rawat. “Iya, sabar atuh, Bu. Kami lagi sarapan,” jawab Nur Lela. Perempuan itu tampak sibuk menyiapkan sarapan untuk suaminya yang ala kadarnya, tidak semewah seperti di rumah sendiri. “Kamu duluan aja atuh, Ian. Kamu kan sudah selesai,” ujarnya kepada Tian.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

ucapku mencium punggung tangan IbuMertua. “Loh, kok nggak sarapan dulu, Sar?” Ibu Mertua terpanasesaat lihat ke tas kerja yang aku jinjing. “Aku bawa sarapan ke kantor, Bu. Ini kopi Mas Arga dansarapannya sudah aku siapkan. Aku juga sudah masak ayam balado dan sayur asam.” “Iya. Sarah, coba pikirkan lagi ide Ibu. Kamu tak perlurepot seperti sekarang dengan bangun pagi sekali buat masak lalu ke kantor.”
10113.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Ia makan disuapi oleh fatona. “Tumben, hari libur kok pada bangun pagi- pagi begini?” Habiba mengernyitkan dahi. “Bahkan sudah rapi? Biasanya pada malas- malasan?” “He hee… Mama tauuu aja.” Qansha menirukan gaya animasi yang sering dia tonton. “Mama terlambat keluar kamar.” Qasam menyahuti. Anak itu tengah menyantap sarapan dengan lahap.
9.8191.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Bukan Ibu Susu Biasa

Bukan Ibu Susu Biasa

“Gimana toh perempuan itu!? Malasnya nggak ketulungan! Masa udah jam tujuh pagi belum juga nyiapin sarapan buat Akash!” Akash yang baru saja keluar kamar sambil mengeringkan rambutnya yang masih basah lantas bertanya. “Memangnya siapa yang Ibu marahi pagi ini?” “Ya, tentu saja istrimu yang kampungan dan pemalas itu! Masa jam segini belum juga masak?! Kamu cepat bangunin atau mau wajah istrimu itu Ibu lempar pakai sandal?” “Istri?” Akash menautkan kedua alisnya yang berbentuk garis lurus.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Janda Laila

Janda Laila

Menanyakan Ibu dan Haris pergi jam berapa? Kedua mataku menangkap sosok Ibu yang sedang menata meja makan. Mempersiapkan sarapan seperti biasa. Aku mengucek mata. Memastikan apakah yang aku lihat beneran Ibu atau hanya halusinasi. “Ayo, Laila, sarapan! Ibu udah bikin roti bakar. Rotinya juga udah Ibu kasih mayonese kesukaan kamu.” Ternyata benar itu Ibu. Kenapa dia belum juga pergi?
9.8150.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status