Sentuhan Terlarang Dosen Killer
Nadanya rendah, namun suaranya dalam, tenang, membuat siapapun refleks memperhatikan.
“Behavioral Analysis,” katanya, memutar spidol di jemari, “Bukan hanya tentang teori. Tapi tentang bagaimana manusia membaca manusia lain.”
Ia menatap sekeliling kelas, perlahan. Tatapannya bergerak dari satu mahasiswa ke mahasiswa lain. Sampai akhirnya berhenti. Tepat di arah Karina.
“Contohnya,” lanjutnya dengan senyum tipis, “Saat seseorang berusaha terlihat tenang padahal seluruh bahasa tubuhnya berteriak panik.”
Hot Chapters