Yang Hilang Kan Berganti
Sembari menunggu Abi datang, aku memilih duduk di atas kursi makan, membiarkan penggorengannya gosong.
"Ikat separuh doang kan?" Aku mengangguk. "Ikatkan rambut aku, rapi nggak?"
"Rapi, tapi lama. Kenapa bisa?" Aku nggak bohong mengatakan fakta tersebut. Ikatan rambut bikinan Abi cukup rapi, padahal dia bukan mua, petugas salon atau sejenis itu. Terlepas dari ikatan rambut yang rapi membutuhkan waktu yang sangat lama. Aku bahkan harus bersabar untuk itu, sampai-sampai leher terasa kaku agar bisa tegak.
Bab Populer