Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perfect Partner

Perfect Partner

Meminta gadis cantik itu yang memilih menu. “Pak Bian mau makan apa?” Sebelum memesan makanan Flavia menatap Bian. “Pesankan saja yang sama.” Bian malas jika harus memikirkan makanan mana yang dipilih. Lebih baik ikut saja. “Berikan bebek goreng spesial tiga. Minumnya lemon tea.” Flavia menjelaskan pesanannya.
1017.9K viewsCompletedAdded to Library 358 Times as bestie
Read
+Library
Sweet Enemy

Sweet Enemy

Ainsley tertawa. "Aku bukannya tidak bisa, aku hanya malas saja. Aku hanya menggunakan high heels untuk pergi ke acara-acara bersama daddy dan mommy. Tapi mulai hari itu tidak lagi." Pungkas. "Kau mungkin akan seperti bibi Brianna," celetuk Dixon. "Memangnya mommy seperti apa?" tanya Ainsley mengerutkan kening. "Ya, bukankah bibi Brianna bisa melawan para pejahat meski ia mennggunakan high heels, benar?" kata Dixon sambil mengaduk-aduk saus yang tengah ia masak.
1022.7K viewsCompletedAdded to Library 725 Times as bestie
Show Reviews (32)
Read
+Library
Annisaa
Dari kemarin mau review gak sempat😭 ceritanya bagus, menarik gak bikin bosan kak 😅 aku suka bangett, btw Dixon nyebelin bgt tp nyebelinnya bikin gemesh ahahah😂 sumpah mereka menggemaskan bgtt 😭😍😍 Semangatt ya thorr nulisnya ❣️
Bae Rhein
Dan buat bab selanjutnya aku bisa ngeliat mungkin Ainsley bakal melow yah inget traumanya dan dixon bakal ngerasa bersalah.. Bab depan kayaknya bakal mulai sad nih 😭😭😭 semangat terus kakkk elpit💛💛
Read All Reviews
Little Brother

Little Brother

kilah Kayla. Bibir Zen tersungging miring. Lalu mendekatkan wajahnya ke wakah Kayla. Hidung mereka nyaris bersentuhan. "Tapi tubuhmu mengatakan hal lain," balas Zen. Kayla tergoda, lagi. Melihat bibir seksi Zen saat bicara, mengundang gairah dalam tubuhnya. Dalam sekejap Kayla hilang akal, lagi. Dan Zen menyeringai puas.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as bestie
Read
+Library
Sad Boy

Sad Boy

Bertahun-tahun bersahabat, lelaki penuh kelembutan itu paling tidak bisa tidur dengan keributan meski hanya kecil. "Masa iya sih, Serra sampai seperti itu padaku? Padahal aku baik dengannya selama jadi istriku," sela Bryan tak percaya sembari menimbang-nimbang tebakan sahabatnya. "Bisa jadi, loe kan paling ngga bisa tuh tidur dalam keadaan ribut walau hanya seperti dentingan. Masa loe ngga kenal sih sama diri loe sendiri."
106.1K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as bestie
Read
+Library
The Best Fri(end)s

The Best Fri(end)s

kata Anta, membujuk Lexa agar tidak bete lagi. “Beneran Nta!!, tapi tetep aja gue sedih seminggu gak bisa naik Baby Blue” kata Lexa. “Baby Blue? Sapa tu?, lagian kalo lo mau naik tinggal naik doang si Lex, gak usah di idupin” “Eh si dodol, maksud gue ngendarain, lu mah gak peka. Baby Blue tu nama motor kesayangan gue lah” kata Lexa sambil bersungut sungut marah.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as bestie
Read
+Library
Be My Friend

Be My Friend

saran Emilly. "Enggak ah, gue gak bisa bahasa Inggris," tolak Lucas. "Dynamite dari BTS aja, gimana?" saran Anne. "Nah, kalau dynamite gue setuju tuh!" sahut Lucas, membuat Emilly menatapnya sebal. "Ya lagu dynamite juga pakai bahasa Inggris, Lucas! Bukan pakai bahasa sunda!" omel Emilly, yang diomelinya hanya memasang wajah tak bersalahnya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as bestie
Read
+Library
Invasi Beast

Invasi Beast

“Seperti yang saya bilang kemarin, kalian akan melawan beast secara langsung." "Tapi sebelum itu, saya akan jelaskan pembagian level beast. Level dibagi berdasarkan ukuran dan kemampuan fisik mereka. Beast paling lemah adalah level 5, dan yang paling kuat… level berapa?” Riyan dan Anton menjawab kompak. “Level 1, Pak.” Pak Roger tersenyum samar. “Jawaban kalian... benar. Ada yang bisa menjelaskan kenapa level 1 paling kuat?"
857 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as bestie
Read
+Library
BEHIND

BEHIND

"Tak ada manusia yang benar-benar baik selain mereka yang mengikuti kata nurani. Kemanusiaan adalah setinggi-tingginya kebaikan." Ya, gadis ini benar. Sejak lama, aku bahkan hampir tak pernah menemui manusia yang benar-benar punya nurani jika bukan karena imbalan. Busuknya manusia, nurani mereka mampu dibeli hanya dengan alat tukar transaksi. "Kau terlalu banyak bicara, ternyata. Siapa namamu?" "Tonia Rene." "Nama yang unik. Janinmu laki-laki atau perempuan?"
107.1K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as bestie
Read
+Library
MOIROE

MOIROE

Jawaban yang ingin dia katakan adalah 'IYA' Leana merasa tidak habis pikir, "Aku merasa gila! Mengapa kalian semua tertarik pada manusia yang begitu lemah sepertinya?! Jelas aku begitu sempurna dan memiliki segalanya, dia bahkan tidak bisa dibandingkan denganku. Ada apa dengan penglihatan kalian semua?!" Neo tidak bisa untuk tidak bergumam, "Tapi kau itu Ular." Semua orang bisa mendengarnya, begitu pula dengan Leana. "Aku Gorgon! Bodoh! Berhenti mengatakan aku adalah ular!" Isaura hanya ingin tertawa sekarang. "Apakah kau bermaksud untuk menertawakan aku dasar manusia rendahan?!! Aku benar-benar ingin merobek mulutmu."
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 940 Times as bestie
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

"Ada cemilan manis di kamarmu," bisik Louis Soute saat Andreas pamit istirahat di malam pestanya yang hedonis dan ramai itu. "Kau tidak berubah. Sudah kubilang, kalau aku tidak suka perempuan." Andreas tersenyum miring ke arah partner bisnis keluarganya itu. Louis tertawa terbahak-bahak seraya menepuk pundak anak tunggal kawan lamanya itu.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as bestie
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status