Jenderal Tiran Itu Suamiku
Di dalam, dia liat seorang lelaki tua lagi duduk di depan meja penuh gulungan catatan lama, sibuk nulis sesuatu.
"Permisi," Ratri nyapa pelan. "Saya... kayaknya kesasar."
Lelaki itu nengok cepet, kaget. Begitu liat siapa yang berdiri di depannya, dia buru-buru berdiri dan membungkuk.
"Gusti Putri. Maaf, saya nggak nyangka—" dia berhenti sejenak, natap Ratri lebih lama dari yang wajar. "Saya Ki Bramantyo, tangan kanan Jenderal Wira."