Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Adik Madu Pilihan Mertuaku

Adik Madu Pilihan Mertuaku

Undangan makan malam dari Mama mertua harusnya membuat Nilam bahagia, nyatanya bahagia hanya menjadi angan saat Nilam tau bahwa tujuan utama acara tersebut adalah untuk memperkenalkan calon madu untuknya. Apakah Danu bersedia memberikan adik madu untuk Nilam seperti perintah Mamanya?
Lainnya
4.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Setelah menerima pekerjaan barunya sebagai asisten Presiden Grup Jing Sheng, ia pun bersiap melapor untuk pertama kalinya kepada sang atasan yang, sama seperti dirinya, juga baru saja menjabat. Ia belum sepenuhnya paham medan yang akan dihadapinya, namun tak disangka, tugas pertamanya justru datang dengan kejutan besar. "Pagi besok, batalkan semua jadwal rapat," ujar pria itu dengan nada tenang namun tak terbantahkan. "Jam sembilan, ikut aku ke kantor catatan sipil. Kita akan mengambil surat nikah." Hari pertamanya bekerja dan ia sudah harus menghadapi kenyataan bahwa sang presiden yang baru itu, dengan seenaknya, memaksanya untuk menikah. Tanpa perkenalan, tanpa proses pendekatan, hanya satu perintah yang tak memberikan ruang untuk pembangkangan. Haruskah ia melawan? Atau menuruti saja perintah pria yang bahkan belum sempat benar-benar ia kenal? Malam harinya, ketika rumah sudah senyap dan waktu tidur tiba, pria itu bersandar santai di ambang pintu kamar. Suaranya terdengar ringan, malas, namun ada nada menggoda yang tak bisa diabaikan. "Bu Ny. Presiden, aku mau matikan lampunya. Kau yakin ingin tidur meringkuk seperti bakpao kukus sambil memeluk pisau?" Perempuan itu menatap tajam sambil tetap memegangi senjata kecil yang ia bawa untuk berjaga-jaga. "Kalau begitu, kau bisa tidur di luar." "Tidak mungkin," sahut pria itu cepat. "Ini rumahku." "Siang tadi, kau sendiri yang mengalihkan hak kepemilikan rumah ini padaku. Jadi sekarang, ini rumahku," balasnya tenang, tapi tajam. Saling menantang di antara batas logika dan perasaan, keduanya berdiri di ujung ketegangan yang entah akan berakhir dengan perang atau... sesuatu yang jauh lebih membingungkan.
Romansa
10703 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Married Young

Married Young

Nur Hikmah
Nawang Wulan tiba-tiba ngebet ingin nikah karena Sudah lelah hidup satu rumah dengan para keponakan-keponakannya yang jumlahnya melebihi anak kelinci. Selain itu, dia ngebet nikah karena Sudah lelah untuk berusaha move on dari sang mantan. Dengan beraninya, Nawang atau biasa disapa Nana itu meminta tolong pada sang Papa untuk mencarikannya calon suami. Tanpa disuruh pun, Papa Sudah mau sekali. Sampai akhirnya Papa menemukan sosok yang pas untuk dijadikan mantu. Yaitu Arsan Arsyad. Dia adalah duda anak satu dan seorang Guru BK di salah sebuah sekolah. Ketika Nawang dan Arsan di pertemukan, Nawang terkejut setengah mati. Dia, si Arsan Arsyad yang katanya calon suaminya itu adalah guru BK di sekolahan SMAnya dulu. Sebenarnya bukan Guru BK Nawang, Arsan Arsyad Guru BK anak IPA, sedang Nawang adalah anak IPS. Setelah tahu bahwa calonnya adalah Arsan Arsyad, Nawang Sudah berniat akan membatalkan perjodohan itu. Namun, nasi Sudah menjadi bubur. Inginnya dia perjodohan ini batal, bubar dan selesai. Sayangnya sang Papa tidak merestui keinginan Nawang. Akhirnya, mau tidak mau Nawang menikah dengan Arsan Arsyad. Demi pergi secepatnya dari rumah, karena Sudah muak dengan amukan para ponakan. Serta berusaha mengobati luka hatinya yang lagi-lagi gagal move on dari Arman, si mantan. Lalu, bagaimana kisah rumah tangga keduanya? Nawang yang urakan, tidak suka anak kecil. Di pertemukan dengan anaknya Arsan yang ternyata galaknya melebihi Bapaknya. Lantas, bagaimana dengan posisinya yang menjadi istri Arsan Arsyad si pria pendiam namun memiliki kegalakan tingkat tinggi. Sekali mengamuk, semua bisa gempar. Apalagi dia guru BK. Bisa dibayangkan bagaimana sifatnya. Yang pasti keras. Akankah Nawang sanggup menghadapi satu-persatu permasalahan rumah tangga? Akankah Nawang sanggup menghadapi Ibu mertuanya yang dari awal tidak suka padanya? Dan, akankah Nawang bisa sanggup melawan Hanna? Wanita yang notabene-Nya adalah adik ipar Arsan. Wanita yang selalu bisa membuat Alin tersenyum dan menurut.
Romansa
9.815.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Terjerat dalam Kecanduan Cinta

Terjerat dalam Kecanduan Cinta

[Berusaha Mendapatkan Kembali Cinta Sang Istri, Pasangan Eksklusif] Sembilan tahun lalu, Miana Senora bertemu Henry Jirgan untuk pertama kalinya dan dia jatuh cinta pada padangan pertama. Tiga tahun lalu, Miana menjadi bagian keluarga Jirgan, dia menjadi istri Henry. Dia mengira bahwa mereka akan hidup bersama untuk selamanya. Dalam tiga tahun itu, Miana memperlakukan Henry bagaikan harta karun, dia merendahkan dan mengorbankan dirinya sendiri agar bisa mendapatkan hati Henry, ingin menjadi wanita yang sangat dicintai Henry. Namun .... Hati sebagian orang tidak akan pernah bisa didapatkan dan di mata sebagian orang, selain pujaan hatinya, mereka tidak akan pernah bisa melihat orang lain. Tiga tahun kemudian, Miana mengetahui bahwa dirinya hamil. Pada hari yang sama, pujaan hati Henry juga mengumumkan kehamilannya secara terang-terangan. Miana bertanya pada Henry, "Bagaimana kalau aku hamil?" "Gugurkan!" balas Henry. Miana bertanya lagi, "Kalau pujaan hatimu juga hamil, apa kamu juga akan suruh dia menggugurkannya?" Henry menjawabnya, "Setelah anak itu lahir, anak itu akan menjadi cucu tertua dari keluarga Jirgan!" Miana kecewa dan putus asa. Dia memutuskan untuk bercerai. Namun, Henry merobek surat perceraian itu. Dia mendorong Miana ke pintu dan berkata dengan setiap kata yang penuh penekanan, "Kamu adalah wanitaku, selamanya kamu hanya bisa menjadi milikku!" Miana mengajukan gugatan cerai terhadap Henry ke pengadilan, tetapi sebelum hasilnya keluar, dia ditabrak seseorang dan hampir mengalami keguguran. Demi melindungi bayinya, dia menyembunyikan kehamilannya dan pergi sejauh mungkin. Ketika Miana kembali, Henry mendatanginya dan berkata, "Bu Miana, kita masih harus menyelesaikan masalah bahwa kamu sudah menculik anakku!"
Romansa
9.1153.0K DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
Tambahkan
Tety Juniarwati Sa
Masak iya seorang pengacara terkenal, pintar seperti Miana, harus tertindas dan dibodohin sama Jenice, Ini hidup si Miana, apa gak ada bahagia-bahagianya, keluarga menindas, suami menindas, ada wanita ular si Penulis pun buat seolah kejahatan dan manipulasi gak bisa terungkap,Bosan juga lama"
Ki基 Boom繁
Apalah saya yang baca dari bab awal langsung lompat ke bab 248, 249, 250.....dan kesimpulannya jelas novel ini hanya akan membuat asam lambung naik. seorang pengacara hebat bahkan kalah trik sama pelakornya, hidup Miana bahkan lebih menyedihkan daripada yatim piatu yang hidup seorang diri.
Baca Semua Ulasan
Wanita ketiga Duda Kaya

Wanita ketiga Duda Kaya

Sebagai laki-laki, aku tidak mau munafik, aku bukan tipe laki-laki yang akan melewatkan hubungan suami istri karena tidak cinta, karena itu aku akan meminta hak aku sebagai suami," ucap Rain, ia pikir harus memperjelas semuanya. Dania tau di dalam agama, hukum menolak suami adalah dosa besar, tapi dia benar-benar belum siap secara mental. Baginya berhubungan badan itu musibah karena kehidupan dan masa depannya hancur karena hal itu. "Apa aku boleh menolak? Kalau pak Rain tidak tahan, maka nikahi saja Bu Monika, aku akan membantu menutupinya untukmu." ucap Dania dengan hati-hati. Ia asal bicara saja agar Rain bisa menahan diri. Ia sengaja menyebut nama Monika agar Rain teralihkan. "Sekalipun aku mau menikahinya itu masih membutuhkan proses dan waktu yang lama, kenapa tidak memanfaatkan yang sudah di depan mata saja dan sudah halal tentunya." Rain tidak mau mengalah begitu saja, ia bangkit dari tempat tidur lalu mendekati Dania. "Aku benar-benar tidak siap, Pak." ucapnya dengan suara bergetar bahkan sudah mulai menangis. "Aku mengerti ketakutanmu tapi kamu harus menghadapinya." Rain tahu caranya menghadapi wanita seperti Dania, cukup berikan kenyamanan saja. Ia mengangkat dagu Dania, menatapnya sebentar walaupun Dania berusaha menggeleng untuk menolak. "Dania, coba lihat aku, apakah wajah tampanku ini terlihat mengintimidasi? Apa aku terlihat seperti laki-laki yang akan menodaimu?" Dania melemah, ia menatap Rain dengan mata basahnya, ia merasa sedikit aman dan nafas yang tadinya terasa berat dan tidak beraturan menjadi lebih ringan. Rain menghapuskan air matanya lalu perlahan mencondongkan tubuh untuk menciumnya.
Romansa
102.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Duri Pernikahan

Duri Pernikahan

Aku baru saja membuka studio yoga, dan menerima beberapa murid baru. Di antara murid-murid baru itu, ada seorang murid yang punya tubuh paling lentur dan cantik menggemaskan. Aku pun lebih memerhatikannya daripada murid yang lain. Namun, siapa sangka kalau muridku itu bertingkah genit setelah bertemu suamiku, bahkan mulai menggodanya. Muridku itu juga mulai berani menyindirku. "Kudengar, ada banyak istri orang kaya yang dulunya orang biasa, sengaja ikut kelas pelatihan sosialita supaya terlihat seperti perempuan dari keluarga kaya. Mereka biasanya wajib ikut kelas yoga. Lalu sengaja menggoda pria, ini benar-benar penghinaan bagi yoga itu sendiri!" "Pak Nathan, sebagai investor studio yoga ini, sebaiknya Bapak amati baik-baik. Instruktur biasanya hanya membimbing murid laki-laki, bahkan kadang mereka berdua masuk ke ruang istirahat, dan baru keluar setengah jam kemudian ...." Suamiku jadi mencurigaiku karena fitnah tidak berdasar tersebut. Aku dan suamiku cekcok beberapa kali hingga pernikahan kami berada di ujung tanduk. Aku pun memutuskan untuk mengeluarkan muridku yang satu itu dari studio yoga, dan menyuruhnya mencari tempat lain. Tapi suamiku malah membelanya, dan memintaku yang pergi dari studio ini. Saat aku sedang marah besar karena masalah ini, muridku itu malah mendatangiku dengan perut yang sudah membesar, memintaku melepaskan suamiku. "Pak Nathan berasal dari keluarga kaya, mana mungkin dia nggak mau punya anak sebagai pewarisnya kelak? Bu Nada kan sudah berumur, jadi sebaiknya mundur dan lepaskan Pak Nathan." Aku tersenyum, "Baiklah, aku akan melepaskannya." Tapi siapa sangka? Kalau ternyata Nathan punya banyak hutang hingga puluhan juta, bahkan dinyatakan mandul.
Baca
Tambahkan
Adik Angkat Suamiku, Benalu Pernikahanku

Adik Angkat Suamiku, Benalu Pernikahanku

Pada tahun kelima pernikahanku dengan bos keluarga mafia yang sangat berkuasa, aku menemukan sesuatu yang aneh. Jimat pelindung yang dia berikan padaku ternyata membuat kepalaku sakit setiap kali aku membawanya bersamaku. Sebagai seorang dokter bedah, hal itu langsung membuatku waspada. Aku mengambil kantong-kantong kecil yang sebelumnya kutemukan di dalam jimat itu, lalu membawanya ke laboratorium toksikologi di Rumah Sakit Sentosa. Dokter itu memeriksa salah satu kantong kecil tersebut, lalu memberitahuku bahwa isinya adalah sejenis racun yang bekerja secara perlahan. Racun itu bukan hanya merusak tubuh korban sedikit demi sedikit, tetapi juga dapat membuat orang tersebut menjadi tidak subur setelah beberapa waktu. Aku menangis sambil berucap dengan nada tak percaya, "Tapi, itu nggak mungkin! Suamiku yang memberikan ini padaku! Namanya Vito Kastoyo. Dia juga pemilik dari rumah sakit ini!" Dokter itu menatapku dengan bingung sebelum menimpali, "Bu, tolong berhenti mengatakan hal yang nggak masuk akal. Aku mengenal Pak Vito dan istrinya kok. Hubungan mereka sangat dekat dan mesra. Selain itu, belum lama ini istrinya baru saja melahirkan seorang bayi laki-laki. Sekarang, mereka berdua sedang berada di ruang VIP untuk melihat bayi mereka." Kemudian, dokter itu menunjukkan sebuah foto di ponselnya kepadaku. Vito mengenakan setelan hitam seperti biasanya dengan lambang Keluarga Kastoyo yang disulam di pakaiannya. Dia sedang menggendong seorang bayi di lengannya. Sementara itu, aku mengenal wanita yang berdiri di samping Vito. Namanya Chika Hutomo. Selama ini, Vito selalu menyebutnya sebagai adik angkatnya.
Cerita Pendek · Mafia
3.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Suamiku itu seorang buta arah, bahkan tidak bisa membaca navigasi. Di hari pernikahan pun dia tersesat dan datang terlambat, hingga pernikahan kami harus ditunda tiga hari. Saat hari peringatan pernikahan, dia juga tersesat dan makanan yang sudah kusiapkan di meja pun dingin. Bahkan ketika aku hamil delapan bulan dan terjatuh di kamar mandi sambil meminta tolong, dia memang terdengar panik, tetapi tetap saja tersesat di jalan pulang selama lima tahun. Dia baru sampai setelah aku selesai mengkremasi anak kami di rumah sakit. Aku menjadi murung, dan orang-orang di sekitar mencoba menghiburku. “Otaknya memang bodoh dan tidak bisa mengingat jalan, bukan sengaja datang terlambat. Jangan marah lagi, kalian masih bisa punya anak.” Aku hanya mengangguk dengan linglung. Namun saat dalam perjalanan ke pemakaman anakku, aku baru sadar suamiku tidak memakai sopir dan malah memutar arah menuju rumah asistennya dengan lancar. “Merry, pemakamannya tidak mulai secepat itu. Aku antar Bella ke bandara dulu, dia sedang buru-buru pulang kampung.” Tanpa memberiku kesempatan menolak, mobil itu sudah sampai di depan pintunya. Asisten itu dengan luwes duduk di kursi depan, kata-katanya menusuk hati. “Lihat, aku sudah melatihmu dengan baik. Kalau kamu berani lupa jalan ke rumahku, aku akan menghukummu.” Ketika menyadari keberadaanku di kursi belakang, ia lalu menjulurkan lidah dengan canggung. “Bu Merry, tadi saya hanya bercanda.” Aku menahan diri agar tidak meluapkan emosi. Tetapi setelah mengantar asistennya, suamiku kembali “lupa” jalan ke pemakaman, sehingga upacara tertunda setengah jam. Aku memeluk kotak abu anakku, dan akhirnya benar-benar putus asa. Ternyata, seseorang bisa menjadi pengecualian … hanya saja itu bukan diriku dan anakku.
Baca
Tambahkan
Un baiser ardent

Un baiser ardent

La première période de chaleurs après ma transformation en loup-garou, mon petit ami Florian a rompu avec moi. Je n'arrêtais pas de pleurer, non pas parce que j'étais triste, mais parce que la douleur des chaleurs était sur le point de m'engloutir. J'ai tiré désespérément sur sa manche, essayant de l'embrasser de force pour apaiser ma souffrance. Mais il m'a poussée avec impatience vers son frère en disant : « Mon frère, Camille a trop bu et ne pouvait pas se contrôler, peux-tu la calmer pour moi ? » En voyant Louis s'approcher, mon petit ami a ajouté à voix basse : « Louis, garde un œil sur elle, ne laisse aucun autre homme s'approcher. Je romps juste temporairement avec elle, mais une fois que j'en aurai assez de m'amuser, je reviendrai avec elle. » Louis a hoché la tête, m'a portée dans la voiture et m'a consolée avec douceur : « Tu souffres beaucoup ? » Incapable de supporter la douleur des chaleurs, j'ai attrapé sa cravate en pleurant et l'ai supplié : « Aide-moi... » Les pupilles de Louis se sont rétrécies, sa voix était rauque : « Comment veux-tu que je t'aide ? » J'ai collé mes lèvres aux siennes et ajouté : « Embrasse-moi... ou laisse-moi t'embrasser. » À la fin de ce baiser passionné, ma souffrance s'est largement apaisée. J'ai regardé Louis, dont le bout des oreilles était rouge, et j'ai de nouveau attrapé sa cravate. « Peux-tu me raccompagner chez moi ? »
Baca
Tambahkan
Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Mutiara Sukma
Sebuah pesan masuk ke dalam gawaiku, tak ada firasat apapun saat itu. Dengan santai pesan itu kubuka. Sebuah foto yang dikirim oleh nomor tak dikenal. Mataku membulat sempurna, tak percaya dengan apa yang kulihat, hingga berkali-kali aku memperhatikan bahkan sampai men-zoom foto itu sedetail mungkin, takut jika mata ini salah menyimpulkan. [Maafkan saya, Bu!] tulis si pengirim foto. Aku tak menghiraukan pesannya, butir demi butir air mengalir dari sudut mata, mengaburkan penglihatan. Menandakan bahwa foto itu membuat luka didalam sana. Sebuah foto resepsi pernikahan yang berlatarkan salah satu pemandangan di Puncak, tertampang nyata, sangat indah begitu pula dengan senyum dari kedua mempelai yang terlihat sempurna dan bahagia. Mas Arya, pengantin laki-laki yang kini sedang bersanding dengan seorang wanita muda dan cantik itu adalah suamiku. Suami yang sudah sepuluh tahun ini kuhaturkan bakti kepadanya. "Ma, Mama kenapa menangis?" cepatku susut air mataku dengan ujung jari, dan mematikan ponselku agar gambar yang begitu mengiris hati itu tak sampai terlihat oleh Alisa, putriku. "Ga, sayang. Mata Mama kelilipan," ungkapku asal. Kuraih tubuh mungil Alisa dalam pelukan, gadis lima tahun ini begitu sangat berarti bagiku. "Kak Alif mana sayang?" tanyaku mengalihkan pembicaraan. "Ada, Ma lagi di kamar, muraja'ah," Aku tersenyum getir. 'Mas, kita sudah punya putra dan putri yang begitu membanggakan, aku juga meninggalkan karierku demi berbakti kepadamu, kenapa masih saja curang dibelakang ku?' bisikku dalam hati. "Ma, Ayah kapan pulang?" Alisa bersandar didadaku, tanganku terulur membelai rambut panjang nan hitam milik Alisa. "Baru juga dua hari, Ayah pergi Nak, udah rindu aja," ujarku menggoda sambil menekan emosi dihati. Dua hari yang lalu, Mas Arya pamit akan ke Kalimantan mau mengurus bisnisnya. Aku yang tak begitu mengikuti perkembangan perusahaan, percaya saja padanya. Tak mungkin rasanya, Mas Arya mengkhianatiku dia lelaki yang baik, sholeh, penyayang dan selalu romantis. Namun, apa yang terjadi benar-benar diluar bayanganku
Romansa
1024.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
222324252627
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status