Editor Dingin Bikin Bucin
Isabella menjawab dengan santai, “Tentu saja aku ada urusan. Aku ingin membahas soal sinopsis novel baruku denganmu. Tapi sebelum itu, apa di sini memang tidak ada kursi lagi? Tidak mungkin aku berdiri sampai jam pulang kantor nanti, kan?”
Felix dengan cepat menghampiri meja Nathaniel sambil mendorong kursi kerja untuk ditempati Isabella. “Tentu saja ada, Isabella. Tenang saja,” katanya sambil tersenyum.
Isabella menerima kursi tersebut dengan senyum, “Terima kasih banyak, Felix.”
“Sama-sama, Isabella. Aku harap kau senang bekerjasama dengan BelleVue Books, meski kantor kami kecil dan tidak nyaman begini,” kata Felix dengan ramah.
Hot Chapters