Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Dia mengedar pandangan, mengamati setiap sudut kamar kekasihnya yang kini menjadi kamar mereka. "Dia punya novel gak ya?" gumam Grace pada diri sendiri. Grace merambati rak buku suaminya. Banyak sekali buku tentang bisnis. Ya, Marvel memang pebisnis. Jari telunjuk Grace terus menyusur. Ah, sepertinya ada jajaran novel. Saat tertarik dengan salah satu judul, Grace mengambilnya. Ternyata bukan novel biasa. Mana Grace paham yang beginian? Judulnya saja sulit dicerna dan menimbulkan kontroversi. Grace kembalikan buku itu.
1047.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 946 kali sebagai buku grit
Baca
+Pustaka
Oh, My Grim

Oh, My Grim

Semoga saja Juan tidak bisa mendengar suara detakan yang rasa-rasanya begitu kentara di tengah lorong toilet yang sepi. “Huft, enaknya keramas,” papar Grace yang muncul dari balik pintu kamar. Bermodalkan kaus oblong, celana pendek sport sedengkul, dan handuk yang diusap-usapkan begitu kasar pada rambut pixie-nya. “Udah ketemu semua buku yang lo perlu?”
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai buku grit
Baca
+Pustaka
CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

Mary Aram tertegun sejenak. Dengan sorot mata bingung, Mary Aram menatap Patrice Mea, lalu tuan besar Sahu Mea Malawi yang sedang berbincang dengan tuan besar Felix Aram dan Boa Moza. "Paman Sanif! Siapa yang memberiku buku keuangan dan daftar gaji karyawan?" Mary Aram bertanya kepada paman Sanif yang kebetulan lewat membawa dua botol anggur. "Kakak anda Amar Mea Malawi, Nona Muda!" paman Sanif tersenyum meletakkan botol anggur.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai buku grit
Baca
+Pustaka
Dalam Jeratan Bodyguard Tampan

Dalam Jeratan Bodyguard Tampan

ucap salah seorang perempuan. Grita tertawa kecil lalu menyeringai. "Siapa peduli? Lagipula dia memang sudah tidak punya harga diri, "ucap Grita pelan, sangat pelan sampai dua perempuan di depannya tidak mendengarkan ucapannya. "Aku tidak mengira Siska perempuan seperti itu, kupikir dia perempuan baik." Temannya menimpali. "Wajahnya memang lugu seperti perempuan baik-baik, tapi kita tak akan pernah tahu sifat aslinya. Simplenya, don't judge a book by its cover."
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai buku grit
Baca
+Pustaka
BUKAN HASRAT SUAMIKU

BUKAN HASRAT SUAMIKU

G yang penuh pesona di mataku. Sekarang bahkan aku tidak ingin memalingkan wajahku dari setiap gerakan tangan kekarnya yang menyembulkan urat-urat jantan. Buku-buku jarinya memutih, begitu lincah mengendalikan benda bulat itu.
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 738 kali sebagai buku grit
Baca
+Pustaka
Ancient Werewolves

Ancient Werewolves

Grizell sangat marah dan membiarkannya pergi bersama Guinea entah akan membawanya ke mana. Bibi membawa Hopi keluar, menutup semua pintu dan membiarkannya di luar untuk sementara waktu. Bibi hendak membantu Grizell untuk menyusun bukunya tapi Grizell menolaknya karena ini buku harian yang tidak boleh dibaca oleh orang yang bukan keluarga kakek. Hanya perlu menyusunnya saja kembali dan merekatkannya kembali dengan selotip, berharap saja bisa kembali terlihat seperti buku.
9.928.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 912 kali sebagai buku grit
Baca
+Pustaka
Ibuku Seorang Misoginis

Ibuku Seorang Misoginis

Aku menatap sedih buku-buku yang dilempar sembarangan ke karung, lalu bertanya dengan suara berat. "Di mana Amanda?" "Dia sudah meninggal."
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai buku grit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status