Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Resiko Pekerjaan Pengasuh Menyusui

Resiko Pekerjaan Pengasuh Menyusui

Nyonya di keluarga kaya tak punya ASI untuk menyusui. Mereka pun memperkerjakan aku yang masih dalam masa menyusui untuk datang ke rumah. Hari ini, saat sedang menyusui si kecil, suaminya yang kaya itu malah salah sangka, mengira aku adalah istrinya….
68.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai cerita 18 keatas
Baca
+Pustaka
Yoga Privat Bersama Adik Ipar

Yoga Privat Bersama Adik Ipar

“Hmm… tunggu sebentar… jangan begini….” Saat sedang diajari yoga secara privat oleh adik iparku, dia malah menekan pinggangku dan memaksaku dalam posisi merangkak di atas matras. Kemudian, tangan besarnya itu mulai meraba tubuhku dengan bebas. Aku merasa malu, sekaligus kesal. Tapi, di saat yang sama, api dalam tubuhku seolah terbakar dan tak bisa dikendalikan. Aku hanya bisa menungging dan berusaha menahan gelombang gairah yang menyerang. Namun, aku tak menyangka sentuhan itu perlahan semakin dalam, membuatku hampir menyerah sepenuhnya. Pada saat aku menyadarinya, tubuhku sudah terkulai lemas dalam pelukannya, terombang-ambing antara nafsu dan rasa bersalah….
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai cerita 18 keatas
Baca
+Pustaka
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Aku, putri tunggal sang raja judi, lahir dan tumbuh di tengah darah serta intrik. Ayah demi melindungiku, membesarkan sembilan pria untuk menjadi perisai hidupku. Begitu dewasa, aku harus memilih satu di antara mereka sebagai tunanganku. Namun, tanpa ragu aku mencoret nama Dikta Maulana, meski dialah yang selama ini ada di hatiku. Karena aku masih ingat jelas… di kehidupan sebelumnya, tepat di hari pertunanganku, aku diculik musuh keluarga. Paku beracun ditancapkan menembus telapak tanganku. Dengan tubuh gemetar, aku menelepon Dikta, berharap dia menyelamatkanku. Tapi yang kudengar hanya suara dinginnya, suara yang menghancurkan seluruh harapanku. “Larisa, jangan pakai lelucon membosankan ini. Lokasimu jelas-jelas masih di kamar hotel!” “Demi mendapatkanku, kamu bahkan rela membuat drama murahan. Menjijikkan!” Lalu… tawa manja seorang wanita terdengar di ujung telepon. Air mataku jatuh, mataku terpejam penuh putus asa. Saat sangkar besi ditenggelamkan ke dasar laut, air asin yang dingin menyesakkan hidung dan mulutku. Di sanalah hidupku benar-benar berakhir. Namun ketika membuka mata kembali… aku berada di hari saat ayah memintaku memilih tunangan. Kali ini tanpa ragu, nama pertama yang kucoret adalah Dikta! Tapi di pesta pertunanganku dengan Tomi Kurniawan… Kenapa dia justru menangis, memohon agar aku menikah dengannya?
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai cerita 18 keatas
Baca
+Pustaka
Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

Pada hari peringatan lima tahun kebersamaan kami, pacarku Luis Loren memberiku sebuah gelang yang harganya tidak sampai dua ratus ribu. Malam itu juga, dia membelikan sebuah kapal pesiar seharga 20 miliar untuk cinta pertamanya, Paula Santoso. Aku menolak gelang itu. Dia malah mengataiku tidak pengertian. "Aku memberikan hadiah pada Paula demi saham perusahaan, bukan karena aku masih memiliki perasaan padanya." "Kamu hanyalah orang miskin, aku sudah berjanji akan menikahimu, memangnya masih nggak cukup? Padahal ini adalah ujian terakhir untukmu, Ziva, kamu gagal." Aku mengakhiri hubungan kami. Dia langsung melamar Paula. Lima tahun kemudian, kami bertemu di sebuah hotel mewah, tepatnya tempat diadakan Konferensi Bisnis. Perusahaannya akan segera menjadi pemimpin industri, dia masuk dengan menggandeng Paula. Ketika dia melihatku, aku sedang berdiri di kolam air mancur dengan pakaian yang berantakan. "Ziva." Dia berkata dengan nada sinis, "Dulu, kamu menolakku. Kamu nggak menyangka setelah berpisah denganku, hidupmu akan lebih buruk dari pengemis, 'kan?" "Jangan kira karena kamu merekayasa pertemuan ini dan menunjukkan betapa menderitanya hidupmu, aku akan mengasihanimu dan membawamu pergi." Aku mengabaikannya. Berlian biru kesayangan putraku yang ayahnya berikan sebagai hadiah ulang tahun pertama tidak sengaja jatuh ke dalam air mancur. Putraku menangis tersedu-sedu, aku harus segera menemukan berlian biru itu.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai cerita 18 keatas
Baca
+Pustaka
Sang Ratu Tersembunyi

Sang Ratu Tersembunyi

Pernikahannya tinggal setengah jam lagi, tapi asisten tunanganku, wanita ini, baru saja menyerahkan selembar kertas padaku. Aturan nomor satu. Tidak boleh ada kontak fisik dengannya di luar, kecuali dia secara langsung mengizinkannya. Aturan nomor dua. Keintiman hanya boleh terjadi jika dia yang memulainya. Aku wajib memenuhi hasratnya setidaknya sekali dalam sebulan. Aturan nomor tiga. Dia bisa menuntut haknya kapan saja, di mana saja, dan aku tidak boleh menolak. ... Setelah aku selesai membaca seluruh kontrak dua halaman ini, aku harus berjuang keras mempertahankan senyum di wajahku. Menelan amarah yang membara di dalam perutku, aku menelepon tunanganku. "Alex, ini apaan sih?" "Apa maksudnya dengan kalimat kalau mempelai pria memiliki anak, mempelai wanita wajib membesarkannya, tanpa memedulikan siapa ibunya?"
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai cerita 18 keatas
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Menjauhi Keluarga yang Membunuhku

Terlahir Kembali: Menjauhi Keluarga yang Membunuhku

"Setelah terlahir kembali, aku menjauhi keluargaku dan pacarku. Mereka ingin merayakan ulang tahunku, aku berpura-pura sedang dinas luar kota. Orang tuaku menyuruhku pindah kembali ke rumah, aku langsung membeli sebuah rumah sendiri di malam itu juga. Bahkan ketika pacarku mengatakan ingin menikah, aku malah berbalik dan mendaftarkan pernikahan dengan orang lain. Semua ini karena aku dan adikku terjebak dalam banjir di kehidupan sebelumnya. Aku beruntung karena tersangkut di dahan pohon dan selamat, sementara adikku, Greta, tenggelam dan meninggal. Orang tuaku mencekik leherku sambil memaki, "Kalau bukan karena kamu, mana mungkin Greta bisa mati!" Pacarku, Ardhen, berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Setelah menghiburku, dia menikah denganku. Namun, saat seluruh keluarga berlibur dengan kapal pesiar pada hari ulang tahun pernikahan kami, aku malah didorong sendiri oleh mereka dari dek kapal. "Biar kamu juga merasakan, bagaimana rasanya mati karena tenggelam!" Ternyata, mereka semua menganggap kematian adikku adalah salahku. Sedari awal, orang yang dicintai pacarku juga adalah adikku. Di kehidupan ini, aku memilih hidup untuk diriku sendiri. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika aku dan adikku sama-sama jatuh ke air."
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai cerita 18 keatas
Baca
+Pustaka
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai cerita 18 keatas
Baca
+Pustaka
Derita Menantu Jelita

Derita Menantu Jelita

Setelah suamiku lumpuh karena kecelakaan, ayah mertuaku pun pindah untuk tinggal bersama kami. Suatu hari, suamiku bilang ingin meninggalkan keturunan demi meneruskan garis keluarga, lalu diam-diam memasukkan obat ke dalam minuman ayah dan aku. Sejak saat itu, semuanya pun lepas kendali….
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai cerita 18 keatas
Baca
+Pustaka
Di Balik Penyakit, Ada Cinta yang Mekar

Di Balik Penyakit, Ada Cinta yang Mekar

Demi kebahagianku dan Alex Simina, aku memutuskan untuk mengobati stenosis kongenitalku di rumah sakit. Akan tetapi, dokternya itu teman Alex. Aku juga merasa malu dengan rencana perawatannya. “Selama terapi, kita akan melakukan kontak fisik intim yang nggak dapat dihindari.” “Seperti berciuman, bersentuhan, dan …”
15.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai cerita 18 keatas
Baca
+Pustaka
Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Di tengah padatnya jam sibuk pagi hari di dalam kereta, dengan mata yang memerah, aku terdesak oleh lautan manusia hingga ke sudut gerbong dan ikut terhuyung mengikuti laju kereta. Sosok tubuh pria yang terasa hangat menempel begitu erat di tubuhku, sementara hembusan napasnya sesekali terasa menyapu lembut di telingaku. Yang lebih parahnya lagi, aku bisa merasakan dengan sangat jelas sebuah benda keras yang terhalang oleh kain rok tipisku, berulang kali bergesekan dan membentur area sensitifku. Benturan itu membuat kakiku terasa lemas. Gemetar reflek dari tubuhku tampaknya malah memicu desahan napas tertahan dari pria itu, yang perlahan mulai meruntuhkan akal sehatku. Awalnya kupikir, begitu melangkah keluar dari gerbong itu, perasaan yang membuatku hilang kendali ini bisa kutinggalkan sepenuhnya di masa lalu. Namun, semua berubah ketika pria itu kembali muncul di hadapanku dan mulai berbicara dengan suaranya yang serak. Barulah aku menyadari, sejak mencicipi momen yang begitu mendebarkan, sepertinya diriku tak bisa lagi benar-benar lepas darinya.
558 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai cerita 18 keatas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2930313233
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status