Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sst, Kak, Ini Rahasia!

Sst, Kak, Ini Rahasia!

Secara insting ia langsung merentangkan kedua tangannya, menangkap pinggang gadis yang menubruk dadanya dengan keras. "Itu, Kak! Serangga gila! Kecoak terbang! Dia mau nempel di badanku! Tolong usir, Kak! Usir dia sekarang juga!" racau Sylvia meronta histeris, menenggelamkan wajahnya di dada bidang pria itu sambil meremas kemeja Maxwell kuat-kuat. "Kecoak?!" Maxwell nyaris tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Napasnya memburu. "Kamu teriak seolah sedang dibunuh orang hanya karena seekor kecoak?!"
1015.3K viewsOngoingAdded to Library 488 Times as kocak
Read
+Library
AKAN KUTUNGGU

AKAN KUTUNGGU

Ketiganya kompak melengos kasar dan berdecak jengkel. "Dasar musang," bisik salah satu karyawati dengan nada jijik. "Di atas tiap hari duduk ditempeli Cinda, di bawah sok manis banget meluk istrinya. Dasar buaya." "Yang bener musang apa buaya?"
1038.3K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as kocak
Read
+Library
Kubuat Kau Mencintaiku!

Kubuat Kau Mencintaiku!

*** *Room Chat* Dera Udah tidur? Dani Belum. Kamu jam berapa tidur? Dera Biasanya sekarang, tapi gak ngantuk :( Dani Tidur. Besok biar besok gak ketiduran di kelas. Dera Hehe Dani Kenapa? Dera Lucu deh Dani Apa? Dera Dani lucu Dani ?? Dera Cara ngomong Dani lucu. Dulu-dulu kan kaku kayak orang dari antah berantah. Sekarang udah lebih santai
2.5K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as kocak
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Suara ternak juga mengiringi naiknya mentari di ufuk timur, memberi kehangatan dan memudarkan titik embun di ujung dedaunan. Eko keluar dengan pakaian kerjanya. Dia menyesap kopi yang mengepul, lalu mulai menikmati sebatang rokok yang terselip di jarinya. Tika masih sibuk di dapur, dia tak mengijinkan Asih turut serta. "Kau tamu, As. Tamu adalah Raja, masa Raja ikut sibuk di dapur," ujar Tika yang diikuti tawa keduanya.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as kocak
Read
+Library
RETAK

RETAK

Ayah dan anak itu sudah berbaikan. Setelah berbicara dengan sang ayah. Vitaloka memilih menepi sejenak di dekat prasmanan. Mencicipi berbagai kue basah yang tersedia. Kemudian, mengecek gawainya untuk memastikan pekerjaan yang masuk. Untung saja sebelum undangan tersebar, dia belum menyebarkannya ke teman kantor. Jika iya, maka Vitaloka akan menahan malu yang membuat dia merasa tak nyaman.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as kocak
Read
+Library
K E Y

K E Y

loved you, I loved you, I loved you But that was then But that was then "Maria bukan Meri, jangan salah ya, kamu yang mulai bukan aku Kala." "Lo yang bodoh, lo nyalahin semuanya ke Gue? Gila lo ya!" "Hei, gurun pasir yang tandus juga tahu, kalau kamu emang bersalah, gak usah bela diri gitu." "Hah?! Cewek kayak LO ITU CUMA SAMPAH! BUAT APA DI PERTAHANIN?"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as kocak
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Menggugah selera. "Mbak, maaf. Haruan cacapan limau kuit tolong diganti jadi menu lain!" sela lelaki berseragam loreng itu. Mataku membeliak, menatap lelaki yang selalu bertindak sesuka hati itu. Sebelum aku membuka mulut, Mas Brian kembali berujar. "Dev, kamu punya asam lambung. Jangan makan yang asem dan juga pedas! Mas gak mau kamu jatuh sakit dan harus di opname lagi!"
103.2K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as kocak
Read
+Library
Mendadak Kaya

Mendadak Kaya

Valerie berlari kecil menuju dapur sembari bersenandung ria dan memanggil Rocelyn. Rocelyn terlihat sedang memasak untuk sarapan, "Aku sedang memasak, Valerie." "Um, kau masak apa?" tanya Valerie sambil berjinjit untuk melihat apa yang dimasak oleh Rocelyn. "Menu sarapan pagi ini adalah roti isi cokelat dan stroberi, lalu ada beberapa muffin keju yang sangat kau sukai. Pagi ini aku akan membuat teh madu sebagai minuman." jelas Rocelyn.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as kocak
Read
+Library
Kadrun

Kadrun

Kadrun yang baru memasuki kamar terburu-buru keluar menuju sumber teriakan. “Ada apa, Sayang?” tanya Kadrun cemas. “kecoa! Ada kecoa di laci itu!” Siti menunjuk-nunjuk laci meja di depan sofa. “Oh, itu. Biasa lah kalau di sini.” Kadrun menimpali dengan tersenyum. “Biasa? Aku tidak suka kecoa, Kadrun!” teriak Siti mengagetkan Kadrun. Kadrun langsung memandang Siti dengan tatapan bingung. Apalagi Siti barusan hanya memanggil namanya begitu saja. Tidak seperti biasanya.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as kocak
Read
+Library
THE KOLONI

THE KOLONI

Gerutuku kesal. Ini kali pertama aku dan Dami mengaktifkan kekuatan yang tidak umum diantara para kaum werewolf. Membaca memori dan pikiran wolf lainnya dengan sedikit memberikan mereka rasa sakit. Dan itulah yang terlihat, isakan menahan sakit dari Iko terdengar, sementara Dami membaca memori yang terjadi mengenai pembicaraan mereka dan para Godwolf.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as kocak
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status