Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Karma Untuk Istri Durhaka

Karma Untuk Istri Durhaka

Demi menegosiasikan sebuah proyek besar, istriku melakukan perjalanan bisnis selama setengah tahun. Pada hari di mana dia kembali, istriku muncul di hadapanku sambil bergandengan tangan dengan klien utama kami. Ironisnya lagi, bayi dalam kandungan istriku sudah berusia tiga bulan. Klien utama itu, dengan perut buncitnya, melemparkan sebuah kontrak ke arahku. "Pak Edwin, demi proyek ini, istrimu sudah banyak berkorban." "Kalau bukan karena menghormati Melissa, aku nggak akan mau bekerja sama dengan perusahaan kecil seperti punyamu ini!" Istriku menyentuh perutnya yang membuncit itu dan terlihat bangga. "Kontrak ini hasil negosiasiku. Ada satu syarat kalau kamu mau menandatanganinya, kita cerai!" Aku mengambil kontrak itu dan langsung merobeknya menjadi beberapa bagian. "Oke, kita akhiri pernikahan ini. Tapi, aku nggak akan menandatangani kontrak kotor ini!"
Baca
Tambahkan
Gadis Desa yang Kecanduan Seksual

Gadis Desa yang Kecanduan Seksual

Aku adalah seorang petani yang menderita kecanduan seksual berat. Penyakit ini sering kambuh dan sangat mengganggu proses panen saat musim panen. Dengan putus asa, aku mengikuti suamiku mencari pengobatan dari dokter desa yang baru datang. Tetapi, cara pengobatannya membuatku sangat terkejut.
Cerita Pendek · Gairah
8.5772.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Peluk di Antara Gas dan Napas

Peluk di Antara Gas dan Napas

"Jangan tiduri aku di atas motor..." Suamiku membawaku ngojek, tapi penumpang laki-laki di belakangku malah memeluk pinggangku yang ramping, lalu mendorongku sedikit demi sedikit. Dia tampaknya ingin memperkosaku di depan suamiku!
Cerita Pendek · Gairah
23.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tetangga jadi Cinta

Tetangga jadi Cinta

Sejak seorang pria tampan pindah ke rumah sebelah, aku sering mendengar suara-suara tidak senonoh dari sana. Suara itu terdengar sangat intens dan terus berlanjut sampai tengah malam. Aku pun menggedor dinding untuk mengingatkan agar jangan terlalu berisik. Tapi sial, dia malah semakin keras setelah diingatkan. Jangan berani macam-macam dengan budak korporat yang istirahatnya terganggu! Aku pun langsung mendatangi rumah sebelah dan mengetuk pintu. Tak disangka, ketika pintu terbuka, pemandangan yang kulihat benar-benar mencengangkan. Aku menyesal pergi ke sini. Mungkinkah aku akan dipaksa bungkam dan dibunuh?
Baca
Tambahkan
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Di malam pengantin, istriku bersikeras agar aku mengenakan penutup mata, karena tubuhnya hanya untuk orang yang dia sebut cinta sejati. Hatiku langsung hancur seketika, aku pun bertanya dengan suara tajam, "Kamu ini istriku atau istrinya?!" Istriku membalas dengan suara lebih keras. "Aku memang menikahimu. Tapi apakah itu berarti aku harus memperlihatkan tubuhku padamu? Paksaan dalam pernikahan tetaplah paksaan. Aku hanya akan menunjukkan tubuhku pada Charli, karena kamu sama sekali nggak pantas." Setelah itu, saat dia berkata ingin menjadi istriku, aku malah merasa dia tidak pantas lagi.
Baca
Tambahkan
Primadona Disangka Murahan

Primadona Disangka Murahan

Ada yang menyatakan perasaannya kepadaku di laman web pengakuan kampus, tetapi pacar teman sekamarku malah mengomentari unggahan itu dengan pernyataan bahwa aku sudah pernah tidur dengan semua siswa di kampus. Saking marahnya, aku langsung lapor polisi. Teman sekamarku pun memohon kepadaku untuk memaafkan pacarnya. Dia bahkan bilang akan meminta pacarnya untuk mengunggah permintaan maaf di laman web kampus. Belum sempat permintaan maaf itu kuterima, sebuah video tidak senonoh keburu tersebar di kalangan siswa. Semua orang mengatakan bahwa akulah sosok perempuan dalam video itu. Aku pun diinterogasi pihak kampus dan akhirnya diminta untuk cuti. Saat aku pulang, orangtuaku menolak mengakuiku sebagai putri mereka. Kehilangan segalanya membuatku begitu putus asa dan depresi hingga akhirnya aku memutuskan untuk bunuh diri. Namun, saat mataku terbuka lagi, aku kembali pada hari di mana pengakuan perasaan itu terpajang di laman web.
Baca
Tambahkan
Dituduh sebagai Menantu Durhaka

Dituduh sebagai Menantu Durhaka

Ayah mertuaku jatuh terpeleset dan terkena serangan stroke. Darah menggenang di lantai dari kepalanya. Aku mengambil kain pel dengan tenang dan membersihkan darah di lantai. Menit-menit ini adalah waktu penting untuk menyelamatkan nyawanya. Tapi aku, menantu perempuannya, membiarkan waktu tersebut berlalu begitu saja. Di kehidupan sebelumnya, aku adalah orang pertama yang mengetahui jatuhnya ayah mertuaku. Aku cepat-cepat memanggil ambulans untuk membawanya ke rumah sakit. Tindakan operasi perlu tanda tangan persetujuan dari anggota keluarga terdekat. Tapi saat aku menelepon suamiku, dia mengira aku cemburu karena dia sedang bersama cinta pertamanya. Dia menolak datang ke rumah sakit dan menuduhku mengarang alasan agar membuatnya pulang. Akhirnya, ayah mertuaku meninggal karena tidak mendapat perawatan tepat waktu. Karena tidak bisa menemui ayahnya untuk yang terakhir kali, suamiku menyalahkanku dan akhirnya membunuhku dengan pisau dapur. "Ini semua salahmu! Ayahku sudah sangat tua, tapi kamu nggak merawatnya dengan baik! Kamu gagal berbakti padanya saat dia masih hidup, jadi matilah dan lanjutkan tugasmu sebagai menantu di alam kubur!" Aku membuka mata dan menemukan bahwa aku kembali ke hari ketika ayah mertuaku jatuh. ....
Baca
Tambahkan
Pengobatan Khusus

Pengobatan Khusus

Saat masa menyusui setelah melahirkan, aku sering mengalami payudara bengkak dan hasratku untuk berhubungan juga semakin meningkat. Suamiku yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya, tidak bisa memenuhi kebutuhan biologisku, sehingga pertengkaran di antara kami menjadi semakin sering. Pada akhirnya, suamiku yang merasa rendah diri, malah balik menyalahkanku dan mengatakan aku mengalami sindrom pascamelahirkan. Dia bersikeras membawaku ke luar negeri untuk menjalani terapi khusus demi meredakan gejala tersebut. Saat tiba di luar negeri, suamiku membawaku ke sebuah klinik terapi khusus. Tak kusangka, terapis yang akan menangani diriku adalah seorang pria barat yang tampan. Dalam suasana yang semakin menggoda, pria tampan itu tersenyum mendekatiku dan berbisik, "Nyonya, mau coba merasakan kebahagiaan dua kali lipat?" Setelah berkata demikian, dia membantuku melepas celana pijat sekali pakai perlahan-lahan. Pada saat yang bersamaan, seorang terapis tampan lainnya masuk ke ruangan ....
Cerita Pendek · Gairah
52.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Aku Bukan Boneka

Aku Bukan Boneka

Ibu kandungku mengatakan bahwa suamiku berselingkuh dan memintaku untuk bercerai secepatnya. Aku hanya ingin memverifikasinya terlebih dahulu baru menangani masalah ini. Jika memang benar, aku ingin melindungi hak-ku. Namun, dia langsung membuat keributan di pameran seni yang membutuhkan waktu tiga tahun untuk menyelenggarakannya. Dia mengataiku sebagai wanita matre di depan umum. "Kamu menggunakan uang pria itu untuk menyelenggarakan pameran, apa bedanya dirimu dengan seorang pelacur? Apa aku membesarkanmu untuk menjadi wanita matre? Kenapa kamu begitu menjijikkan?" Dia mengamuk, menghancurkan lukisanku yang bernilai puluhan miliaran dengan pisau, tetapi dia terus mengatakan itu demi kebaikanku, berharap aku menjadi mandiri dan kembali ke jalan yang benar. Aku memegang tanganku yang tergores dan berdarah sambil berkata kata demi kata, "Yang kamu sebut kembali ke jalan yang benar itu berarti aku harus bercerai dengan suamiku, lalu menikah dengan duda berusia 45 tahun yang memiliki seorang anak, berpenghasilan 5,6 juta sebulan, dan masih ingin aku yang memberinya mahar?"
Baca
Tambahkan
Balasan Reinkarnasi pada Sahabat Munafik Pacarku

Balasan Reinkarnasi pada Sahabat Munafik Pacarku

Setelah aku mengambil cuti sekolah, orang tuaku tidak mendesak apa pun. Namun sahabat masa kecil pacarku yang memasang citra sebagai si genius ber-IQ tinggi justru menelepon. Karena aku sedang sibuk turun ke sawah bekerja, menanam sayur dan bermain air, sama sekali tidak punya waktu menulis kode. Di kehidupan sebelumnya, sahabat masa kecil itu mengirimkan rancangan program yang sama persis dengan rancanganku satu hari lebih awal. Semua orang memaki aku tak tahu malu, menuduhku menjiplak dan memalsukan. Aku berusaha menjelaskan, tetapi sama sekali tidak ada yang percaya. Kemudian sahabat masa kecil itu bahkan membuka siaran langsung, memfitnahku melakukan perundungan di kampus. Mereka dengan gila-gilaan melakukan perundungan daring terhadap seluruh keluargaku. Akhirnya orang tuaku, saat mengemudi untuk menghindari para warganet ekstrem, mengalami kecelakaan dan tewas. Aku tidak sanggup menanggung pukulan itu, lalu melompat dari gedung tinggi dan tewas dengan penyesalan yang tak terpadamkan. Hingga detik terakhir sebelum kesadaranku lenyap, aku tetap tidak mengerti apa sebenarnya yang terjadi. Jelas itu hasil jerih payahku, mengapa justru orang lain yang lebih dulu merilisnya. Saat aku membuka mata lagi, aku kembali ke sehari sebelum insiden penjiplakan itu terjadi.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2223242526
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status