Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bintang

Bintang

Ceklek. Pintu kamar mandi menampilkan Bintang yang hanya berbalutan handuk dan menampilkan dada bidangnya dengan rambut basah acak-acakan membuat Bulan menatap cengo. Bintang tersadar saat ada bantal yang terkena di mukanya. “HUWAAA... MATA BULAN UDAH GAK SUCI LAGI...” Teriak Bulan kencang langsung didekap oleh tangan Bintang agar diam.
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 77 Beses bilang bagaikan pungguk merindukan bulan
Read
+Library
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Kertas bernuansa hijau dengan sebuah tulisan tangan yang begitu indah. Hingga setelahnya, aku pun mulai membacanya. Putri Bulan Malam kian menjelang Sejauh mata memandang Hanya ada ribuan bintang Yang cahayanya terang benderang Aku masih disana Memandang penuh pesona Menghadirkan tanda tanya Dimana putri bulanku berada Aku tak mau merindu Yang pada akhirnya berakhir pilu Aku hanya ingin merindu
9.723.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 800 Beses bilang bagaikan pungguk merindukan bulan
Read
+Library
Si Buta Dari Sungai Ular

Si Buta Dari Sungai Ular

"Tunggulah pembalasanku, Si Buta dari Sungai Ular! Sebentar lagi pasti kau akan modar di tanganku!" Kepala Penguasa Demit mendongak ke atas. Bulan purnama di angkasa bermuram durja dengan senyum hambar. Tak ada kegairahan di sana. Tak ada semangat di balik sinarnya yang berkilauan. Petaka apakah ini? -o0o-
1052.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang bagaikan pungguk merindukan bulan
Ipakita ang mga Review (26)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
INovel terbaru saya PENDEKAR KERA SAKTI Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Basahin ang Lahat ng Review
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

ujar nenek itu menunjuk fhoto itu Aku sendiri bingung dengan ucapan nenek itu, kemudian nenek itu berkata lagi. “Lamun pas bulan purnama, teangan nini diditu, (apabila pas bulan purnama datang, cari nenek,)” dia menunjuk ke atas ke arah bulan. “Dina hiji tempat di gunung, lamun syarat sudah ada semua geroan ngaran nini Anteh. Engke nini datang jang mukakeun jalan. (di suatu tempat di gunung, kalau syarat sudah ada semua panggil nama nenek Anteh, nanti nenek datang buat membukakan jalan.)”
9.8682.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 18.4K Beses bilang bagaikan pungguk merindukan bulan
Ipakita ang mga Review (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Basahin ang Lahat ng Review
Rumah Atmaja

Rumah Atmaja

Gelap dan sunyi. Bagas menatap ke langit tampak bulan separuh terlihat terang dan cantik. Melihat bulan, Bagas tersenyum. Kerinduannya pada Nawang benar-benar tak terhindarkan lagi. "Nawang Wulan," lirih Bagas. "Kamu mau bikin aku jadi Jaka Tarub ya, Dek. Hehehe." Bagas tertawa miris. Cukup lama Bagas berdiri menatap bulan tanpa berniat mengalihkan tatapannya. Tanpa Bagas sadari beberapa pasang mata tengah mengamatinya dari dalam tirai yang sengaja dibuka.
1019.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 741 Beses bilang bagaikan pungguk merindukan bulan
Read
+Library
THE SON OF DESTINY

THE SON OF DESTINY

ia bergumam rendah. Ming Shi mengikuti pandangan gadis itu. Memang bulan tengah purnama. Bulat besar dan memendarkan kilau putih keperakan yang amat menawan. Ia bangkit berdiri. “Aku ingin ke kebun belakang, memandangi bulan secara langsung.” Ia memandang Li Sha. “Maukah kau menemaniku?”
8.820.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 759 Beses bilang bagaikan pungguk merindukan bulan
Read
+Library
Naga Penakluk Hati

Naga Penakluk Hati

"Rasamu seperti bulan purnama." Ia membelai rambut perakku. Menggenggam sejumput yang menggantung di dekat bahu, lalu mengendusnya. "Bulan. Aromamu seperti bulan." "Bulan? Aku tidak tahu kalau bulan itu punya aroma." "Punya. Ia beraroma sepertimu. Dan ... terasa sepertimu."
102.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 96 Beses bilang bagaikan pungguk merindukan bulan
Ipakita ang mga Review (24)
Read
+Library
cyllachan
Halo pembacaa… versi revisi sudah up semua ya XD ada beberapa part yang kurevisi terutama di bagian awal. Semoga kalian suka revisinya dan cerita lebih hidup. Ke depan aku bisa upload seperti biasa lagi ya. Selamat membaca! Jangan lupa tinggalkan komentar yaaa. Komentarmu adalah penyemangatkuhhh
Luthfiyya
Masuk ke dunia Game kyaknya seru yaa. apalagi biasanya suka kalah pas main game, ehh tiba-tiba masuk ke game itu sendiri, jadi kau gamau harus bisa menang biar ga mati. ceritanya keren sih, apalagi buat yg suka cerita fantasy, ini beneran cocok dibaca malem".
Basahin ang Lahat ng Review
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

Kini tinggal bagian dalam saja yang menutupi tubuh molek sang wanita. Rembulan malam ikut tersenyum memberikan aroma gairah pada dua pasang anak manusia yang dilanda rindu tersebut. Dinginnya malam akan mengisyaratkan untuk mereka lebih memilih menghancurkan bongkahan rindu yang selama ini menjadi batu tak tersentuh.
9.7213.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.3K Beses bilang bagaikan pungguk merindukan bulan
Read
+Library
Purnama

Purnama

Ia melihat Langit melambaikan tangannya, di depan Langit ada Bintang yang tersenyum senang. Purnama melangkah mendekati meja tempat putra dan mantan suaminya duduk. Bintang berdiri menyambut Purnama lalu berucap, "Akhirnya kamu dateng juga, ayo langsung pesan aja," "Aku ke sini bukan untuk makan es krim," kata Purnama dengan wajah serius. "Jangan terlalu teganglah, santai. Mending kita makan es krim dulu."
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 89 Beses bilang bagaikan pungguk merindukan bulan
Read
+Library
MISTERI WANITA REMBULAN

MISTERI WANITA REMBULAN

Perduli setan dengan dunia sekitar di mana mereka hidup. Angin musim kemarau yang menyapu ke arah ilalang liar yang perlahan mulai bergoyang, berlanjut naik ke batang pepohonan yang seakan terbenam semakin dalam di tanah, dedaunan rimbun yang ada di atasnya pun perlahan-lahan tampak bergoyang semakin liar. Sementara rembulan pucat kekuningan terus pula merangkak di kebiruan langit kelam. Dan saat tiba di puncaknya, sang rembulan mendadak tersentak, diam.
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 32 Beses bilang bagaikan pungguk merindukan bulan
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status