Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tidur di Barak Proyek Bersama Suami Sahabatku

Tidur di Barak Proyek Bersama Suami Sahabatku

Aku terpaksa menumpang di barak proyek tempat sahabatku bekerja, tetapi kehadiranku justru memancing perhatian sekelompok pria di sana. Suami sahabatku berniat melindungiku. Namun, tanpa sengaja dia menyelinap ke dalam selimut dan meraba seluruh tubuhku. Aku yang sudah menjanda selama setengah tahun pun, tak sanggup menahan gejolak yang muncul ....
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Konser yang lepas kendali

Konser yang lepas kendali

"Aku mohon, Kak. Berhenti, aku nggak kuat lagi." Di konser yang penuh sesak itu, seorang pria berdiri persis di belakangku dan terus menekan bokongku. Sialnya, hari ini aku pakai rok mini sebatas pantat, sedangkan di dalamnya cuma pakai celana dalam model thong. Pria itu bahkan mengangkat rokku dan menempel kuat pada pantatku. Suasana makin heboh, seseorang di depanku menabrakku sampai aku mundur selangkah. Tubuhku mendadak menegang, rasanya seperti ada sesuatu yang tiba-tiba masuk…
10.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Malam Panjang di Bus Terakhir

Malam Panjang di Bus Terakhir

"Nggak, jangan .... Empat orang terlalu banyak, aku nggak sanggup." Di dalam bus malam itu, empat rekan kerja suamiku menekanku ke kursi dan merenggangkan kedua kakiku dengan paksa. Salah satu pria yang berdiri di depanku melepas ikat pinggangnya, lalu menyabetkannya dengan keras ke pantatku. "Buka kakimu! Perempuan kayak kamu memang pantas puasin kami." Kemudian, dia merobek paksa celana dalamku yang sudah basah kuyup ....
37.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 857 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

"Paman, apa di rumah ada mentimun? Boleh aku pinjam sebentar …?" Saat badai topan melanda, sahabat putriku terjebak di rumahku. Malam itu, dengan wajah kemerahan, dia mencariku untuk meminta mentimun, katanya, "Aku cuma agak lapar, ingin makan mentimun untuk mengganjal perut." Melihat tonjolan kecil di balik baju tidurnya, darahku seketika bergejolak. Aku sengaja berkata, "Paman punya sesuatu yang jauh lebih enak daripada mentimun di sini."
43.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Tangan pria itu menyusup ke dalam pakaianku, menyusuri punggungku yang halus dan dingin, bergerak perlahan seolah menelusuri setiap inci kulitku. Aku terdiam di pelukannya, tak berani bergerak sedikit pun. Di telingaku, suaranya yang dalam dan menggoda berbisik, "Katakan, apa kamu menginginkanku?" Saat itu, di kamar sebelah, sang majikan dan kekasihnya sedang berlatih "yoga berpasangan". Getar hasrat dalam diriku pun perlahan mulai tergugah! Aku rasa aku sudah kehilangan akal. Jangan-jangan aku juga ingin melakukan hal yang sama seperti mereka yang ada di kamar sebelah?
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Catatan gadis 19 tahun, hadiah terindah di ulang tahun menginjak usia dewasa dari ayah tiriku adalah bagian bawahnya yang besar. "Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu," ucap ayah tiriku sambil merobek gaunku dengan kasar.
10407.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.4K kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Jabakan Maut Sahabatku

Jabakan Maut Sahabatku

Setelah suamiku tak lagi berfungsi, aku mulai mengisi hari-hariku dengan mainan. Pada akhirnya, aku malah kecanduan pada hal yang sulit dijelaskan itu. Dengan alasan suamiku sudah melukaiku sampai berdarah saat menggunakan mainan itu, aku memutuskan pergi ke sebuah klinik untuk mencari pengobatan. Tak disangka, ternyata dokter pria di sana adalah teman suamiku sendiri. Saat dia memintaku berbaring di ranjang pasien, lalu dengan tegas memisahkan kedua kakiku dan tangannya mulai bergerak ke arah sensitif itu. “Adik ipar, jangan panik… sini biar kuperiksa.” Rasa hampa dan gejolak dalam diriku mulai membakar akal sehat. Di saat yang bersamaan, aku mendengar suara suamiku dari balik pintu sedang mencariku.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Niat Jahat Majikanku

Niat Jahat Majikanku

Melamar sebagai pengasuh bayi, aku tak menyangka majikanku, Pak Jeff malah ingin menilai sendiri kelayakanku. “Tak disangka ternyata kamu begitu berisi, sepertinya anakku tak akan kelaparan lagi. Selanjutnya, aku harus periksa kualitasnya.” Demi pekerjaan yang sulit kudapatkan ini, aku menahan rasa malu dan menunjukkan profesionalitasku, tapi tiba-tiba Pak Jeff malah mendekat…. “Ah, jangan digigit….” bisikku pelan, suaraku gemetar tak karuan. “Aku punya gangguan emosi, hanya susu segar yang bisa menenangkanku.” Sejak hari itu, aku harus menyediakan susu segar untuk Pak Jeff dan anaknya setiap hari. Tapi, semua ini malah diketahui oleh ayah Pak Jeff. Suatu malam, tiba-tiba dia memanggilku ke ruang kerja….
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Putri Bos yang Mencuri di Toko Serba Ada

Putri Bos yang Mencuri di Toko Serba Ada

“Tolong, jika nggak panggil polisi, aku akan lakukan apa pun yang kau inginkan.” Saat bekerja di toko serba ada, aku memasang kamera CCTV di atas rak untuk menangkap pencuri. Tanpa disangka, orang pertama yang tertangkap adalah seorang mahasiswi yang terlihat polos dengan bentuk tubuh bagus. Aku membawanya ke gudang untuk geledah badan. Selama penggeledahan, kelembutan payudaranya langsung membuatku berfantasi. Lebih aneh lagi, entah sejak kapan celana dalamnya ternyata juga sudah basah.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Di bawah meja pengacara yang sedang menyusun surat cerai, jariku yang lembut meraba jauh ke dalam relung jiwaku. Aku memejamkan mata, seolah bunga yang lama kekeringan kini disirami embun manis, terbang melayang dalam nikmat yang memabukkan. Tiba-tiba, kursi empuk di bawah pinggulku berubah menjadi tubuh pria yang tegas dan kuat. Tangan pria itu mulai menyentuh kulit putihku dengan penuh kelembutan...
14.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1617181920
...
36
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status