Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sayang, Aku Minta Maaf

Sayang, Aku Minta Maaf

Suamiku bekerja lembur, jadi di rumah hanya ada aku dan adik ipar. Suatu malam, dia memberiku segelas susu dan menggagahiku ....
99.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Teknik Pijat yang Spesial

Teknik Pijat yang Spesial

IGD rumah sakit. Aku membuka kedua kakiku dan baring di atas ranjang pasien, bagian terluka yang tunggu pemeriksaan terlihat begitu saja. “Dok, aku...aku nggak sengaja memasukkan sesuatu.” Jari yang memakai sarung tangan karet itu masuk ke dalam...... “Aku baru saja mengembangkan teknik pijatan baru yang dapat memberikan efek menenangkan untuk kondisi seperti Anda yang pengembangannya berlebihan. Apakah Anda mau mencobanya?” Melihat wajah tampan dokternya di bawah lampu operasi, aku dengan malu mengangguk kepala.
36.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Kenangan Gila di Kereta Api

Kenangan Gila di Kereta Api

Saat liburan Tahun Baru, aku ikut pacarku pulang ke rumahnya untuk bertemu orang tuanya. Di kereta, tepatnya di gerbong tempat tidur, aku ingin mencari sensasi yang berbeda. Setelah lampu dimatikan saat larut malam, aku memanjat ke ranjang pacarku. Tak menunggu reaksinya, aku langsung memeluknya dan menciumnya dengan penuh gairah. Aku merasa dia sedikit berbeda, tapi karena sudah dikuasai nafsu, aku tidak terlalu memedulikannya. Namun setelah beberapa saat, aku sadar ada yang tidak beres. Ukuran ini sama sekali bukan milik pacarku!
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Perawatan

Perawatan

Di ranjang rumah perawatan pasca melahirkan. Tangan kasar perawat pria menyusuri kulitku sedikit demi sedikit, membuat tubuhku merinding. Terutama saat melewati area sensitif, dia sengaja menekan lebih keras hingga aku tak bisa menahan suara desahan. "Bu, pelankan suaramu. Suamimu masih di kamar sebelah." Perawat itu mengingatkan dengan nada seolah-olah peduli, tetapi jemarinya malah bergerak dengan semakin tak terkendali. "Nggak ... ini nggak benar ...." Aku menahan gemetar di tubuhku dan mencoba mendorong lengannya yang kekar. "Bu, pijatan sedalam ini yang bisa meredakan gejalamu, jangan bergerak!"
21.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 787 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Buku Harian Rahasia Fiona

Buku Harian Rahasia Fiona

Aku menarik sabuk pengamanku erat-erat, memegang sandaran kursi penumpang dengan satu tangan dan dipeluk erat oleh pria di belakangku sementara aku sedikit menangis tersentak. Tubuhnya yang tinggi memeluk erat tubuhku yang ringkih, tangannya yang membelai pinggangku membuat tangisan dan napasku semakin sesak. Akhirnya aku tidak tahan dan memohon, “Jangan, jangan di sini, ya?” “Jadi ke rumahmu? Hmm?” Suaranya begitu dekat hingga tubuhku langsung melemas saat mendengarnya, aku memalingkan kepalaku, tidak berani menatapnya dan hanya berkata, “Baiklah.”
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Malam Penuh Gairah dengan Pacar Putriku

Malam Penuh Gairah dengan Pacar Putriku

Setelah punya pacar, putriku secara khusus memintaku untuk mengajarinya cara bercinta dengan pacarnya. Dengan malu-malu, aku membagikan beberapa video lamaku dan suamiku kepadanya. Namun, aku tak menyangka bahwa tindakan itu akan membangkitkan hasratku sendiri. Saat menggunakan video-video itu untuk mengenang mendiang suamiku dan menghibur tubuhku, pacar putriku malah memergokiku. Ranjang di klinik kampus berderit. Aku didorong ke atas ranjang oleh seorang pemuda dan napasku dipenuhi aroma maskulin pria. "Bibi, gimana Bibi dan Paman melakukannya dulu? Biar kulihat ...." Aku terhanyut dalam pelukan pria itu, lalu menyaksikan tangannya menyentuh tubuhku yang sudah bertahun-tahun tidak disentuh, juga merasakan nafsu aneh dan tak terkendali yang mulai merampas akal sehatku ....
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Dua Pria, Satu Permaisuri

Dua Pria, Satu Permaisuri

Aku sudah tidak bisa melihat sejak masih kecil. Tapi ibu asuhku mengajariku menjadi seorang terapis pijat paling tersohor. Hari itu, ada seorang pelanggan penting yang datang ke tempatku. "Aku bukan orang sembarangan, tentu saja aku mau mencoba sesuatu yang beda dari yang lain." Detik berikutnya, dia langsung menarik bajuku, dan menuangkan minyak pijat di dadaku. "Wulan sayang, pijat aku begini saja ...."
38.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Teman Adikku yang Maskulin

Teman Adikku yang Maskulin

"Punyamu terlalu besar, nanti bisa koyak ...." Telanjang dan kepanasan, aku berbaring di tempat tidur dan membiarkan teman adikku menekan kedua kakiku. Wajahnya dipenuhi nafsu .... Dia bilang mau memijatku, tetapi posisi pijat seperti apa ini? Ini sangat memalukan, tetapi sangat merangsang! Setelah orang tuaku meninggal, demi merawat adikku, aku tidak pernah punya pacar atau kehidupan seks. Di malam hari, hanya mainan dingin yang menemaniku. Namun, jauh di lubuk hati, aku selalu mendambakan kehidupan seks yang penuh gairah dan keringat. Aku menginginkan seorang pria menjelajahi tubuhku yang lembut dan penuh, lalu merusaknya sepenuhnya. Saat merasa haus akan sentuhan, aku diam-diam menonton film porno setiap malam, lalu berfantasi tentang didominasi secara liar oleh pria berotot. Aku bahkan sengaja berganti pakaian menjadi tank top agak transparan dan rok super pendek, lalu berjalan-jalan di taman yang sepi. Aku berharap seseorang diam-diam mengikutiku, lalu menindihku dengan kuat dan ....
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Permintaan Spesial Seorang Aktris Wanita

Permintaan Spesial Seorang Aktris Wanita

Aku memegang ujung rok, dengan wajah yang merah baring di kasur pasien. "Aku, aku tadi saat lagi syuting tidak sengaja, duduk diatas alat......jadi tersangkut......" Wajah dokter yang muda terlihat senyum sinis dan tidak bersuara...... Barang yang dikeluarkan masih bergetar di atas piringan. Aku terpesona sama wajah yang tampan di bawah cahaya putih. Menarik tangannya dan meletakkan di bagian tulang selangka, miringkan kepala melihatnya dengan sangat kasihan, "Dokter Jefri, aku masih tidak nyaman, bisa bantu aku periksa lagi?"
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Pria yang Menguntitku

Pria yang Menguntitku

Aku sengaja masturbasi di depan boneka yang ada di kasurku. Karena aku tahu di dalam mata boneka itu ada satu pria. Dia diam-diam masuk ke rumahku, baring di kasur yang aku tidur, dan sengaja meninggalkan jejak di baju yang baru aku ganti. Setelah aku mengetahuinya, dia hanya melihat aku sembunyi dan gemetaran di sudut. Dia nggak tahu. Aku sudah lama menunggunya.
54.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai cerpen 18++
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
36
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status