Here are 43 novels related to chloe hololive for you to read online. Generally, chloe hololive or similar novel stories can be found in various book genres such as Romansa, Fantasi and Mafia. Start your reading from Istri Kesayangan Tuan Noah at GoodNovel!
Clara mematikan mesin mobil, melepas sabuk pengannya kemudian turun.
"Chloe?" Clara masih tidak percaya kalau wanita yang berdiri di hadapannya saat ini adalah Cloe.
Di hadapan Clara, sifat angkuh Chloe masih nampak. Ia memasang wajah menyebalkan membuat Clara ingin muntah.
"Sejak kapan kau di sini?" tanya Clara.
Chloe mendengus lalu menyeringai. "Inikah sambutanmu untukku?"
1055.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as chloe hololive
"Congrat, b*tch! Akhirnya kau bergabung dengan kami musim ini."
Zendaya yang kali ini berganti gaya rambut dari yang biasanya ombre menjadi hitam lurus bak Cleo Patra memberi ucapan selamat pada Chloe yang sedari tadi memasang wajah muram.
"What happened? Something wrong?" Jade memindai retinanya pada gadis seksi di sampingnya.
Chloe menghela napas tak jadi menyesap minuman beralkohol yang berada di tangannya. Meletakkan gelas kristal itu ke atas meja, kemudian kembali duduk bersandar dengan rasa gelisah.
tanya ibunya setengah mengejek Hayu.
“Bu, Hayu itu Jojoba, Jomblo-jomblo bahagia, Bu, maafkan Hayu, jojoba ini, sudah mendapatkan panggilan dari big bos, mamanya Candra. Jadi Hayu tidak bisa menolak,” tutur Hayu pada ibunya.
Pikir Lova di dalam hati.
"Oh ya, kita belum kenalan! Nama kamu siapa?" tanya Jun sambil mengulurkan tangannya pada Lova.
"Namaku Cherry," jawab Lova.
"Wow, semanis buah Cherry!" ucap Jun.
Lova hanya tersenyum tipis di ujung bibirnya. "Nama kamu?" tanya Lova.
"Aku Jun." jawab Jun sambil tersenyum.
Jun? Dia tak memakai nama samaran lagi seperti dulu? Dia dulu mengaku bernama Nio, batin Lova.
Sengaja untuk melihat bagaimana ekspresi Juan saat Chloe berkata demikian.
Juan memainkan rahangnya. Dadanya membusung seraya bersedekap.
“Kamu mahasiswa baru?”
Kepala Chloe mengangguk sekali. “Nama saya Chloe. Chloepatra.”
Dalam diamnya, Chloe berharap Juan terpancing oleh umpannya sehingga menyebutkan hal yang sama dengan yang pernah dikomentarkan oleh sang grim reaper terhadap namanya: nama yang mencolok dan frustasi.
***
Dua pasang mata yang sedang duduk damai di meja makan terpana, matanya terpaku pada sosok gadis yang tengah melangkah menuruni tangga.
Sosok gadis yang berdiri di sana adalah Chloe. Tapi, Chloe yang berbeda dari biasanya. Tidak ada penampilan casual yang selalu ia tampilkan. Jika biasanya, ia hanya menggunakan hotpants dan kaos oversize dan kalau bepergian selalu menggunakan sweater kebesaran yang menutupi perpotongan lehernya.
Chloe, seorang Fallen Hero dari ras Manusia yang sekarang menjadi Raja Iblis hampir mendekati True Demon Lord, memancarkan aura yang begitu kuat sehingga membuat semua Raja Iblis lainnya terdiam.
"Huhu, aku tak sabar…" ucapnya dengan suara lembut namun mengandung ancaman yang mematikan. Chloe, yang memegang kursi kedua setelah sang Demon Lord, selalu menjadi sosok yang ditakuti dan dihormati oleh semua.
“Oh ya.” Olivia tiba-tiba teringat dengan hewan peliharaannya dan bertanya pada Stefan, “Bagaimana dengan Chloe?”
“Chloe?” Stefan tampak kebingungan. Siapa Chloe?
“Anjing peliharaan yang kamu berikan padaku itu, loh. Aku kasih nama Chloe,” ujar Olivia.
Sorot mata Stefan tiba-tiba menjadi lembut. Ternyata seekor anjing. Dia kira muncul saingan cinta lagi tanpa sepengetahuannya.
Hai... Sambil nunggu update buku ini, mampir ke cerita aku yuk. "Antara Kamu dan Putraku".
Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel
judul: Amnesti Sang Eksekutor
Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dia menggigit bibirnya, lalu berkata pelan, "Halo, Tante Alice."
Suaranya lembut dan manis, seperti karamel hangat. Hatiku langsung meleleh.
Aku meletakkan cangkir teh, lalu berlutut perlahan agar sejajar dengannya, berusaha terlihat ramah dan tidak mengintimidasi.
"Halo, Chloe. Di sini ada banyak cat jari ajaib dan papan gambar warna-warni. Kamu mau coba?"
Chloe mengedipkan mata besarnya. Setelah ragu sejenak, dia mengulurkan tangan kecilnya dan menyentuh pipiku dengan lembut.
Dia harus kembali ke Alastoire dan digantikan oleh gadis yang lebih muda, Cleopatra Anderson, atau akrab disapa Chloe.
"Saya, Yang Mulia!"
"Terima kasih karena sudah menjaga dan merawat putriku sampai dia dewasa."
Astrid tercengang. Benarkah apa yang didengarnya? Raja Loire berterima kasih kepadanya?