FEMININ
"Tuan Gila!!!!! Pernikahan itu sakral. Bagaimana bisa, anda memainkan sebuah pernikahan?"
"Lo nyebut gue Gila?"
"Iya" tantang Femi
Jee mendorong Femi sampai batas tembok, lalu menguncinya dengan tangan. Menatapi wajah Femi yang di balut make up tipis, dan rambut lurusnya. Wangi tubuhnya pun harum, entah mengapa gadis ini menyukai aroma stroberi. Membuat Jee tertular dengan aroma manis itu, dan meneguk salivanya.
Hot Chapters