Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Raina

Raina

Tengil dan tidak waras. Tak lama setelah Galih pulang, Ghina datang membawa anaknya yang masih berusia sembilan bulan. Namanya Calvin, matanya sipit karena memiliki darah Tionghoa dari Erfan, suami Ghina. Sementara rambutnya keriting mirip Ghina.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai claudine von brandt
Baca
+Pustaka
Claudia's Gift Shop

Claudia's Gift Shop

tanya Claudia. “Maksudmu, Albert Hope?” Jack balas bertanya. Claudia hanya mengangguk pelan setelah mendengar nama itu. “Aku rasa uang bukanlah persoalan utamanya, lagipula aku dengar-dengar ia telah mendapat gelar professor dari universitas, dan namanya telah mendunia di kalangan para cendikiawan.” “Begitu ya, aku turut senang mendengarnya,” kata Claudia singkat.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai claudine von brandt
Baca
+Pustaka
Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

sapa Brandi, dia tak ragu, karena wajah ‘mantan’ istri Chulbuy ini walaupun tak berias, tetap sangat cantik dan kalem, tubuhnya juga tetap proporsional bak modelm biarpun pakai baju longgar tetap terlihat elegan. “O-om…s-sudah lama, m-maaf, apakah mau kopi lagi?” Cynthia tentu saja terkejut buka main, pria tua yang tetap gagah ini adalah Brandi Hasim Zailani. “Sudah cukup….Topan itu…apakah anakmu dengan…Chulbuy?” tanya Brandi tenang. “Iya….eh b-bu…bu..!” Cynthia tentu saja gugup bukan main.
1050.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai claudine von brandt
Baca
+Pustaka
Laurene

Laurene

Sella Oh ya Ren, aku denger si playboy itu ga masuk sekolah hari ini. Sella Tadi waktu aku izin ke toilet aku lewat kelas dia, dan aku lihat bangkunya beneran kosong. Sella Seharian ini aku juga ga nemu tuh batang hidungnya. Sella terus saja mengiriminya chat tanpa henti, sehingga Laurene pun hanya bisa diam dan membaca chat dari Sella. Sella is typing... Sella Bagus deh kalo dia nyadar diri. Sella
9.94.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai claudine von brandt
Baca
+Pustaka
KRAMLER

KRAMLER

"Mirnea." "Nama istri keduaku?" "Gwenn." "Nama putri kedua dari istri ketigaku?" Garvain berpikir sejenak. "Lola." "Apa kau juga tahu minuman kesukaannya?" tanya Leotar. "Bir jahe, terutama buatan Nyonya Gwenn." "Ah!" seru Marwen dan timnya secara bersamaan. "Tampaknya kita hanya buang-buang waktu dengan mencurigai orang yang salah di sini. Ayo kita lanjutkan penyelidikan."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai claudine von brandt
Baca
+Pustaka
Klandestin

Klandestin

Batara mengendus aromanya sendiri, ia rasa tidak ada yang aneh, ia wangi kok, lalu kenapa gadis ini menjauhinya. "Tidak." Ingin Bestari menyerukan kata itu, cowok di sampingnya ini bahkan memiliki bau badan atau entah parfum, atau apapun itu yang menyegarkan. Meski dari jauh, Bestari bahkan masih bisa menciumnya. Perpaduan citrus dan lavender yang terasa segar dan lembut ketika masuk ke indra penciumannya, aromanya tidak menyengat seperti yang lain. Dan mau tak mau Bestari akui, Batara memiliki bau badan yang menenangkan. "Heh, kok ngelamun."
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai claudine von brandt
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

Tidak pemilih dalam berteman. "Udah, oy, udah." Fani, salah satu murid di kelas tersebut melerai tawa teman-temannya. Ketua mading tersebut mendekat ke arah meja Nadira. Membawa satu kotak coklat sedang. "Mau coklat enggak, Dir. Papa gue baru balik dari jerman, bawain oleh-oleh coklat," lanjut Fani memberikan lima batang coklat pada Nadira.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai claudine von brandt
Baca
+Pustaka
Lusia

Lusia

tanya suara lain yang tak Lusia kenali. “Sangat cantik,” sahut Brent dengan cepat, ia tak perlu lagi meragukan kecantikan Lusia. Bahkan meskipun baru ia temui pertama kali. “Apa yang kamu berikan padanya?” tanya si suara asing itu. Brent mendecakan lidahnya dengan kesal, “Aku tidak akan membuatnya mati. Barang dagangku harus dalam keadaan baik bukan?” Barang dagang? Lusia merinding dengan perumpamaan yang Brent tujuka untuknya. Barang dagang? Lusia tak hanya jatuh ke tangan orang jahat, tapi bisa saja lebih dari itu.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai claudine von brandt
Baca
+Pustaka
The CEO's First Class Destiny

The CEO's First Class Destiny

"Siapa dia, Aiden? Dia terlihat... bahagia bersamamu." Aiden melangkah masuk, suaranya terdengar hampa. "Namanya Clara von Heussen. Dia adalah putri dari salah satu dinasti perbankan tertua di Eropa. Dia adalah 'pintu masukku' menuju dunia yang sangat ingin kumasuki sepuluh tahun yang lalu."
552 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai claudine von brandt
Baca
+Pustaka
Bertahan Hidup di Dunia Komik

Bertahan Hidup di Dunia Komik

ucapnya sembari memutar-mutar gelas wine nya. “Otak yang berada di balik rencana mereka adalah seorang wanita, Tuan.” Jibdrui memutar tubuhnya, menatap ke arah pemuda bersurai pirang, “Frank, kau pasti tau siapa wanita itu kan?” Frank mengaggukkan kepalanya, “Wanita itu adalah istri dari Grand Duke Swiss dan adik dari Duke Clark. Ayesha von Clark atau yang kini di kenal sebagai Grand Duchess Swiss.”
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai claudine von brandt
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status