Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Maaf Mas, Aku Tega!

Maaf Mas, Aku Tega!

ucap bi Sumi, asisten rumah tangga Febi. "Terima kasih Bi Sum." Berjalan melewati setiap sudut rumah nan mewah. Tembok di cat putih dan cream menimbulkan kesan luas. Vas bunga dan pernak-pernik rumah masih tertata dengan rapi. Semua sudut ruangan masih sama seperti beberapa tahun yang lalu. Jantung berdetak cepat kala kaki mulai mendekati ruang keluarga. Aku seperti tersangka yang akan divonis hukuman mati.
1021.3K viewsCompletedAdded to Library 490 Times as rumah mbak sumi
Read
+Library
TERNYATA PASIENKU ADALAH ISTRI KEDUA SUAMIKU

TERNYATA PASIENKU ADALAH ISTRI KEDUA SUAMIKU

Tiba-tiba dari arah belakang, muncul mbok Sumi. "Bu Kemala, maaf tadi secara tidak langsung saya mendengar tentang masalah bu Kemala dan pak Bram. Kalau rumah ini dijual, bagaimana dengan nasib saya dengan suami saya, kami ingin tetap bekerja dengan bu Kemala. " kata mbok Sumi. Kemala tersenyum. " mbok Sumi dan pak Hari bisa tetap bekerja ikut saya kalau memang mau dan kerasan," jawab Kemala.
1075.7K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as rumah mbak sumi
Read
+Library
Kedai Juni & Juli

Kedai Juni & Juli

Sudah terlalu malam, ibunya pasti sedang istirahat, lagipula kalau memang butuh apa-apa biasanya pasti ia akan di hubungi oleh Mbak Yum, asisten rumah tangga ibunya. Pintu gerbang bercat putih itu terbuka dengan otomatis ketika mobil Mercedes Benz silver Dimas sampai di depannya. Rumah megah dan mewah yang juga bercat putih itu terlihat sunyi. Beberapa lampu taman yang dipasang di halaman depan membuat nuansa putih rumah itu diwarnai semburat kuning keemasan. Dimas memarkirkan mobilnya di dalam garasi yang sudah terbuka. Di dalamnya masih terdapat dua mobil lainnya yang biasa dipakai oleh Rama dan Putri, kedua anak Dimas dan Amel.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as rumah mbak sumi
Read
+Library
SAAT SUAMIKU MELARANG KE RUMAH IBUNYA

SAAT SUAMIKU MELARANG KE RUMAH IBUNYA

SAAT SUAMIKU MELARANG KE RUMAH IBUNYA! [Sayang, malam ini Mas akan menginap di rumah Ibu. Kamu tidak perlu ke sini. Mas, kemungkinan tidak akan pulang.] Satu pesan masuk ke ponsel milikku, aku melihat nama yang tertera ternyata pesan itu dari suamiku, Mas Hendra.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as rumah mbak sumi
Read
+Library
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

tanyaku. "Itu." Bi Lasmi menunjuk satu rumah yang terdekat dari rumah Eyang. "Oh dekat. Kalau rumah Bibi, mana?" "Ya itu juga." "Loh, kok." Aku jadi heran. "Pak Manto itu, suami Bibi, Non." "Oh." Aku membentuk bulat mulutku. Soalnya baru tau. Aku mengucek kain lap yang baru dipakai di kran air yang ada di belakang rumah Eyang, lalu dijemur lagi.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as rumah mbak sumi
Read
+Library
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Mbah Ngatmi mulai berlalu pergi dengan sangat lambat, karena faktor umur yang sudah sangat tua. Tibalah Sumi di gubuk belakang rumahnya, gubuk kayu yang terlihat sudah reot itu. Tampak tidak jauh lebih besar dari kamar kos berukuran 2x3 meter, seperti di kota. Helai demi helai dindingnya terbuat dari tangan yang terampil, bahannya terbuat dari anyaman bambu yang sudah tua dan kokoh. Lantainya masih alami dari tanah, karena struktur tanah yang di pijak selama bertahun-tahun mampu membuat tanah menjadi padat dan halus.
10590 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as rumah mbak sumi
Read
+Library
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

pesan Bobi kepada pembantu rumah tangga di rumahnya. “Baik, Den. Ditunggu, ya,” jawab sang pembantu dengan patuh. “Ini rumah atau istana? Besar sekali, mewah juga! Astaga, aku baru pertama kali masuk rumah sebesar ini,” gumam Roni sambil memandang ke sekeliling rumah Bobi. Ia melihat berbagai barang mewah yang menghiasi rumah tersebut. “Miya, tolong temani Roni, ya. Aku mau mengabari Mama kalau kita sudah pulang. Kemarin beliau berpesan agar aku memberi kabar saat sudah sampai,” kata Bobi kepada Miya.
1057.8K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as rumah mbak sumi
Read
+Library
SUAMI BERSAMA

SUAMI BERSAMA

jawabku sembari tersenyum. “Lagian kamu juga sempet-sempetnya nontonin rumah orang sampai begitu,” kata Sika. “Dari luar kan kelihatan Bu.” “Iya konsep rumahnya kaya rumah Belanda tempo dulu yang rumah sama halaman masih gedean halamannya.” “Rumah Mbak juga luas halaman depannya.” “Beda kelas. Eh Mir ngomong-ngomong kenapa Hendi nggak ikut ke sini?”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as rumah mbak sumi
Read
+Library
Rumah Angker Warisan Bapak

Rumah Angker Warisan Bapak

Hawa pengap bercampur bau lembap langsung menyergap, membuat Rita sedikit mundur. "Inilah rumahnya. Sebenarnya, rumah ini masih atas nama dua orang—Pak Bambang dan Mbak Kartika," jelas Pak Iman sambil menyeka keringat. "Iya, saya tahu. Pak Bambang bilang masalah ini sudah selesai dengan Mbak Kartika, jadi tidak ada persoalan," balas Rita santai.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as rumah mbak sumi
Read
+Library
Bukber di Rumah Mertua

Bukber di Rumah Mertua

ucap Inah sambil menunjuk bahan-bahan yang sudah setengah jalan. “Bibi, tolong anterin paketan ini ke rumah Bu Isma! Kemarin belanja online barengan tadi dia nelpon minta dianterin!” Marni melongo dari ruang tengah sambil menenteng plastik berwarna hitam. “Rumah Bu Isma yang di cluster Mawar, Nya?” Inah memastikan. Marni mengangguk sambil mengeluarkan lima lembar uang seratus ribuan.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as rumah mbak sumi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status