Sang Menantu Perkasa
Bima mendorong Fauzi, kemudian berjalan cepat menuju depan kiri.
Di arah itu, seorang lelaki tua berpakaian linen kasar berdiri tegak.
"Bukankah itu Pak Cakra dari sekolah Desa Embun?"
"Dia adalah guru kami, tapi ...."
Semua orang, termasuk Fauzi, tercengang.
Apa yang terjadi?
Meskipun Cakra adalah guru yang baik, reputasinya hanya sebatas di daerah sekitar Desa Embun. Jangankan Kota Perai, dia bahkan tidak terkenal di Kabupaten Damai.
Bab Populer