Shadow of The Past
“Tujuan mereka berbeda. Mereka tak bisa dikategorikan baik atau buruk. Tak ada istilah yang bisa mendefinisikannya.”
Kei terbayang hal yang kurang menyenangkan. Dia mengembuskan napas pelan. “Keanggotaannya tak diketahui. Siapa pun bisa menjadi bagiannya. Mereka yang masuk ke dalam jaringan itu juga tak tahu pasti siapa saja pihak yang merupakan kelompok mereka. They’re everywhere. They’re exist and yet ... invisible. They could be anyone. Entah itu anak sekolahan belaka, karyawan kantormu, pembunuh bayaran, artis, hingga orang-orang sepertiku. Kami tak mengetahui identitas satu sama lain, kecuali para pelaksana utama, orang-orang yang bertindak langsung di lapangan.”