Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

Mereka bergerak tidak sinkron, seperti boneka patah, namun setiap serangan mereka mengandung kekuatan yang mampu meretakkan tanah. Ning Rong menjerit saat salah satu bayangan menusukkan tangannya menembus dadanya. Namun anehnya, tubuhnya tidak berdarah. Sebaliknya, bayangan itu menarik keluar sesuatu yang berkilau dari dalam dirinya: secuil cahaya berbentuk huruf. “Itu... itu namaku!” Ning Rong terengah, berusaha meraih cahaya itu kembali. Li Yuan meloncat dan menebas bayangan itu, memaksa cahaya huruf tersebut kembali masuk ke tubuh Ning Rong. Wajahnya memucat.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 247 Times as ning rongrong
Read
+Library
Kaisar Pedang Tertinggi

Kaisar Pedang Tertinggi

ujar salah satu orang Pandangan Zhi Shenzhen tertuju pada orang yang baru bicara. "Siapa namamu?" "Fang Rongrong." Sebuah berkas cahaya melesat masuk ke kening Fang Rongrong. ARGH! Seketika Fang Rongrong langsung berlutut dengan kepala yang sakit sekali. Semua orang terkejut. Namun berkas cahaya kagi langsung bergantian masuk ke masing masing kening semua orang. BRUK!. BRUK! Satu persatu orang langsung berlutut, ranah raja awal berguling di lantai dengan merintih kesakitan.
1010.4K viewsOngoingAdded to Library 291 Times as ning rongrong
Read
+Library
LANGIT (Passionate Hurt #2)

LANGIT (Passionate Hurt #2)

Sedangkan tentang diriku, yah lihat bagaimana nanti. Tiba-tiba ponselku berdering ternyata panggilan dari Ringgo. "Halo" "..........." "Dia di mana sekarang?" "......" "Beritahu aku jika Ronan sudah sampai di Jakarta." Aku mengetatkan rahangku mendengar berita dari Ringgo. "Ada masalah apa lagi Lang?" Jack mungkin penasaran melihat ekspresinya. “Roe di serang di Genting Highland, Malaysia, kemarin sore. Pagi ini dia terbang dijemput oleh Ringgo. “
9.96.2K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as ning rongrong
Read
+Library
 Ranjang Pengantin

Ranjang Pengantin

Melihat wajah heran Luna wanita itu langsung mengulurkan tangannya memperkenalkan diri. "Oh ya, saya Irene, tetangga mas Jim." Wajah Luna langsung berubah, wanita ini yang disebut Jim saat dia datang ke apartemen Jim. Luna mulai terganggu dengan kenyataan melihat betapa cantiknya wanita itu. Bertubuh tinggi berisi dengan warna kulit kuning Langsat, berambut panjang hitam lebat dan lurus yang tergerai indah di punggung rampingnya. Wajahnya oval dengan mata besar dan bibir kecil, hidungnya bangir serta memiliki tahi lalat kecil di atas bibirnya. Wanita itu adalah gambaran wanita Jawa yang ideal, gerakan dan tutur katanya yang halus serta pandangan tegas tapi meneduhkan. Dia terlihat lebih muda
1023.2K viewsCompletedAdded to Library 580 Times as ning rongrong
Read
+Library
Ranjang Ternoda

Ranjang Ternoda

Namun, sekali lagi nama Karan selalu menghantui isi kepalanya. “Bahkan untuk sekadar ingin memejamkan mata saja sangat sulit aku lakukan. Bukan aku tidak mengantuk, bahkan saat mata ini terpejam isi kepalaku hanya ada Karan dan anak-anakku. Kapan Tuhan, namanya tidak lagi sesesak ini kusebut,” jerit Reina dalam hatinya.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as ning rongrong
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

— Rorong melangkah maju. Ia menunjuk kabut yang kini menggumpal membentuk sosok manusia tanpa mata, mulutnya tertutup kain, dan tangan yang lebih panjang dari normal. Namanya: **Telinga Raya.** “Dia bukan diciptakan,” jelas Rorong. “Dia tumbuh… dari semua suara ibu yang pernah meratapi keguguran dan tak pernah selesai. Makhluk ini... menyerapnya.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as ning rongrong
Read
+Library
Rumput Tetangga

Rumput Tetangga

"Ohiya Win, kenalin ini sahabat kakak. Namanya Rania dan Rania ini Winda adiknya Daffat." "Hallo Kak Rania. Aku Winda." Sapa Winda hangat. "Aku Rania." "Ayo duduk kita ngobrol-ngobrol sambil makan. Eh tapi aku udah pesenin buat kalian, nggak apa-apa kan. Tapi aku berani menjamin kok kalau makanan yang aku pesan ini tuh enak banget lho," oceh Winda. "Nggak apa-apa lagi, kita tuh pemakan apa aja kecuali rancun ia kan Din," canda Rania.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as ning rongrong
Read
+Library
Ranjang Kehidupan

Ranjang Kehidupan

“Iya, Kak!” Pukul sebelas malam, udara dingin merasuk menelusup pada setiap persendian. Rania menghabiskan waktu dalam lamunan, di depan rumah. Suara angin terdengar nyaman di telinga, dari kejauhan tercium aroma nasi goreng, itu berasal dari penjual nasi goreng yang berada di seberang jalan, sekitar lima puluh meteran. Seketika perut Rania terasa lapar. Dia mengambil handphone dari meja kecil di sebelahnya, mengirim pesan singkat kepada adiknya, dia yakin Asya pasti belum tidur. “Kamu mau nasi goreng?” tanya Rania pada pesan singkat.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as ning rongrong
Read
+Library
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Kenneth pun tidak protes karena terganggu oleh suara tangisannya. Tercium aroma menenagkan memenuhi rongga hidungnya, Valery membuka matanya kemudian menoleh ke arah nakas di sampingnya. Tanpa berniat bangun. Dia melihat cangkir dengan asap yang mengepul, dari aromanya sudah ketebak berisi kopi. Di sampingnya terdapat sepotong kue tar stroberi.
10530 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as ning rongrong
Read
+Library
Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

Kolam renang diterangi dengan lampu-lampu bawah air yang berubah warna, menambah kesan mewah pada suasana. "Indah banget," bisik Nindi. Matanya berbinar cerah. Daffa memperhatikan ekspresi Nindi yang begitu terpesona. "Kamu juga mau wedding anniversary kita nanti seperti ini?" Nindi menoleh, matanya berbinar. "Kamu serius, Mas?" Daffa mengangguk. "Serius." "Emang kamu ada uangnya, Mas?" tanya Nindi hati-hati.
9.932.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as ning rongrong
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status