Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
Short Story · Mafia
7.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Nakalimutan sa Kamatayan

Nakalimutan sa Kamatayan

Dalawang buwan ng mamatay ako, napagtanto ng mga magulang ko na nakalimutan nila akong iuwi mula sa lakad nila. Naiinis na sumimangot at sumigaw ang ama ko. “Dapat siyang maglakad mag-isa mismo. Kailangan ba niya talaga itong palakihin?” Ang kapatid ko, na mayabang, ay binuksan ang chat namin at nagpadala ng emoji, kasama ng message. [Mamatay ka na dyan. Sa ganitong paraan. Kami ni Scarlet ang maghahati sa pamana ni Lola.] Wala siyang natanggap na sagot. Habang malamig ang ekspresyon, nagsalita ang nanay ko, “Sabihin mo sa kanya na kapag nagpakita siya sa kaarawan ng lola niya sa tamang oras, hahayaan ko na ang pagtulak niya kay Scarlet sa tubig.” Hindi sila naniniwala na hindi ako nakaalis ng gubat. Matapos maghukay ng malalim, nakita nila sawakas ang mga buto ko.
Read
Add to library
Hanya Pernah Mencintaimu

Hanya Pernah Mencintaimu

Tiga hari sebelum pertunangan, Evan meneleponku. "Pertunangan kita ditunda sebulan, ya. Hari itu, konser pertama Lena setelah kembali ke negara ini. Aku nggak bisa melewatkannya." "Cuma menunda pertunangan, bukanlah masalah besar." Ini kali ketiga dalam setahun, Evan menunda pertunangan kami. Yang pertama, karena Lena dirawat di rumah sakit di luar negeri akibat radang usus buntu. Evan bilang dia ingin menjaga Lena dan buru-buru pergi ke sana. Yang kedua, karena Lena mengatakan dia sedang sedih. Evan khawatir Lena akan mengalami depresi, sehingga langsung memesan tiket pesawat ke luar negeri. Lalu, ini yang ketiga kalinya. Aku hanya mengiyakan dan menutup telepon. Kemudian, aku menoleh pada pria tampan bagai bangsawan yang berada di sampingku dan bertanya kepadanya, "Apa kamu tertarik untuk menikah?" Kemudian, di konser Lena, Evan meninggalkannya tanpa ragu. Dia bergegas pergi ke lokasi upacara pertunanganku dengan mata memerah. "Amanda, apa kamu benar-benar akan bertunangan dengan pria ini?"
Short Story · Romansa
7.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Selama enam tahun, aku diam-diam menjalin hubungan dengan saudara tiriku, Draven, yang juga ahli waris keluarga mafia. Setiap malam, sentuhannya menjelajahi tubuhku, penuh hasrat yang mendesak. Tatapan yang dia berikan padaku di saat-saat intim itu membuatku percaya bahwa akulah satu-satunya perempuan yang mampu menyalakan gairah seperti itu di dalam dirinya. Sampai satu bulan lalu, ketika aku mengetahui bahwa aku hamil. Sehari sebelum Hari Valentine, aku masuk diam-diam ke ruang kerjanya, berniat memberinya kejutan. Dari celah pintu, aku mendengarnya berbicara dengan Rian, penasihat keluarga. "Kamu belum bosan dengan Alana, adik tirimu itu? Pertunanganmu sudah tinggal menunggu waktu. Jangan bilang kamu benar-benar jatuh cinta padanya." Senyum dingin terukir di wajahnya. "Jatuh cinta padanya? Dia hanya target yang terlalu mudah, datang sendiri ke dalam genggamanku. Terlalu sayang jika dilewatkan." "Ibunya telah membuat ibuku mati sebelum waktunya. Enam tahun ini adalah harga yang harus dia bayar. Dan dia pantas menerima semuanya." "Dan seperti yang sudah kukatakan, istriku kelak hanya Sabrina Santoso. Tidak akan ada yang lain." "Pernikahan itu akan mengamankan jalur penyelundupan pelabuhan Keluarga Santoso dan hanya itu yang penting." Jadi, cinta yang selama ini kupercaya hanyalah sandiwara balas dendam yang disusun dengan rapi. Setiap pelukan darinya hanyalah kebohongan yang terencana. Baiklah. Sudah saatnya aku dan anak kami yang belum lahir lenyap sepenuhnya dari hidupnya.
Short Story · Mafia
10.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Aku, putri tunggal sang raja judi, lahir dan tumbuh di tengah darah serta intrik. Ayah demi melindungiku, membesarkan sembilan pria untuk menjadi perisai hidupku. Begitu dewasa, aku harus memilih satu di antara mereka sebagai tunanganku. Namun, tanpa ragu aku mencoret nama Dikta Maulana, meski dialah yang selama ini ada di hatiku. Karena aku masih ingat jelas… di kehidupan sebelumnya, tepat di hari pertunanganku, aku diculik musuh keluarga. Paku beracun ditancapkan menembus telapak tanganku. Dengan tubuh gemetar, aku menelepon Dikta, berharap dia menyelamatkanku. Tapi yang kudengar hanya suara dinginnya, suara yang menghancurkan seluruh harapanku. “Larisa, jangan pakai lelucon membosankan ini. Lokasimu jelas-jelas masih di kamar hotel!” “Demi mendapatkanku, kamu bahkan rela membuat drama murahan. Menjijikkan!” Lalu… tawa manja seorang wanita terdengar di ujung telepon. Air mataku jatuh, mataku terpejam penuh putus asa. Saat sangkar besi ditenggelamkan ke dasar laut, air asin yang dingin menyesakkan hidung dan mulutku. Di sanalah hidupku benar-benar berakhir. Namun ketika membuka mata kembali… aku berada di hari saat ayah memintaku memilih tunangan. Kali ini tanpa ragu, nama pertama yang kucoret adalah Dikta! Tapi di pesta pertunanganku dengan Tomi Kurniawan… Kenapa dia justru menangis, memohon agar aku menikah dengannya?
Short Story · Romansa
4.7K viewsCompleted
Read
Add to library
The CEO And His Stubborn Obsession

The CEO And His Stubborn Obsession

Para mailigtas ang bahay nilang malapit nang marimata, Amara De Leon ay napilitang ibenta ang sarili sa isang estranghero kapalit ng malaking halaga. Kinaumagahan, tinanggap niya ang bayad at umalis nang hindi lumilingon. Isang buwan ang lumipas, at doon niya nalaman ang hindi niya inaasahan... buntis siya. Nang matuklasan ito ng kanyang mga magulang, itinakwil siya at pinalayas. Sa loob ng apat na taon, tiniis ni Amara ang lahat—nagbanat ng buto sa iba’t ibang trabaho, pinalaki ang anak nang mag-isa, at pilit itinaguyod ang sarili upang makapagtapos. Hanggang sa dumating ang pagkakataon na maging sekretarya siya sa isang kilalang kumpanya. Ngunit nang humarap siya sa kanyang bagong boss, halos mabura ang mundo niya nang makita kung sino ito. Cassian Montenegro. Ang lalaking minsang binayaran siya... at ang ama ng kanyang anak. Pero bago pa siya makatakbo palayo, isang balita ang narinig niya... Si Cassian ay kasalukuyang engaged at malapit nang ikasal. At ngayon, araw-araw silang magkasama sa opisina, habang pilit niyang itinatago ang lihim na maaaring makagulo sa buhay nito. Ngunit paano kung si Cassian mismo ang makatunog na may isang bagay siyang hindi sinasabi? At paano kung ang isang gabing hindi nila inasahan ay hindi pa talaga tapos?
Romance
310 viewsOngoing
Read
Add to library
Kneel for me, Mayor (Politician Series#1)

Kneel for me, Mayor (Politician Series#1)

Character: Zarina Czyrine Montereal Sixto Grey Zarkozi (Mayor X Secretary) Synopsis: Simula noong namatay ang mga magulang ko sa 'di malamang dahilan, tanging sumalo sa akin ang lola ko. Bata pa lamang ako tinatak ko na sa kukote ko na lahat ng gusto ko ay hindi ko makukuha, kung makukuha ko 'man ito, kailangang mag banat ng buto, miski nga pag-aaral ay hindi na natupad dahil sa hirap ng buhay na kinagisnan ko. Mas lalong naghirap ang buhay ko ng namatay ang lola sa katandaan, halos bumalik sa umpisa ang buhay ko. Ilang buwan akong nagmukmok sa pagkawala ng lola, kahit gutom ko ay tinutulog ko na lamang para hindi ko maramdaman ito. Isang araw, may silay ng liwanag ng pag-asa ang dumating pero kapalit nito ay walang hanggang pagsisisi, pero wala akong magagawa dahil isang kahig isang tuka ako. Inaya ako ng kaibigan ko sa isang trabaho na tiyak ay kikita ng malaki sa isang gabi lang. Ang mga pulitiko ang magiging customer namin. Pataasan ng presyo, bidding ng mga babae ang mangyayari kung sino ang pinakamalaking offer ay sakaniya na ang babae ng isang gabi. Isang kakaibang lalaki ang nakakuha sa 'kin, kulay luntian ang mga mata at may malapad na balikat at maskuladong mga braso na kitang kita sa polo na yumayakap sa katawan nito. Pagtapos nga ba ng gabi ay tapos na rin sila? O mapapaamo niya ang isang Mayor na mabangis pa sa mga tigre?
Romance
10333 viewsOngoing
Read
Add to library
Venomous Cure

Venomous Cure

Pain is unpleasant but it can save our lives. It alerts our body to potential damage. Pain tells you when you've pushed too far, when your are in a situation you need go get out of and and when something is terribly wrong, it also tell us if our body needs extra care. It tells us what's happening in the world around our own body. When you cut yourself deep, when you touch a hot stove, when you bang your head in something hard, or when you got puched or even when your tooth ache. Normally, people will feel the pain when any of these happens but what if you never felt it? No stinging sunburns, no aching joints. Paano kung hindi mo maramdaman ang sakit?Paano kung kahit mabalian ka ng buto o unti-unti ng masira ang buong katawan mo ay hindi mo pa rin alam dahil wala kang maramdamang sakit? How will you deal with it? If you think that being unable to feel pain sounds great, think again. She is Maven Cianna Aslanor, 23 years old, the heiress of Aslanor Household. Isang purong Italiana na nagmula sa pinakamaimpluwensya at pinakamakapangyarihang pamilya sa mundo. The woman behind Sygros Imperium. Ngunit sa kabila ng karangyaan at kapangyarihang tinatamasa ay may isang bagay siyang kailan man ay hindi niya makukuha, isang bagay na ipinagkait sa kanya habang buhay,ang makaramdam ng sakit. She is like a time bomb, a bomb that could blow up in any minute, a woman who don't have any slightest idea about how it feels to be in Pain. She is Maven Cianna Aslanor,a CIPA patient. A lady who can't feel pain. Will she able to fight her condition or everything ends tragically for her. Will she find her Venomous Cure?
Romance
102.5K viewsOngoing
Read
Add to library
Surat dari Azza

Surat dari Azza

Hahoo
Gadis ceria yang menyembunyikan rasa sakitnya di depan orang orang yang ia sayang. Mencoba bertahan dalam situasi yang tidak pernah terpikirkan oleh orang di sekitarnya. Azza yang selalu tersenyum, Azza yang selalu di rindukan, Azza yang selalu ada untuk orang orang yang ia sayang.
Romansa
102.2K viewsOngoing
Read
Add to library
TAKDIR

TAKDIR

May Rafani
Berpisah dengan suami saat masih saling mencintai, menjadi orang tua tunggal, ditinggalkan untuk selama-lamanya oleh kedua orang tuanya, dan masih banyak lagi penderitaan yang dialami oleh Ratih Mardiana Rahayu atau yang biasa dipanggil Ratih. Ratih adalah gadis yang terlahir dalam keadaan yang serba kecukupan. Kedua orang tuanya adalah pengusaha. Namun semuanya berubah setelah berbagai hal yang menimpanya. Ratih selalu menerima dengan ikhlas. Namun ternyata dia melewatkan sesuatu, yaitu penyebab kematian kedua orang tuanya. Ia awalnya mengira bahwa yang dialami kedua orang tuanya adalah murni kecelakaan, namun kemudian ia harus menerima kenyataan bahwa yang dialami orang tuanya bukanlah kecelakaan yang wajar. Ada orang yang memang mengharapkan kematian kedua orang tuanya. Ratih berjuang mendapatkan jawaban dari semua tanda tanya dalam hidupnya.
Lainnya
105.5K viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
1
...
3132333435
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status