Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta yang panjang

Cinta yang panjang

Zay Nilah
Perasaan itu seperti laut jika sudah tak terkendali akan menghancurkan Besar kemungkinan setiap orang pernah berada pada fase ini. Dilema antara tetap memendam perasaan atau menyatakan. Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang memilih memendam. Seperti aku misalnya, aku takut perasaanku tidak berbalas. Meski aku tahu, kemungkinan terburuk dari mencintai hanyalah tidak dicintai kembali. Dan, itu sesungguhnya tidak teramat buruk. Bahkan ada yang lebih buruk dari itu, saat aku tidak berani menyatakan perasaan. Aku akan dihantui pertanyaan seumur hidup: apa kau pernah mencintai aku juga? Banyak orang akhirnya menyesal. Seperti yang diceritakan di film-film, dan buku-buku.
Historical
102.7K viewsOngoing
Read
Add to library
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Di malam pengantin, istriku bersikeras agar aku mengenakan penutup mata, karena tubuhnya hanya untuk orang yang dia sebut cinta sejati. Hatiku langsung hancur seketika, aku pun bertanya dengan suara tajam, "Kamu ini istriku atau istrinya?!" Istriku membalas dengan suara lebih keras. "Aku memang menikahimu. Tapi apakah itu berarti aku harus memperlihatkan tubuhku padamu? Paksaan dalam pernikahan tetaplah paksaan. Aku hanya akan menunjukkan tubuhku pada Charli, karena kamu sama sekali nggak pantas." Setelah itu, saat dia berkata ingin menjadi istriku, aku malah merasa dia tidak pantas lagi.
Short Story · Romansa
8.4K viewsCompleted
Read
Add to library
My Love Brought Me to My Death

My Love Brought Me to My Death

My husband’s childhood friend was trapped in an elevator for half an hour. In his anger, he stuffed me inside a luggage bag and locked me inside. “You’re paying double for all the suffering Grace went through.” My body was forced into a curled-up state. I had a hard time breathing. I cried as I apologized, but all I got was my husband’s cold reproach. “You’re going through the entirety of this punishment. Once you’ve learned your lesson, you’ll behave.” He then locked the luggage bag in the closet. I screamed in despair and struggled to break free. My blood seeped out of the bag and soaked the floor. Five days later, he felt sorry for me and decided to end the punishment. “Let this punishment be a warning for you. This time, I’ll let you go.” Little did he know that my body was already rotting inside the luggage bag.
Short Story · Romance
36.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Aku yang Kau Nikahi Dia yang Kau Nafkahi

Aku yang Kau Nikahi Dia yang Kau Nafkahi

Ada kalanya wanita tetap diam meski kecewa, tapi hal itu pun menjadi bom waktu. Yang akan meledak kapan saja. Ada kalanya wanita pun membisu , saat kata-katanya tidak di hiraukan. Namun, jika dalam batas kesabaran. Hal itu pun akan menjadi sembilu. Yang menyirat luka yang dalam. seperti itulah yang di alami oleh Anisa, yang harus diam ketika di salahkan saat suaminya sendiri yang salah. Ia berada di titik akhir kesabaran menghadapi sang suami.
Rumah Tangga
1017.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Pengantin yang Ditinggalkan

Pengantin yang Ditinggalkan

Anak_Dukun
Arini Alister harus menerima perjodohan dengan lelaki yang tidak pernah dilihatnya. Hanya saja, ia tak menyangka bahwa menikah dengan anggota keluarga Nero menjadi awal mimpi buruknya! Lelaki yang dijodohkan pergi entah ke mana, hingga Dave--anak pertama keluarga tersebut menggantikan posisi pengantin. Lantas, bagaimana Arini menjalani pernikahan yang tak sesuai mimpinya? Akankah Dave akan mencintainya atau pergi setelah kejadian memalukan ini dilupakan yang lain?
Romansa
1.3K viewsOngoing
Read
Add to library
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Aku sedang hamil delapan bulan dan menghadiri sebuah gala amal bersama suamiku, Bos Reyhan Dirgantara, ketika keluarga saingan menyerang kami. Kerumunan langsung panik. Seseorang mendorongku hingga aku terjatuh keras ke lantai. Darah berceceran di mana-mana. Reyhan kehilangan kendali, berteriak memanggil tenaga medis, putus asa ingin menyelamatkan bayiku. Namun ketika aku terbangun, mereka sudah pergi. Keduanya. Tidak ada bayi, tidak ada Reyhan. Aku teringat pada suara tembakan, dan Reyhan melindungiku dengan tubuhnya. Rasa takut yang dingin menyelimuti dadaku. Aku memaksa diri duduk di kursi roda dan meluncur cepat menyusuri lorong. Saat itulah aku mendengar percakapan Reyhan dan dokter itu. "Bos, maafkan saya. Kami sudah melakukan segala yang kami bisa. Bayinya … tidak berhasil diselamatkan." Air mata mengalir di wajahku. Mereka membunuh bayiku. Keluarga saingan itu membunuh bayiku. Tapi kata-kata berikutnya menghancurkan duniaku! "Hanya ada satu tim medis. Saya harus membuat pilihan. Selena … dia juga sedang mengandung anakku." Reyhan menghela napas, lalu memberi perintah, "Jangan ada yang memberi tahu Kayla. Dia akan membesarkan putra Selena sebagai anaknya sendiri. Dia akan menjadi satu-satunya ahli warisku." Aku menutup mulut dengan tangan, pandanganku kabur oleh air mata saat berbalik pergi. Pria yang kucintai ternyata penuh kebohongan! Baiklah. Jika dia menginginkan perang, akan kuberikan.
Short Story · Mafia
2.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Wanita yang Kunodai

Wanita yang Kunodai

Dengan mata kepala sendiri Aidil menyaksikan istrinya digagahi beramai-ramai oleh para berandalan yang menyusup ke dalam rumahnya, hingga akhirnya sang istri mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Ia kemudian melampiaskan dendamnya kepada Intan, seorang wanita yang dia kira adik dari salah satu pelaku dengan cara merenggut kesuciannya hingga dia mengandung dan diusir oleh warga karena hamil diluar nikah. Namun, setelah insiden itu terjadi, Aidil mendapatkan informasi kalau Intan bukanlah adik dari pelaku, melainkan mantan tunangan pria yang sudah menodai istrinya. Akankah Aidil mengakui kesalahannya dan bertanggung jawab atas apa yang sudah dia lakukan?
Rumah Tangga
1018.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Saat usia kehamilanku sembilan bulan, aku sudah ada di penghujung masa kehamilan, tubuhku terasa berat dengan bayi yang bisa lahir kapan saja. Tapi suamiku, Alexander Santoso, wakil kepala keluarga, justru mengurungku. Dia menahanku di sebuah ruang medis bawah tanah yang dingin dan steril, lalu menyuntikkan obat penahan kontraksi. Saat aku berteriak kesakitan, dia menatapku dengan dingin dan berkata aku harus menahannya. Karena pada saat yang sama, istri almarhum kakaknya, Elisa juga diperkirakan akan melahirkan. Sebuah sumpah darah yang pernah dia buat dengan mendiang kakaknya menyatakan bahwa anak laki-laki sulung akan mewarisi wilayah keluarga di Teluk Barat Jaya yang begitu menguntungkan. "Warisan itu milik anak Elisa," katanya. "Davin sudah tiada, dia benar-benar sendirian dan tak punya apa-apa. Seluruh cintaku tetap untukmu, Alana. Aku hanya butuh dia melahirkan dengan selamat. Setelah itu, barulah giliranmu." Obat itu membuat tubuhku terus-menerus tersiksa. Aku memohon padanya untuk membawaku ke rumah sakit. Dia justru mencekik leherku, memaksaku menatap mata dinginnya. "Berhenti berpura-pura! Aku tahu kau baik-baik saja. Kau cuma berusaha merebut warisan itu." "Untuk mendahului Elisa, kau rela melakukan apa saja." Wajahku pucat, tubuhku bergetar hebat. Dengan sisa tenaga, aku berbisik lirih, "Bayinya akan lahir... aku tidak peduli soal warisan. Aku hanya mencintaimu, dan aku ingin anak kita lahir dengan selamat!" Dia mencibir. "Kalau kau memang sesuci itu, kalau kau benar mencintaiku, kau tak akan pernah memaksa Elisa menandatangani perjanjian pranikah yang membuat anaknya kehilangan hak warisan." "Jangan khawatir, aku akan kembali padamu setelah dia melahirkan. Bagaimanapun, kau mengandung darah dagingku." Sepanjang malam, dia berjaga di depan ruang bersalin Elisa. Baru setelah melihat bayi itu di pelukan Elisa, dia teringat padaku. Dia akhirnya menyuruh tangan kanannya, Raka untuk membebaskanku. Tapi ketika Raka menelepon, suaranya gemetar. "Bos... nyonya dan bayinya... mereka sudah tidak ada." Di saat itu juga, Alexander hancur.
Short Story · Mafia
56.3K viewsCompleted
Read
Add to library
A Fine Line Between Life and Death

A Fine Line Between Life and Death

I make my final phone call to my boyfriend when a murderer is hunting me down. He thinks I'm messing with him and hangs up on me. That destroys the final sliver of hope I have for survival. He's celebrating his childhood friend's birthday when I'm being murdered. Later, as a restorative embalmer, he receives a body to restore. He loses his mind when he restores my shattered skull and realizes the body is mine.
Short Story · Romance
17.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Pernikahan Yang Menyakitkan

Pernikahan Yang Menyakitkan

Shygrileee
Adelia mengharapkan menikah dengan orang yang di cintainya akan jadi awal yang paling membahagiakan. Apalagi sebelumnya Adelia dan suaminya sudah menjalin hubungan 4 Tahun lamanya. Membuat Adelia yakin kalau pernikahan adalah langkah awal keduanya semakin jatuh hati dan saling mencintai semakin dalam. Tapi Adelia salah, karena lelaki yang ia anggap sudah jadi pilihan terbaiknya, diam-diam mengkhianatinya. Lantas apa hubungan bertahun-tahun memang tidak menjamin semuanya?
Rumah Tangga
974 viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
1
...
3233343536
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status