Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Sasakiya
"Dandelion beterbangan menghiasi langit biru musim panas. Kelopak kecil yang seputih kapas tampak menyatu dengan awan. Jauh tinggi ia terbang mengikuti hembusan angin yang bertiup semilir. Di mana pun kau berada, sejauh apapun jarak di antara kita, kuharap salah satu dandelion itu akan sampai padamu. Kuharap kau tahu aku di sini menunggumu, merindukanmu, dan mencintaimu. Waktu yang terus berlalu mengubah segalanya. Namun perasaanku masih sama. Apa kau juga merasakan hal yang sama? Di tengah hamparan dandelion putih berhiaskan sinar mentari senja, aku menunggumu." Yoshino Izumi membenci segalanya tentang Jepang. Jika bukan karena permintaan Sang Ayah, pemuda itu tak pernah ingin kembali ke sana. Bagi Izumi tempat itu hanya menyimpan kenangan buruk akan pengkhianatan seorang wanita yang pernah dipanggilnya“Ibu”dengan sepenuh hati. Namun pertemuannya dengan seorang gadis berambut silver, perlahan membuat Izumi melupakan perasaan itu. Di saat yang sama tanpa Izumi sadari, ternyata ada sosok lain yang juga berharap untuk bertemu kembali dengan dirinya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai dengarkan dash uciha merindukanmu
Baca
+Pustaka
Kekasihku Di Dunia Maya, Ternyata Bosku

Kekasihku Di Dunia Maya, Ternyata Bosku

Aku berhubungan dengan seorang pria bernama Rex selama tiga bulan ini, seseorang yang benar-benar asing yang hanya kukenal secara online. Kami sedang berada di fase yang paling intens, fase bulan madu, di mana setiap malam ponselku akan dibanjiri pesan-pesan yang membuat jantungku berdebar. [ Aku merindukanmu, Sayang. ] [ Tadi malam aku memimpikanmu lagi. Kamu ada di atasku, memohonku untuk itu. ] Saat aku sudah hampir mengusulkan agar kami akhirnya bertemu, Rex mengirimku sebuah foto santai dari meja kerjanya. Aku melihat sesuatu yang terasa familier di foto itu, yaitu lambang dari keluarga mafia Zoni. Dan aku sedang bekerja untuk perusahaan milik Keluarga Zoni. Selama tiga bulan ini, ternyata aku bertukar pesan nakal dengan pria berbahaya. Pria itu adalah seorang anggota mafia resmi dan keberadaannya bisa saja berada tepat di sekitarku. Tepat saat aku sedang mencoba mencari tahu siapa Rex sebenarnya, aku melihat benda itu. Sepasang manset batu oniks hitam yang aku pilih khusus untuk Rex ... terpasang di pergelangan tangan bosku, Bagas.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai dengarkan dash uciha merindukanmu
Baca
+Pustaka
Madu Untuk Istriku

Madu Untuk Istriku

"Ijinkan aku menikah lagi, Ren?" Dengan berkaca-kaca, Dani memamdang Reni. "Apa kamu yakin sanggup, Mas? Membimbing satu istri saja kamu nggak bisa, apalagi dua?" Tidak! Reni tidak mau dimadu. Tanpa sadar Reni mengelus perutnya. Berharap anak dalam kandungannya tidak mendengar keinginan gila ayahnya. "InsyaAllah sanggup, Yank." Reni tersenyum kecut. Sholat aja tidak pernah sanggup dari mana? "Kamu gila, Mas!" Jengah dengan kegilaan Dani, Reni segera beranjak dari duduknya dan berlalu dari hadapan Dani. "Ren! Ren!" Dani segera menyusul Reni yang berjalan ke arah kamar. "Ren!" Dani menarik tangan Reni, namun segera ditepis oleh wanita itu. "Lepaskan, Mas!" Hatinya hancur, benar-benar hancur. Dia pikir suaminya telah kembali seperti dulu, namun ternyata dia salah. Malah sebuah permintaan gila yang dimintanya pada Reni. Tak menyerah, Dani terus mengekor Reni hingga ke kamar. Seketika Reni muak hanya dengan melihat wajah Dani. "Ren, dengarkan Mas dulu ...." Kali ini Dani telah berlutut di hadapan Reni. Wanita itu duduk di tepi ranjang dengan mata yang mulai sembab. "Mau ngomong apalagi, Mas?" Tangis tak lagi dapat ditahannya. Buliran bening itu akhirnya luruh juga. Ternyata dia tak sekuat yang dibayangkannya.
1090.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai dengarkan dash uciha merindukanmu
Baca
+Pustaka
Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Dokter mengatakan, tanpa terapi sel terbaru, aku hanya bisa hidup selama 72 jam. Namun, Tommy Harper memberikan satu-satunya kuota pengobatan itu kepada Anna Wilson. "Gagal ginjalnya lebih parah," ujar Tommy. Aku mengangguk, lalu menelan pil putih yang akan mempercepat kematianku. Dalam sisa waktu itu, aku melakukan banyak hal. Saat penandatanganan, tangan pengacara gemetar. "Saham senilai empat triliun ini, Anda benar-benar akan mengalihkan semuanya?" Aku menjawab, "Ya, berikan pada Anna." Putriku, Clarisa, tertawa bahagia dalam pelukan Anna. "Ibu Anna membelikanku gaun baru!" "Bagus sekali, nanti dengarkan perkataan Ibu Anna, ya," ujarku. Galeri seni yang kudirikan dengan tanganku sendiri, berganti nama menjadi milik Anna. "Kakak, kamu terlalu baik," ujarnya sambil menangis. Aku menjawab, "Kamu akan mengelolanya lebih baik dariku." Bahkan aku telah menyerahkan hak atas dana perwalian orang tuaku. Tommy akhirnya menampilkan senyuman tulus pertamanya selama bertahun-tahun. "Sofie, kamu sudah berubah. Kamu nggak lagi galak. Kamu yang seperti ini, sungguh cantik." Benar, aku yang sekarat ini akhirnya menjadi Sofie Barnes yang sempurna di mata mereka. Sofie yang patuh, dermawan, dan tidak pernah membantah. Hitungan mundur 72 jam telah dimulai. Aku sangat penasaran, ketika detak jantungku berhenti, apa yang akan mereka ingat tentangku? Apakah aku akan diingat sebagai istri baik yang akhirnya belajar melepaskan, atau sebagai seorang wanita yang menyelesaikan balas dendamnya dengan kematian?
21.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai dengarkan dash uciha merindukanmu
Baca
+Pustaka
Mas Duda Suamiku

Mas Duda Suamiku

Rien rini
Hutang budi keluarganya yang begitu banyak harus Rena tebus dengan sebuah pernikahan, dia terpaksa menerima pinangan dari anak pimpinan tempat bapaknya bekerja demi kelanjutan hidup dan jaminan kesehatan kedua orang tuanya diusia senja. Rena yang kala itu baru berusia 24 tahun harus menikah dengan Noah yang terpaut sepuluh tahun diatasnya, terlebih lagi Noah adalah seorang duda tanpa anak, istri pertama Noah meninggal dunia satu bulan setelah mereka menikah dan itu membuat Noah goyah menjelang kenaikan jabatannya, dia butuh seorang pendamping yang bisa menegakkan wibawanya. Dan pernikahan itu berjalan dengan lancar, Rena kira menikah dengan duda akan seindah seperti kisah yang dia dengarkan di kampus dan tempat magangnya, ternyata tidak. Banyak hal yang harus dia imbangkan dengan Noah, sering terjadi perdebatan diantara keduanya sampai-sampai mereka tidak bertegur sapa, ditambah lagi dia harus menghadapi Noah yang masih terjebak masa lalu, membandingkan Rena dengan mantan istrinya yang telah tiada, dalam semua urusan termasuk ranjang. Awalnya Noah tidak terlalu menuntut banyak padanya, berkata akan menjalani rumah tangga ini bertahap dimulai dari teman, dan semua itu hanya angin bagi Rena, dia harus melayani suaminya meskipun hatinya belum cinta dan tidak jelas Noah sudah mencintainya atau tidak. Lelah, sempat terbesit dibenak Rena, ingin dia pergi dari Noah dengan semua ketidak jelasannya itu. Namun, hatinya sudah jatuh cinta, dia terpenjara dalam perasaannya, begitu juga dengan Noah. Akankah mereka mengakui perasaan itu dan memulai semuanya dari awal? Cover by Canva RienRini
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai dengarkan dash uciha merindukanmu
Baca
+Pustaka
Presdir Cuek Dicampakkan Istri: Menceraikan Suami, Mempertahankan Anak

Presdir Cuek Dicampakkan Istri: Menceraikan Suami, Mempertahankan Anak

Gladys menyimpan dua rahasia terbesar dalam hidupnya. Rahasia pertama, Keluarga Ruswandi sama sekali tidak menerima dirinya sebagai menantu, bahkan seluruh keluarga diam-diam menipu Marshel untuk menandatangani surat perjanjian perceraian sebelum menikah. Pernikahan mereka ... hanya bisa bertahan tujuh tahun. Rahasia kedua, Gladys diam-diam melahirkan seorang putri tanpa diketahui Marshel. Selama tujuh tahun pernikahan, Marshel sama sekali tidak tahu bahwa dirinya sudah memiliki seorang anak perempuan berusia lima tahun. Gladys pernah percaya, asal dia mencintai sepenuh hati dan terus bertahan, suatu hari hati dingin Marshel pasti akan luluh. Namun, tiga bulan sebelum surat perjanjian perceraian itu resmi berlaku, dia baru menyadari kenyataan paling menyakitkan, rahasia suaminya. Ternyata pria yang menjadi suaminya selama tujuh tahun menyimpan cinta lain di dalam hatinya. Wanita itu ... adalah tunangan adik sepupunya sendiri. Tujuh tahun pengorbanannya seolah-olah berubah menjadi lelucon paling memalukan. Hati Gladys benar-benar hancur. Dia memutuskan untuk tidak pernah memberi tahu Marshel tentang keberadaan anak mereka. Bercerai dengan tegas, meninggalkan suami, mempertahankan anak! Dia menganggap Marshel tak lebih dari "alat donor benih"! Namun siapa sangka, wanita yang dulu diremehkan sebagai ibu rumah tangga tak berguna itu akhirnya kembali ke puncak kejayaannya dan menjadi peraih penghargaan medis termuda. Saat itu, pria yang selalu bersikap cuek itu baru menyadari bahwa Gladys sejak awal benar-benar ingin meninggalkannya dan sudah lama tidak lagi menginginkannya. Ketika keberadaan putri mereka akhirnya terbongkar ke publik, pria dingin dan tak berperasaan itu akhirnya kehilangan kendali. Di depan banyak orang, dia menahan Gladys sambil menggertakkan gigi dan bertanya, "Cerai? Kamu meninggalkan suamimu dan mempertahankan anak saja? Istriku, kamu mau membunuhku?" Gladys hanya tersenyum tipis sambil menggenggam tangan putrinya. "Pak Marshel, dengarkan baik-baik, marga putriku Darmawan, bukan Ruswandi."
2464 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai dengarkan dash uciha merindukanmu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status