Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu
Tapi keduanya cerdik, Abu Amir sebelumnya sudah beritahu Bryan agar merunduk dan tiarap dulu, jangan buru-buru kabur, sampai truk berisi kantong mayat dan mobil di depannya menghilang di gurun pasir ini.
Setelah truk ini sudah jauh dan meninggalkan debu-debu yang beterbangan, Abu Amir lalu ajak Bryan berlari menjauhi dari tempat ini.
Untung saja saat ini sudah menjelang sore, sehingga panas menggantang agak berkurang menyengatnya
Dengan sisa tenaga, keduanya terus kabur sejauh-jauhnya dari jalanan gurun ini.
“Kita cari desa atau kampung terdekat, untuk cari air, atau kita akan mati dehidrasi,” ajak Abu Amir dan Bryan yang merasakan lehernya seperti tercekik saking hausnya mengangguk.
Hot Chapters