Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

jawab Maya. Arjuna memandangi foto itu lama. Pola spiral pada batu itu mirip dengan garis halus yang pernah ia lihat di bilah kujangnya, simbol Layung Pajajaran. “Candi Batu Karang bukan tempat untuk menyembah, Ia adalah penyeimbang. Tempat di mana rasa manusia ditambat agar Kala tak bisa menembus,” kata Arjuna.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai relief karmawibhangga candi borobudur
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Setiap potongan batu disematkan dengan presisi yang menakjubkan, setiap goresan relief menjadi saksi keahlian tingkat tinggi. Perlahan namun pasti, wujud Candi Siwa yang agung mulai menunjukkan kemegahannya. Relief-relief yang rumit, detail-detail antefiks yang memesona, hingga ornamen dewa-dewi yang akan menghiasi dinding-dinding candi utama dan candi pendamping muncul dalam waktu yang secara akal manusia sungguh luar biasa singkat. Kemajuan yang mencengangkan ini tidak pelak lagi menimbulkan kegemparan di kalangan rakyat jelata, jauh di luar wilayah suci Parambrahman tempat Siwagrha dibangun. Isu-isu yang dibumbui takhayul dan ketakutan mulai menyebar dari pasar ke pasar, dari desa ke desa
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai relief karmawibhangga candi borobudur
Baca
+Pustaka
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Namun, di tengah kabut itu, mereka mulai melihat bayangan sebuah kuil tua yang berdiri di antara akar-akar besar pohon yang menjulang tinggi. "Kita sampai," kata Ardian. Kuil itu tampak kuno dan megah, dengan relief batu yang menggambarkan pertempuran antara makhluk-makhluk surgawi dan iblis. Pada bagian tengah kuil, terdapat patung besar seekor kera putih yang duduk dalam posisi meditasi, dengan mata tertutup dan tangan bertumpu di lututnya. Kebangkitan Dewa Hanoman
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai relief karmawibhangga candi borobudur
Baca
+Pustaka
Pendekar Pusaka Gurun Gobi

Pendekar Pusaka Gurun Gobi

guman Long Wan, jaraknya dengan istana giok naga sudah cukup dekat. Ketika matahari sudah mulai meninggi, Long Wan sudah sampai di depan istana giok naga. Sesuai dengan namanya, bangunan kubah istana tersebut terbuat dari bongkahan batu giok yang sangat indah. Kubahnya saja sudah bernilai tinggi, apalagi isinya. Pantas saja tempat ini diburu oleh seluruh dunia persilatan, baik dari kalangan pendekar maupun datuk hitam. Bahkan kaisar Beng pernah memerintahkan pasukannya untuk mencari istana giok naga.
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai relief karmawibhangga candi borobudur
Baca
+Pustaka
Dendam Kaisar Surgawi

Dendam Kaisar Surgawi

“Ya, mungkin benar, tapi… bukankah aku juga butuh kekuatan fisik, Guru Bai? Untuk menghadapi orang-orang di luar sana, aku harus bisa bertarung. Aku harus punya tenaga.” Guru Bai tersenyum tipis, lalu mengeluarkan sebuah gulungan dari balik jubahnya yang lusuh. Dia meletakkannya di depan kami, lalu membuka gulungan itu perlahan. Di dalamnya, ada sketsa yang kasar, tapi cukup jelas menggambarkan diagram tubuh manusia, dengan beberapa titik yang terlihat menyala.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai relief karmawibhangga candi borobudur
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Aku mengambil napas, kembali melanjutkan menaiki anak tangga, lalu menelusuri sisi candi bagian atas. “Tampaknya hanya relief biasa,” cetus Profesor Merla, dari bawah. “Kurasa bukan candi seperti yang kau bilang. Ini hanya candi yang sudah berdiri sebelum perang besar 500 tahun lalu. Dulu banyak candi seperti ini tersebar.” “Sepertinya begitu,” kataku, mengamati relief peperangan. “Memangnya di titik dua yang asli ada apa?” tanya Reila.
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 770 kali sebagai relief karmawibhangga candi borobudur
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Kentut ketiga, keempat, dan kelima datang berurutan mengikuti ritme gelombang energi bumi, makin dalam energi yang diserap makin dahsyat bunyinya, yang kelima kedengarannya seperti meriam kerajaan yang salah diletakkan, panjang, berat, penuh, dengan getaran yang terasa di bangku kayu tempat Lurah Kandang dudud. Tawa pertama keluar dari Lurah Kandang. Ia mencoba menahannya tapi tidak berhasil, cangkir tehnya hampir jatuh, ia pegang dengan kedua tangan sambil bahunya berguncang. Dewi Sekar menyusul dengan cara yang sama sekali tidak sesuai dengan gelar Paduka yang baru saja ia terima satu jam lalu, tertawa sampai ia harus berpegangan ke tiang istal, matanya langsung basah, nafasnya tidak terat
665 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai relief karmawibhangga candi borobudur
Baca
+Pustaka
Asmaraloka

Asmaraloka

Sore itu cakra menyelesaikan repitisi tetakhirnya, menutupnya dengan lari treadmill sejauh 7 kilo. Cakra mengelap peluhnya yang mengalir dimuka, otot biceps yang kekar dan dada lebar dengan bulu-bulu tipis menyelimuti permukaan kulit membuatnya semakin menawan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai relief karmawibhangga candi borobudur
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Sayangnya Iyana Tunggadewi mendengar kabar bahwa Jaka Geni datang ke kerajaan Jagat Lelembut ini bersama seorang istri yang cantik jelita. Mendengar itu patah hatilah dirinya. Namun dia teringat pada sebuah candi yang ada di bukit halaman belakang kerajaan. Candi itu bernama Candi Sukmo Piliang. Yang berada di puncak bukit dengan di kelilingi bunga-bunga warna warni yang indah serta pepohonan yang indah pula. Candi Sukmo Piliang ini mengandung kekuatan gaib yang bisa menentukan sifat dan tabiat seseorang yang melewati tes tangga batu undakan.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai relief karmawibhangga candi borobudur
Baca
+Pustaka
Menggapai Cinta Sang CEO

Menggapai Cinta Sang CEO

Namun sayangnya, bukan dari pemilik rumah. Matt mendengarkan Bibi Tilda yang bicara dengan suara pelan, dengan serius. Maura berusaha tidak mencuri dengar. Ia memilih melihat-lihat lemari pajangan di dekat ruang keluarga. Lemari itu berisi miniatur landmark dari seluruh negara yang tampaknya pernah dikunjungi pemiliknya. Mata Maura memandang takjub tatkala dilihatnya beberapa miniatur ikonik khas Indonesia yang mayoritas berbentuk candi. Maura mengidentifikasi tiap miniatur candi yang ada. Borobudur, Prambanan, Kalasan, Jago, Singosari, bahkan ada miniatur candi sukuh dan stupa Sumber Awan. Maura terperanjat ketika suara Matt membuyarkan ketakjubannya pada isi lemari pajangan.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 855 kali sebagai relief karmawibhangga candi borobudur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status