Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Mereka tetap mencoba mengatakan sesuatu untuk menghiburku, tetapi sayangnya aku sudah berbaring di sana, tak lagi bisa mendengar apa-apa. Didorong dengan keyakinanku, aku tiba di sebuah kamar hotel. Di atas ranjang, seorang wanita berbaju tidur baru saja menutup telepon, lalu berkata dengan lega, "Akhirnya dia mati juga." Suamiku, Satria Jatmiko, hanya mengenakan handuk dan langsung memeluk wanita itu dari belakang. "Lagi apa, Sayang?" Wanita itu mencoba terlihat santai. "Baru saja aku tutup telepon dari istrimu yang menyeramkan. Kamu nggak marah, 'kan?"
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai di matamu lirik
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

"Ya Tuhan, jika engkau memang menakdirkan hidupku hanya sampai saat ini. Hamba mohon, matikan aku dalam keadaan Husnul khatimah. Juga, jasadku nanti bisa ditemukan oleh pihak keluarga." Kalimat itu keluar begitu saja dari mulutku. Tubuh ini sudah menggigil hebat, merasakan sakit yang mendera sekujur tubuh. Apalagi saat kudengar suara ledakan, diiringi dentuman yang kuat. Membuat semua orang yang ada di tempat itu berteriak histeris. Tiba-tiba entah dari mana asalnya, air dalam jumlah yang banyak masuk ke dalam. Menenggelamkan kami. Satu persatu orang-orang yang berada di tempat itu, terbawa gelombang yang dahsyat. Begitu juga denganku. Sekujur tubuh ini tak bisa lagi merasakan apa-apa. Yang
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai di matamu lirik
Baca
+Pustaka
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

timpal Pito. “Nggaklah, dari sini juga jelas kok,” kata Davi. “Lo beneran naksir si anak supermarket itu, Dav? Siap ngadepin abang-abangnya lo?” tanya Pito lagi. Davi belum sempat menjawab ketika Matari berbicara dari atas panggung. “Lagu kedua ya temen-temen,” kata Matari dari balik mic-nya, tampak santai menyapa penonton yang berisi teman-temannya sendiri.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai di matamu lirik
Baca
+Pustaka
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

aku tampak buta; angin mengeringkan air mataku; aku telah melupakan rasa sakit yang kamu berikan kepadaku. Elliot mendengarkan lirik yang tidak masuk akal itu, dan daya tahannya mencapai batasnya. Dia mengambil ponsel putrinya dan menghentikan lagu itu. "Layla, lagu ini bukan untuk anak seusiamu." Layla mengedipkan mata polosnya, "Ayah, aku memainkannya untukmu! Paman Eric bilang lagu ini ditulis untukmu."
9.54.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185.6K kali sebagai di matamu lirik
Tampilkan Ulasan (1744)
Baca
+Pustaka
Juli Anty
ceritanya bagus bgt good job author cm skrg kami dipersulit utk membaca tiap bab nya sedangkan novelnya ribuan bab kpn kami selesai baca klo poinnya makin kecil pdhl udh ntn iklan byk tp gk bisa buka bab please author tlog dipermudah ya biar kami makin semangat membaca novel ini maaf ya author ......
Syamsiah
greget bacanya karna panjang sekali,mau berhenti tapi isi ceritanya selalu bikin penasaran.aku tidak percaya ini sudah hari ke 25 aku membaca novel ini... sedangkan novel yang dibukukan setebal kamus bahasa inggris bisa ku selesaikan baca nya dlm waktu seminggu. novel ini bagus banget tiap bab nya...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status